Sudah Tiga Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh Meninggal

Chandra Iswinarno

Jum'at, 11 September 2020 | 17:37 WIB
Sudah Tiga Pengungsi Rohingya yang Terdampar di Aceh Meninggal
Senuwara Begum dimakamkan pada pemakaman umum Gampong Kuta Blang Lhokseumawe. [Foto: Din Pasee]

Suara.com - Duka terus menyelimuti pengungsi etnis Rohingya yang pada Senin (7/9/2020) dini hari, terdampar di Pantai Ujung Blang Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

Hingga hari kelima, pada Jumat (11/9/2020), sudah ada tiga pengungsi Rohingya di Kantor BLK Kota Lhokseumawe yang meninggal dunia.

Salah satu pengungsi Rohingya, Senuwara Begum (19) meninggal dunia setelah dirawat di RSU Cut Mutia, Lhokseumawe.

Humas RSUCM Jalaluddin mengatakan, Senuwara sebelumnya terpaksa dievakuasi ke RSU Cut Mutia pada Kamis (10/9/2020) pukul 17.12 WIB dan dirawat inap di ruang paru-paru.

Namun, karena penyakit radang paru-paru yang dideritanya sangat parah, akhirnya Seunuwara meninggal dunia pada Jumat (11/9) pukul 00.22 WIB.

"Senuwara Begum menderita pneumonia (penyakit radang paru-paru) dan dirawat di ruang paru. Dibawa ke rumah sakit ini (dari tempat penampungan pengungsi Rohingya di Balai Latihan Kerja/BLK) kemarin jam lima sore. Yang bersangkutan meninggal dunia jam dua belas tadi malam (dinihari)," ujarnya seperti dilansir Modusaceh.co-jaringan Suara.com.

Jalaluddin menjelaskan, saat ini tercatat ada tiga pengungsi Rohingya lainnya yang masih menjalani perawatan intensif di ruang paru rumah sakit tersebut, karena mengidap, pneumonia.

Sebelum meninggalnya Senuawara, dua pengungsi Rohingya meninggal dunia dan sudah dimakamkan di TPU Desa Kutablang, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Kedua pengungsi Rohingya yang meninggal bernama Nur Khalimah (21) dan Hilal.

Nur Khalimah diketahui meninggal dunia akibat sesak napas pada Selasa (8/9/2020) di lokasi penampungan Kantor BLK Meunasah Mee Kandang.

baca juga

Sedangkan Hilal meninggal karena menderita sesak napas dan hernia pada Kamis (10/9/2020) di RSU Cut Mutia.

Ketiga orang tersebut merupakan bagian dari 295 imigran Rohingya yang terdampar di Pantai Ujung Blang setelah kapal yang mereka tumpangi terombang-ambing di laut lepas selama tujuh bulan tanpa makanan yang cukup.

Untuk menyelamatkan mereka, sejumlah kapal nelayan dan KRI TNI AL tampak melintas di tepi Pantai Selat Malaka di kawasan setempat. Mereka menggitari satu kapal yang mengangkut muatan melebihi kapasitas.

Geusyik atau Kepala Desa Ujung Blang Munir Cut Ali menjelaskan, dari jumlah 295 penumpang tersebut terdiri dari 100 laki-laki, 181 wanita dan 14 anak-anak.

“Awalnya kami melihat boat mereka mendekati tepi Pantai Ujong Blang, kemudian kami menggiringnya untuk bisa menepi ke pesisir,” ujarnya seperti dilansir Modusaceh.co-jaringan Suara.com pada Selasa (8/9/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rohingya: LSM Yakin Masih Ada Kapal-kapal lain Beberapa Bulan ke Depan

Rohingya: LSM Yakin Masih Ada Kapal-kapal lain Beberapa Bulan ke Depan

Video | Jum'at, 11 September 2020 | 10:00 WIB

Innalillahi, Pengungsi Rohingya yang Meninggal di Aceh Bertambah Lagi

Innalillahi, Pengungsi Rohingya yang Meninggal di Aceh Bertambah Lagi

News | Kamis, 10 September 2020 | 18:02 WIB

Pengungsi Rohingya: Mimpi Anak-anak yang lahir di Kamp Pengungsian

Pengungsi Rohingya: Mimpi Anak-anak yang lahir di Kamp Pengungsian

Video | Rabu, 09 September 2020 | 12:00 WIB

Terkini

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

Fasilitas Minyak Aramco Digempur Rudal, Pasar Minyak Global Langsung Panik

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

5 Rekomendasi Body Mist HMNS untuk Daily, dari Aroma Floral hingga Vanila Tersedia Ukuran 250 ml

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen

Batam | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:47 WIB

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Cara Tarik Tunai BRI Tanpa Kartu ATM, Dompet Ketinggalan Gak Perlu Panik Lagi

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Sprint Race MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Terdepan, 3 Pembalap Crash

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:29 WIB

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Review Film Take Me Home: Pulang, Keluarga, dan Hidup yang Tak Pernah Mudah

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:12 WIB

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Dua Abad Berlalu, Jejak Masjid Jami Tak Lekang oleh Waktu

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 10:00 WIB

×