MUI Kecam Menag soal Pernyataan Radikalisme Lewat Anak Good Looking

Rendy Adrikni Sadikin, Farah Nabilla

Minggu, 06 September 2020 | 07:57 WIB
MUI Kecam Menag soal Pernyataan Radikalisme Lewat Anak Good Looking
Menteri Agama Fahrur Rozi. (Youtube Kementerian Agama RI)

Suara.com - Pernyataan Menteri Agama Faachrul Razi mengenai radikalisme dan kaitannya dengan anak good looking membuat Majelis Ulama Indonesia angkat bicara. MUI meminta agar Menag menarik semua tuduhannya.

Wakil Ketua MUI, Muhyiddin Junaidi mengatakan pernyataan Menag itu bisa menyakiti perasaan umat Islam.

"MUI minta agar Menag menarik semua tuduhannya yang tak mendasar. Sebab itu sangat menyakitkan dan mencederai perasaan umat Islam yang sudah punya andil besar dalam memerdekakan negara ini dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata," kata Muhyiddin dikutip Suara.com dari Hops.id, Minggu (6/9/2020).

Menurut Muhyiddin, pernyataan Menag menunjukkan ketidakpahaman Fachrul Razi dengan isu-isu radikalisme.

"Pernyataan tersebut justru menunjukkan ketidakpahaman Menag dan data yang tak akurat diterimanya. Seakan yang radikal itu hanya umat Islam dan para huffaz Al quran," imbuh dia.

Muhyiddin menyebut bahwa Fachrul tak hanya kali ini menjadikan Islam sebagai kambing hitam.

"Menag tak boleh menggeneralisir satu kasus yang ditemukan dalam masyarakat sebagai perilaku mayoritas umat Islam. Sejak jadi Menag, yang dijadikan kambing hitam adalah umat Islam. Dia sama sekali tak pernah menyinggung pengikut agama lain yang melakukan kerusakan," ujar Muhyiddin.

Ia lantas menyarankan agar Menteri Agama Fachrul Razi memperbanyak membaca literatur agar tak lagi mengambil contoh dari satu kasus saja.

"Menag harus banyak baca literatur yang benar. Bukan hanya membaca ceramah yang disiapkan pihak yang sengaja punya hidden agenda di negeri ini. Seharusnya ia berterima kasih dan membantu semua pihak yang mendorong proses Islamisasi di kalangan generasi muda dan ghirah umat Islam yang ingin menghafal Al quran," ia menyarankan.

baca juga

Menteri Agama Fachrul Razi baru-baru ini mendapat sorotan sejumlah pihak usai pernyataannnya dalam diskusi 'Strategi Menangkal Radikalisme pada Aparatur Sipil Negara' menuai kontroversi.

Menag Fachrul mengatakan bahwa radilakisme bisa disebar melalui anak good looking.

"Kalau saya lihat polanya, cara masuk mereka (radikalisme) gampang. Pertama dikirimkan seorang anak yang good looking, penguasaan bahasa Arabnya bagus, hafiz, mereka mulai masuk, ikut menjadi imam, lama-lama orang di sekitar situ menjadi simpati dan diangkat jadi pengurus masjid," kata Fachrul dalam diskusi tersebut.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Denny ke Sekjen MUI yang Siap Mundur: Gak Penting Juga Anda Disana, Sungguh

Denny ke Sekjen MUI yang Siap Mundur: Gak Penting Juga Anda Disana, Sungguh

News | Minggu, 06 September 2020 | 07:27 WIB

Sentil Fachrul Razi, Fahri: Berat Kalau Menteri Agama Minder Sama Agamanya

Sentil Fachrul Razi, Fahri: Berat Kalau Menteri Agama Minder Sama Agamanya

News | Jum'at, 04 September 2020 | 13:48 WIB

Buntut Good Looking Radikal, PA 212 Suruh Menag Fachrul Diam: Stop Komen!

Buntut Good Looking Radikal, PA 212 Suruh Menag Fachrul Diam: Stop Komen!

News | Jum'at, 04 September 2020 | 12:02 WIB

Sebut Anak Good Looking Bawa Radikalisme, Menag Disuruh Banyak Belajar Lagi

Sebut Anak Good Looking Bawa Radikalisme, Menag Disuruh Banyak Belajar Lagi

News | Jum'at, 04 September 2020 | 11:54 WIB

Perdebatan Ucapan Menag, Tengku: Komunis Awalnya Dibawa Pemuda Bad Looking

Perdebatan Ucapan Menag, Tengku: Komunis Awalnya Dibawa Pemuda Bad Looking

News | Jum'at, 04 September 2020 | 07:12 WIB

Soal Menag Fachrul Razi, Fadli Zon: Menteri Ini Diganti Saja Pak Jokowi

Soal Menag Fachrul Razi, Fadli Zon: Menteri Ini Diganti Saja Pak Jokowi

News | Jum'at, 04 September 2020 | 09:09 WIB

Terkini

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

Ubah Sampah Jadi Berkah: Cerita Ketua RT di Petukangan Utara Sulap Botol Plastik Bekas Jadi Sapu

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

×