Cabut Sendiri Patahan Pisau,Syekh Ali Jaber: Separuh Masuk ke Dalam

Chandra Iswinarno, Muhammad Yasir

Senin, 14 September 2020 | 17:54 WIB
Cabut Sendiri Patahan Pisau,Syekh Ali Jaber: Separuh Masuk ke Dalam
Tangkapan Layar Unggahan IG Ustaz Abdul Somad Menulis Soal Sosok Syekh Ali Jaber (Instagram/@ustadzabdulsomad_official).

Suara.com - Pendakwah Syekh Ali Jaber ditusuk seorang pria bernama Alpin Andria (24) saat tengah berdakwah di Bandar Lampung pada Minggu (13/9/2020) sore. Pemuda tersebut menusuk pendakwah kelahiran Madinah ini dengan menggunakan pisau dapur.

Berdasar foto barang bukti berupa pisau dapur yang diterima Suara.com terlihat gagang pisau berbahan kayu warna cokelat itu dalam keadaan patah.

Dia sebelumnya bercerita soal peristiwa penusukan yang dialaminya. Saat peristiwa itu pisau yang menusuknya patah di dalam lengannya.

Syekh Ali Jaber bahkan mengungkapkan, mencabut sendiri potongan pisau yang menancap di lengannya kendati tusukan itu sudah cukup dalam.

"Tusukannya cukup keras, cukup kuat sampai separuh pisau masuk ke dalam," kata Syekh Ali Jaber dikutip Hops.id --jaringan Suara.com dari saluran YouTube Syekh Ali Jaber.

Kendati mengalami luka yang dalam, ulama kelahiran Madinah, Arab Saudi, ini bersyukur dirinya masih bisa menghindari serangan ke lehernya.

"Alhamdulillah di tangan, bukan di leher. Sampai patah pisaunya, saya sendiri yang lepaskan pisaunya dan sudah patah di dalam saya keluarkan," ungkap Syekh Ali Jaber.

Lebih lanjut, Syekh Ali Jaber bercerita saat itu dirinya tengah memanggil seorang anak perempuan ke atas panggung, ia pun meminta agar jamaah mengabadikan momen tersebut sehingga bisa menjadi kenang-kenangan acara.

"Ini di masjid Salahudin, seperti kegiatan biasa. saya memanggil seorang anak usia 9 tahun untuk tes bacaannya, sambil saya bantu dia memperbaiki bacaan, begitu selesai saya minta hapenya ibunya buat foto bersama buat kenang-kenangan," kata Syekh Ali Jaber alam tayangan Kabar Petang TV One seperti dikutip Suara.com, Minggu (13/9/2020).

baca juga

Tiba-tiba seorang pria berlari ke arah panggung dan menusukkan pisau ke Syekh Ali Jaber.

"Saya tiba-tiba kaget ada orang sudah di hadapan saya, ya saya langsung qadarullah respons. Kalau saya enggak lihat ke kanan, mungkin sudah qadarullah ke leher atau ke dada saya," kisah Syekh Ali Jaber.

Beruntung, Syekh Ali Jaber dapat menangkis serangan itu meski kemudian pisau yang digunakan oleh pelaku mengenai lengan kanannya dengan cukup dalam.

"Subhanallah saya angkat tangan, aka begitu saya lawan patah pisaunya ke dalam otot saya bagian tangan kanan, baru jemaah langsung tangkap orang itu," jelas dia.

Akibat penyerangan tersebut Syekh Ali Jaber mengalami luka sobek hingga dijahit sebanyak 10 jahitan.

Belakangan diketahui, pelaku penusukan tersebut diduga mengidap gangguan kejiwaan. Berdasar keterangan orang tua tersangka, pria tersebut mengidap gangguan kejiwaan sejak tahun 2016.

Namun, polisi belum dapat memastikan terkait riwayat kejiwaan tersangka. Rencananya, tersangka akan diperiksa kejiwaannya di Biddokkes Polda Lampung hari ini.

"Belum bisa dipastikan yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa. Kita sudah koordinasi dengan Biddokkes Polda untuk cek kondisi kejiwaan yang bersangkutan," kata Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Yan Budi Jaya saat dikonfirmasi suara.com, Senin (14/9/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menag Kutuk Penusukan Syekh Ali Jaber: Ulama Itu Wakil Nabi di Bumi

Menag Kutuk Penusukan Syekh Ali Jaber: Ulama Itu Wakil Nabi di Bumi

News | Senin, 14 September 2020 | 17:27 WIB

Penusuk Syekh Ali Jaber Dinyatakan Tidak Terpapar Radikalisme

Penusuk Syekh Ali Jaber Dinyatakan Tidak Terpapar Radikalisme

Sumsel | Senin, 14 September 2020 | 17:16 WIB

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ini Pernyataan Keras Menag Fachrul Razi ke Pelaku

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Ini Pernyataan Keras Menag Fachrul Razi ke Pelaku

News | Senin, 14 September 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Terlalu Sering Baca Review Sebelum Belanja Bikin Kita Kena Krisis Insting, Benarkah?

Terlalu Sering Baca Review Sebelum Belanja Bikin Kita Kena Krisis Insting, Benarkah?

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Tak Cuma Berpikir Positif, Pentingnya Mengamati Pola Hidup di Buku 59 Detik

Tak Cuma Berpikir Positif, Pentingnya Mengamati Pola Hidup di Buku 59 Detik

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:00 WIB

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

IHSG Babak Belur Dihantam MSCI, Prabowo Mendadak Panggil Bos OJK ke Istana

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:59 WIB

Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ini Kasus Korupsi yang Dinilai Berdampak pada HAM

Rapor 2 Tahun Prabowo-Gibran, Ini Kasus Korupsi yang Dinilai Berdampak pada HAM

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027

Kawasan Kumuh Anak Kali Krukut Bakal Ditata Mulai 2027

Foto | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Misi Dagang Jatim-Aceh Dipimpin Khofifah, Transaksi Tembus Rp1,218 Triliun

Misi Dagang Jatim-Aceh Dipimpin Khofifah, Transaksi Tembus Rp1,218 Triliun

Jatim | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gelar Tak Jamin Kerja: Mengurai Fenomena 'Kuliah Scam' Anak Muda

Gelar Tak Jamin Kerja: Mengurai Fenomena 'Kuliah Scam' Anak Muda

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Pengamat Soroti Pengawasan Senjata Api Pasca Peristiwa Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

Pengamat Soroti Pengawasan Senjata Api Pasca Peristiwa Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:43 WIB

Kapolri Sebut Ada Keterlibatan Pihak Asing dan Negara Tetangga di Kasus Karhutla

Kapolri Sebut Ada Keterlibatan Pihak Asing dan Negara Tetangga di Kasus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:39 WIB

Alasan BEI Tak Masukkan Saham-saham Kategori HSC ke Perhitungan IHSG

Alasan BEI Tak Masukkan Saham-saham Kategori HSC ke Perhitungan IHSG

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:37 WIB

×