Pakistan Dilanda Hujan 3 Hari, 90 Orang Tewas dan 1.000 Rumah Rusak

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:39 WIB
Pakistan Dilanda Hujan 3 Hari, 90 Orang Tewas dan 1.000 Rumah Rusak
Ilustrasi hujan - (PIxabay/PublicDomainPictures)

Suara.com - Hujan muson yang melanda Pakistan selama tiga hari menyebabkan 90 orang tewas dan merusak sedikitnya seribu rumah.

Menyadur ABC News, Rabu (26/8/2020) hujan deras mengakibatkan pembuangan limbah di Karachi meluap dan menggenangi jalanan serta rumah warga.

Badan Manajemen Bencana Nasional Pakistan pada Selasa (25/8) mengatakan korban banjir berasal dari setidaknya empat provinsi.

Provinsi Sindh selatan melaporkan 31 kematian, sementara 23 orang tewas di provinsi Kyber Paktunkhwa.

Hujan deras juga mengakibatkan 15 orang meninggal dunia di provinsi Baluchistan barat daya dan delapan warga provinsi Pujab.

Ilustrasi hujan - (SuaraJogja.id/Eleonora PEW)
Ilustrasi hujan - (SuaraJogja.id/Eleonora PEW)

Sedangkan kawasan Pakistan utara mencatatkan 13 korban tewas, termasuk tiga di sektor Kashmir.

Regu penyelamat dan relawan dari kelompok islam radikal Tehreek-e-Labbaik terlihat mengevakuasi orang-orang dari pemukiman yang terendam di Karachi, dengan genangan setinggi pinggang orang dewasa.

Puluhan kendaraan terlihat terendam banjir di jalanan kota Karachi.

Pihak badan manajemen bencana nasional menyebut regu penyelamat telah mengevakuasi 300 orang dari distrik Dadu yang paling terdampak hujan di provinsi Sindh, sementara 1,245 warga dievakuasi dari Karachi.

Hujan diperkirakan akan terus turun selama sepekan di Karachi, di mana Perdana Menteri Imar Khan sebelumnya, telah mengirim pasukan untuk membantu pemerintah daerah guna memompa air hujan dari daerah pmukiman yang tergenang,

Pakistan dilanda hujan muson saat pihak berwenang berupaya memutus rantai penyebaran virus corona yang menyebabkan lebih dari 6.200 kematian sejak kasus pertama pada Februari.

Setiap tahun, banyak kota di Pakistan yang berjuang untuk mengatasi bencana banjir akibat hujan muson, yang berlangsung dari Juli hingga September.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Iring-iringan Pengantin Malah Banjir Sorotan, Motor Jadi Sebabnya

Viral Iring-iringan Pengantin Malah Banjir Sorotan, Motor Jadi Sebabnya

Otomotif | Selasa, 25 Agustus 2020 | 14:55 WIB

Viral, Aksi Heroik Istri Selamatkan Mainan Milik Suami di Tengah Banjir

Viral, Aksi Heroik Istri Selamatkan Mainan Milik Suami di Tengah Banjir

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2020 | 15:24 WIB

Banjir di Situs Warisan Dunia Berusia 1.200 Tahun, 100.000 Orang Dievakuasi

Banjir di Situs Warisan Dunia Berusia 1.200 Tahun, 100.000 Orang Dievakuasi

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 09:52 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB