Niat Pesan 2 Kaos Lengan Panjang dan Pendek, Pembeli Syok Lihat Hasilnya

Dany Garjito, Farah Nabilla

Rabu, 26 Agustus 2020 | 08:48 WIB
Niat Pesan 2 Kaos Lengan Panjang dan Pendek, Pembeli Syok Lihat Hasilnya
Tangkapan layar percakapan pesanan kaos. (Twitter/@negativisme)

Suara.com - Seorang pemesan kaos oblong tidak habis pikir jika pakaian yang ia pesan justru akan menjadi sebuah desain yang unik. Padahal, ia sudah menuliskan detail pesanan sejelas mungkin lewat sebuah teks percakapan.

Seperti dalam tangkapan layar percakapan WhatsApp yang diunggah oleh akun Twitter @negativisme, pembeli itu memesan kaos lengan panjang dan lengan pendek.

"Bro, aku pesen kaos.. Satu lengan pendek satu lengan panjang, Navi size L sablon BGST," begitu bunyi pesan yang ia tulis kepada si pemilik bisnis sablon kaos.

Si penerima pesanan pun menyanggupinya dan langsung mengeksekusi pesanan tersebut. "Ok gan, langsung tak garap," balas dia.

Beberapa hari kemudian, pembeli yang memesan kaos tersebut kembali menghubungi si pemilik usaha sablon.

Ia protes kaos sablon yang ia terima tidak sesuai keinginan yang ia sampaikan sebelumnya.

"Bro, iki kaose lengene siji cendek siji dowo, piye maksudmu (Bro, ini kaos lengannya satu pendek satu panjang, apa maksudmu?)," protes pembeli itu.

Si pengusaha sablon pun membela diri bahwa ia telah menggarap kaso pesanan itu sesuai dengan deskripsi yang dituliskan sebelumnya: satu lengan pendek, satu lengan panjang.

"Lha iki sing jalok winginane kuwe dewe lho, (Lah, ini yang minta kemarin kamu sendiri loh)," jawab si pengusaha sablon.

baca juga

Menyimak jawaban itu, si pemesan pun tak habis pikir bahwa deskripsinya yang ia kira sudah ditulis dengan jelas ternyata masih menimbulkan salah tafsir. Ia menjelaskan bahwa ia ingin membuat dua buah kaos dengan beda model lengan.

"Iku maksude kaos loro c*k *****. Utekmu semrawut, (Itu maksudnya dua c*k. Otakmu kacau)," protesnya.

Pembeli itu lantas memperlihatkan kaos pesanan yang ia dapatkan. Tampak seorang pria sedang memakai kaos berwarna biru dengan tulisan BGST, namun lengan yang dimiliki kaos tersebut tampak berbeda satu dan lainnya.

Bagian lengan sebelah kanan kaos tersebut pendek, sementara bagian kanan panjang.

Kaos pesanan salah desain. (Twitter/@negativisme)
Kaos pesanan salah desain. (Twitter/@negativisme)

Kontan penampakan kaos itu membuat warganet tak kuasa menahan tawa. Ada yang menyalahkan si pembeli karena tak mencantumkan jumlah kaos pada detil pesanannya.

"Doi enggak bilang 2 kaos," tulis @Endwi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Hari Ini, Naik KRL Wajib Pakai Baju Lengan Panjang

Mulai Hari Ini, Naik KRL Wajib Pakai Baju Lengan Panjang

Foto | Senin, 20 Juli 2020 | 11:56 WIB

Emak-emak Minta Sablon Kaos Pakai Gambar Anaknya, Hasilnya Bikin Terharu

Emak-emak Minta Sablon Kaos Pakai Gambar Anaknya, Hasilnya Bikin Terharu

News | Senin, 29 Juni 2020 | 07:35 WIB

Cerita Perempuan Pandeglang Pakai Kaos Palu Arit hingga Didatangi FPI

Cerita Perempuan Pandeglang Pakai Kaos Palu Arit hingga Didatangi FPI

Banten | Minggu, 28 Juni 2020 | 08:35 WIB

Disatroni FPI, Ibu Berbaju Palu Arit Heran Jadi Tontonan Warga di Pasar

Disatroni FPI, Ibu Berbaju Palu Arit Heran Jadi Tontonan Warga di Pasar

Jogja | Kamis, 25 Juni 2020 | 18:12 WIB

4 Fakta dan Pengakuan Emak-emak Penjual Gorengan Pakai Baju Palu Arit

4 Fakta dan Pengakuan Emak-emak Penjual Gorengan Pakai Baju Palu Arit

News | Kamis, 25 Juni 2020 | 18:31 WIB

Digeruduk FPI, Emak-emak Pakai Kaos Palu Arit Ternyata Penjual Gorengan

Digeruduk FPI, Emak-emak Pakai Kaos Palu Arit Ternyata Penjual Gorengan

Banten | Kamis, 25 Juni 2020 | 15:28 WIB

Terkini

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Digiring Lewat Pintu Belakang KPK

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Digiring Lewat Pintu Belakang KPK

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:07 WIB

Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!

Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:51 WIB

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:43 WIB

Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian

Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:37 WIB

Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar

Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:35 WIB

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:29 WIB

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:25 WIB

KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total

KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:23 WIB

Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur

Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:17 WIB

Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah

Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:08 WIB

×