Inovatif, Universitas Gunadarma Berhasil Ciptakan Ventilator Low Budget

Fabiola Febrinastri

Selasa, 01 September 2020 | 11:21 WIB
Inovatif, Universitas Gunadarma Berhasil Ciptakan Ventilator Low Budget
Ventilator karya Universitas Gunadarma. (Dok : UG)

Suara.com - Keberadaan alat bantu pernapasan atau ventilator sangat dibutuhkan di tengah kondisi mewabahnya Virus Corona atau Covid-19. Seperti yang telah kita ketahui, gejala-gejala seseorang yang terjangkit virus ini adalah gangguan pernapasan seperti batuk, sesak napas atau flu.

Melihat kondisi tersebut, sebagai bentuk kepedulian dan upaya mendukung program pemerintah dalam menanggulangi Covid-19, Universitas Gunadarma dan Sari Teknologi melakukan riset pengembangan alat bantu pernapasan, yang saat ini sangat dibutuhkan oleh para pasien yang mengalami kesulitan pernapasan.

Ventilator karya Universitas Gunadarma. (Dok : UG)
Ventilator karya Universitas Gunadarma. (Dok : UG)

Kesulitan bernapas ditandai dengan adanya pneumonia. Ventilator merupakan mesin penunjang kehidupan untuk membantu pernapasan bagi pasien yang tidak dapat bernapas sendiri secara normal.

Ventilator dapat membantu pasien, agar mendapat asupan oksigen yang dibutuhkan oleh tubuh manusia. Alat tersebut berfungsi untuk membantu menyuplai oksigen kedalam saluran pernapasan.

Pengembangan purwa rupa alat bantu pernapasan ini dapat mengatur secara otomatis dalam menghasilkan udara/oksigen berdasarkan ritme/frekuensi pernapasan (respiratory rate) dan tingkat kebutuhan volume oksigen (tidal volume), sehingga suplai oksigen ke sistem pernapasan manusia sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan serta sinkronisasi dengan saat pasien ketika bernapas (menghirup/menghembuskan udara).

Selain itu, untuk memonitor suplai oksigen yang dihasilkan, diberikan peralatan sensor untuk melihat tekanan maupun volume oksigen yang dihasilkan, serta detak jantung yang dapat disesuaikan dengan tingkat kebutuhan pasien untuk meminimalisir risiko dalam penggunaan peralatan bantu ini.

Komponen dalam purwarupa peralatan ini menggunakan sebagian besar peralatan produksi dalam negeri (TKDN) sekitar 80 persen.

Riset pembuatan ventilator ini dilakukan oleh Ir. Yohanes Kurnia, yang mengeluti bidang pembuat robot dan pendiri sekolah robot bersama tim Sari Teknologi dan dibantu oleh Universitas Gunadarma, yaitu Prof. Adang Suhendra dan Dr. Bhakti Gunawan.

Tujuan dari pembuatan ventilator ini, menurut Universitas Gunadarma, untuk membantu dokter di barisan terdepan yang membutuhkan ventilator atau alat bantu bagi yang terkena Covid-19.

baca juga

“Dengan dukungan dan bantuan dari Universitas Gunadarma, kami telah berhasil menyelesaikan desain, konsep system knocked down dan low cost ventilator dengan material yang hampir semuanya dari dalam negeri, untuk dapat diproduksi dengan cepat, singkat, efisien dan semurah mungkin, tapi bukan murahan. Alat ini saya sebut sebagai Designer of Ventilator KDLC IOT Based,” kata Yohanes.

Ventilator karya Universitas Gunadarma. (Dok : UG)
Ventilator karya Universitas Gunadarma. (Dok : UG)

“Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi Dan Komunikasi Nasional atau APTIKNAS pun sangat mendukung karya-karya anak bangsa dan ini merupakan kebanggaan kita bersama dalam menolong kita semua melawan Virus Corona dan menolong pasien yang terjangkit Virus Corona,” tambah Yohanes.

Pihaknya juga selalu mendukung Indonesia maju bersama karya anak bangsa, khususnya bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan mendukung Teknologi Otomasi yang memang terus dikembangkan bersama, termasuk produk Portable Robot Ventilator ini, yang memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT).

Purwarupa ini terus dikembangkan, dan dalam waktu dekat akan diajukan untuk mendapatkan sertifikat standar fasilitas alat kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan).

Produksi alat kesehatan ini mendapat dukungan penuh dari pimpinan Universitas Gunadarma, sehingga produk yang dihasilkan akan menjadi karya anak bangsa, yang diharapkan ke depan bisa berkontribusi membantu menyediakan alat kesehatan yang diproduksi oleh Indonesia, sekaligus menunjukkan sinergitas antara pihak akademisi dan industri.

Alat kesehatan yang satu ini sudah lolos uji klinis dan siap untuk segera diproduksi agar dapat digunakan dan di produksi sebanyak-banyaknya untuk bangsa dan negara Indonesia.

Untuk informasi pendaftaran secara online, silakan https://pendaftaran.gunadarma.ac.id/2020/.

Setelah New Normal, Pendaftaran dapat juga Dilakukan di:
Pukul 09.00 - 18.00 WIB (Senin - Sabtu)
Pukul 10.00 - 15.00 WIB (Minggu)

1. Jl. Margonda Raya No. 100, Pondok China, Depok 16424
2. Jl. KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi
3. Jl. Salemba Raya No. 53, Jakarta 10400
4. Jl. Akses Islamic Village Kelapa Dua, Karawaci, Tangerang
5. Jl. Outer Ring Road, Cengkareng, Jakarta Barat
6. Jl. Cikunir Raya No. 100, Jatimulya, bekasi Selatan

Program Studi Terakreditasi BAN-PT: Peringkat A

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunadarma, PTS Bereputasi Internasional Buka Pendaftaran Online dan Offline

Gunadarma, PTS Bereputasi Internasional Buka Pendaftaran Online dan Offline

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 14:45 WIB

Gunadarma Technopark, Pusat Pengembangan Teknologi, Pendidikan, dan Bisnis

Gunadarma Technopark, Pusat Pengembangan Teknologi, Pendidikan, dan Bisnis

News | Senin, 24 Agustus 2020 | 12:09 WIB

Tiga Hari Sebelum Meninggal Jaksa Fedrik Pasang Ventilator

Tiga Hari Sebelum Meninggal Jaksa Fedrik Pasang Ventilator

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:09 WIB

Bangga! Ventilator Buatan Indonesia Siap Diproduksi Massal

Bangga! Ventilator Buatan Indonesia Siap Diproduksi Massal

Jatim | Minggu, 16 Agustus 2020 | 20:07 WIB

Kantongi Izin Edar, 5 Ventilator Buatan Indonesia Siap Diproduksi Massal

Kantongi Izin Edar, 5 Ventilator Buatan Indonesia Siap Diproduksi Massal

Health | Minggu, 16 Agustus 2020 | 19:02 WIB

Kabar Baik, Dokter Temukan Cara Agar Pasien Covid-19 Stop Pakai Ventilator

Kabar Baik, Dokter Temukan Cara Agar Pasien Covid-19 Stop Pakai Ventilator

Health | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 10:02 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×