Benny K Harman: Mana Perppu Corona yang Katanya Efektif Bantu Rakyat?

Dany Garjito, Hernawan

Jum'at, 11 September 2020 | 10:52 WIB
Benny K Harman: Mana Perppu Corona yang Katanya Efektif Bantu Rakyat?
Tenaga medis virus corona (Antara)

Suara.com - Angka kasus covid-19 semakin hari kian menanjak dan belum menunjukkan tanda-tanda akan melandai.

Sejumlah tokoh politik telah menyampaikan saran kepada pemerintah. Salah satunya politikus dari Partai Demokrat yang sejak awal telah menyarankan agar pemerintah menerapkan kebijakan karantina wilayah atau lockdown.

Lewat akun Twitter pribadinya, Politikus Partai Demokrat, Benny K Harman mengungkit saran Partai Demokrat ini.

"Partai Demokrat dari awal minta lockdown segera diterapkan untuk daerah-daerah yang penyebaran covidnya sulit terkendali untuk selamatkan ekonomi nyawa rakyat," tutur Benny pada Kamis (10/9/2020)

Tidak hanya itu, Benny pun menyayangkan sikap dari pemerintah Indonesia.

Cuitan Benny Harman (Twitter/@bennyharmanid).
Cuitan Benny Harman (Twitter/@bennyharmanid).

Menurutnya, pemerintah tidak mengakomodir masukan yang telah disampaikan.

"Mana Perppu covid yang katanya efektif untuk bantu derita rakyat dari efek covid. Rakyat monitor!" pungkas Benny.

Sebelumnya, pemerintah merasa percaya diri dengan Perppu 1/2020. Perppu ini diterbitkan untuk mengatasi masalah covid-19.

Namun kenyataan berkata sebaliknya, Perppu yang berubah menjadi UU 2/2020 atau UU Corona tersebut belum menampakkan hasil yang signifikan.

baca juga

Hingga tulisan ini dibuat, cuitan Benny tersebut telah disukai oleh 219 pengguna Twitter dan mengundang berbagai reaksi warganet.

COVID-19 RI Tembus 200.000

Hingga Kamis (10/9) jumlah terkonfirmasi COVID-19 di Indonesia mencapai 207.203 orang dengan penambahan hari ini sebanyak 3.861 kasus. Terdapat 147.510 orang dinyatakan sembuh dan 8.456 orang meninggal dunia. Sedangkan jumlah pasien suspek mencapai 95.501 orang.

Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta pun sudah mencapai 50.671 kasus dengan penambahan per Kamis (10/9) adalah 1.274 kasus dengan total yang sudah sembuh 38.228 dan pasien yang meninggal sejumlah 1.351 orang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Daftar Zona Merah Covid-19 di Bali

Update Daftar Zona Merah Covid-19 di Bali

Bali | Jum'at, 11 September 2020 | 10:34 WIB

Kronologis Ditemukan Relawan Vaksin Covid-19 Sinovac Positif Corona

Kronologis Ditemukan Relawan Vaksin Covid-19 Sinovac Positif Corona

Kalbar | Jum'at, 11 September 2020 | 10:25 WIB

Pilkada Serentak 2020 Terancam Ditunda Lagi, Karena Kasus Covid Meningkat

Pilkada Serentak 2020 Terancam Ditunda Lagi, Karena Kasus Covid Meningkat

Sulsel | Jum'at, 11 September 2020 | 10:22 WIB

Terkini

Namanya Terseret, Menhut Raja Juli Nyatakan Siap Bantu KPK Bongkar Kasus OTT Bupati Kuansing

Namanya Terseret, Menhut Raja Juli Nyatakan Siap Bantu KPK Bongkar Kasus OTT Bupati Kuansing

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:49 WIB

Kena OTT KPK, Ini Rincian Harta Bupati Langkat Syah Afandin

Kena OTT KPK, Ini Rincian Harta Bupati Langkat Syah Afandin

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:43 WIB

30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya

30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:37 WIB

Main Mata Impor Barang KW, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Akhirnya Diseret ke Persidangan Hari Ini

Main Mata Impor Barang KW, Tiga Eks Pejabat Bea Cukai Akhirnya Diseret ke Persidangan Hari Ini

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:25 WIB

Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York

Pria Bakar Diri Hingga Tewas di Depan Maskar Besar PBB New York

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:22 WIB

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

Jelang MPLS Sekolah Rakyat, Gus Ipul Sampaikan Sejumlah Arahan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:19 WIB

Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah

Bikin Aturan Pilah Sampah, Pramono Malah 'Disidang' Istri di Rumah

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:14 WIB

Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI

Warga Jakarta Kini Bisa Intip Prediksi Polusi 3 Hari ke Depan Lewat Aplikasi JAKI

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 11:04 WIB

Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak

Rp 2,23 Triliun Masuk ke Kas Negara dari Rokok yang Dihisap Anak-Anak

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:24 WIB

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

Usai Dirantai dan Dilaporkan Balik, Korban Penyekapan di Senen Kini Jalani Trauma Healing

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 10:09 WIB

×