RSKI Pulau Galang Rusak karena Puting Beliung, PKS Minta PUPR Perbaiki

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 17 September 2020 | 21:30 WIB
RSKI Pulau Galang Rusak karena Puting Beliung, PKS Minta PUPR Perbaiki
Presiden Joko Widodo (kanan) memberikan arahan kepada Kepala BNPB Doni Monardo (kedua kiri), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (tengah) serta Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis H Sumadilaga (ketiga kiri) saat peninjauan Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (1/4/2020). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc)

Suara.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Komisi V DPR RI meminta Kementerian PUPR segera memperbaiki fasilitas Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

RS tersebut rusak akibat dihantam angin puting beliung. Dibangun dengan anggaran yang mencapai Rp 400 miliar, PKS menilai kerusakan itu disebabkan bahan dan perencanaan pembangunan yang tidak matang.

Anggota Komisi V dari Fraksi PKS, Suryadi, mengatakan pihaknya tidak hanya meminta KemenPUPR untuk segera memperbaiki, akan tetapi juga turut menginvestigasi guna mengetahui tingkat kerusakan. Sebagaimana diketahui, pembangunan RSKI Pulau Galang itu dilakukan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk yang ditunjuk KemenPUPR sebagai pelaksana konstruksi.

"Agar dapat segera diketahui tingkat kerusakannya dan apakah kerusakannya tersebut berhubungan dengan perencanaan atau pengerjaannya yang kurang baik," kata Suryadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/9/2020).

RSKI Pulau Galang dibangun pada 8 Maret 2020 dan resmi dioperasikan pada 6 April 2020. RSKI itu dibangun di area yang sebelumnya pernah digunakan pengungsi Vietnam.

RSKI Pulau Galang dibangun oleh pemerintah agar bisa menjadi rumah sakit darurat semisal jumlah kasus Covid-19 meningkat drastis seperti yang terjadi di Kota Wuhan, Hubei, China.

Semenjak dibuka, RSKI Pulau Galang sudah menangani 2.772 pasien Covid-19. Namun, pada Rabu (16/9/2020) dini hari, bagian dari RSKI Pulau Galang rusak diterpa angin puting beliung.

Setidaknya ada empat ruang perawatan yang mengalami kerusakan cukup parah akibat kebocoran yang terjadi pada ruangan karantina 240. Akibatnya ruangan tersebut tidak dapat digunakan untuk sementara waktu dan pasien-pasien yang dirawat dipindahkan ke ruangan lain.

Menurut informasi yang diperoleh, kerusakan pada fasilitas itu disebabkan posisi bangunan yang berhadapan dengan alam terbuka, sehingga angin dapat langsung menerjang bangunan tersebut tanpa ada penghalang.

baca juga

"FPKS juga berharap fasilitas yang rusak segera diperbaiki agar dapat digunakan kembali untuk merawat pasien Covid19 dan meminta dilakukan penyesuaian dengan kondisi lingkungan sebagai antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali."

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi membenarkan ada kerusakan yang terjadi di RSKI Galang. Namun Ia memastikan kerusakan tidak parah.

“Hanya sebagian kecil saja,” ujar Didi pada Batamnews (jaringan Suara.com).

Saat ditanyai perihal kondisi pasien yang dirawat di sana, Didi menyampaikan bahwa para pasien dalam kondisi yang aman, dan tidak ada korban.

“Insya Allah, mereka (para pasien) aman,” kata dia.

Selain itu, terkait kondisi pelayanan setelah peristiwa tersebut, Didi menegaskan pelayanan di rumah sakit tidak mengalami kendala.

“Tidak mengganggu pelayanan,” katanya.

Merujuk pada data dari tim gugus tugas Covid-19 Batam, jumlah pasien yang dirawat di RSKI Galang mencapai 228 orang. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan pasien yang dirawat di rumah sakit lain di Batam.

Sedangkan terkait total pasien Covid-19 yang sedang dirawat telah mencapai 355 orang, yang saat ini tersebar di berbagai rumah sakit di Batam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 1.014 Orang di Hari ke-4 PSBB Jilid II, Pasien Covid DKI Jadi 59.472

Tambah 1.014 Orang di Hari ke-4 PSBB Jilid II, Pasien Covid DKI Jadi 59.472

News | Kamis, 17 September 2020 | 21:10 WIB

Update Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh Bertambah 92, Meninggal 6 Orang

Update Covid-19 di Bali: Pasien Sembuh Bertambah 92, Meninggal 6 Orang

Bali | Kamis, 17 September 2020 | 21:07 WIB

Banyak Pejabat Meninggal karena Corona, Satgas: Virus Ini Tak Kenal Jabatan

Banyak Pejabat Meninggal karena Corona, Satgas: Virus Ini Tak Kenal Jabatan

News | Kamis, 17 September 2020 | 20:57 WIB

Alasan Kenapa Suplemen RHT Tak Perlu Uji Klinis Untuk Dapatkan Izin BPOM

Alasan Kenapa Suplemen RHT Tak Perlu Uji Klinis Untuk Dapatkan Izin BPOM

Health | Kamis, 17 September 2020 | 20:40 WIB

IDI Ungkap Masih Banyak Dokter Belum Terima Uang Insentif Covid-19

IDI Ungkap Masih Banyak Dokter Belum Terima Uang Insentif Covid-19

News | Kamis, 17 September 2020 | 20:25 WIB

Terkini

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×