Soal Menag Fachrul Razi, Fadli Zon: Menteri Ini Diganti Saja Pak Jokowi

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 04 September 2020 | 09:09 WIB
Soal Menag Fachrul Razi, Fadli Zon: Menteri Ini Diganti Saja Pak Jokowi
Menteri Agama Fachrul Razi. [Suara.com/Arry Saputra]

Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon meminta kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengganti Menteri Agama Fachrul Razi. Pasalnya, Fachrul Razi dinilai sering membuat pernyataan kontroversial hingga islamophobia.

Hal itu disampaikan oleh Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon. Fadli Zon meminta agar Jokowi segera mempertimbangkan untuk mengganti Fachrul Razi.

"Sebaiknya menteri ini diganti saja pak @Jokowi," kata Fadli seperti dikutip Suara.com, Jumat (4/9/2020).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menilai pernyataan-pernyataan Fachrul Razi seringkali menjadi polemik.

Pernyataan-pernyataan tersebut tak jarang menimbulkan kecurigaan, salah paham hingga paling parah adalah islamophobia.

Oleh karena itulah, Fadli Zon mengusulkan kepada Jokowi untuk segera mengganti Fachrul Razi dari jabatannya sebagai Menteri Agama.

"Menteri Agama ini pernyataan-pernyataannya sering menimbulkan kecurigaan, salah paham, perselisihan atau malah islamophobia," ungkap Fadli.

Fadli Zon usul Menag Fachrul Razi diganti (Twitter/fadlizon)
Fadli Zon usul Menag Fachrul Razi diganti (Twitter/fadlizon)

Radikalisme Lewat Anak Good Looking

Pernyataan Menteri Agama Fachrul Razi yang menyebutkan cara masuk paham radikalisme ke lingkungan masjid, pemerintahan, BUMN, serta masyarakat, gampang sekali.

baca juga

Di antaranya, menaruh orang berpaham radikal yang memiliki level penguasaan Bahasa Arab bagus dan hafal Alquran atau disebut Fachrul Razi "anak good looking."

Dengan demikian, orang tersebut dapat dengan mudah diterima lingkungan, kemudian mulai mempengaruhi.

Fachrul berharap agar kewaspadaan terhadap masuknya paham radikalisme ditingkatkan.

Pernyataan Fachrul Razi kemudian mendapatkan tanggapan dari sejumlah pihak.

Sosiolog dari Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar berharap pernyataan Fachrul Razi itu salah kutip.

"Semoga pernyataan Menag salah kutip. Sebaiknya kita dorong anak-anak bangsa kita good looking bukan bad looking. Kalau ada radikalisme, harus dicari akar masalahnya. Saya yakin akar masalahnya adalah ketidakadilan. Alquran menyuruh kita utk memperjuangkan tegaknya keadilan," kata Musni Umar melalui akun Twitter @musniumar.

Sedangkan mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring yang disampaikan melalui akun Twitter @tifsembiring mengusulkan agar Fachrul Razi mengajak masyarakat berdoa agar pandemi Covid-19 segera berlalu, ketimbang menebar kecurigaan kepada orang sholeh.

"Pak Menag, usul: ajak masyarakat mendekatkan diri kepada Allah dan berdoa agar bebas dari corona. Daripada curiga sama orang-orang sholeh, hafidz Alquran, cingkrang dan lain-lain..." katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pejabat Sebut Radikalisme Masuk Lewat Masjid, Ini Respons Tengku Zulkarnain

Pejabat Sebut Radikalisme Masuk Lewat Masjid, Ini Respons Tengku Zulkarnain

News | Kamis, 03 September 2020 | 18:56 WIB

Fadli Zon: Cuma yang Tak Tahu Sejarah yang Ragukan Sumbar Dukung Pancasila

Fadli Zon: Cuma yang Tak Tahu Sejarah yang Ragukan Sumbar Dukung Pancasila

News | Kamis, 03 September 2020 | 13:22 WIB

Ekonom Kritisi Jokowi yang Lebih Pilih Infrastruktur Daripada Vaksin Gratis

Ekonom Kritisi Jokowi yang Lebih Pilih Infrastruktur Daripada Vaksin Gratis

Bisnis | Kamis, 03 September 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×