Beredar Foto Diduga Tampang Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata saat di Tinder

Reza Gunadha | Hernawan | Suara.com

Senin, 21 September 2020 | 18:42 WIB
Beredar Foto Diduga Tampang Laeli Pelaku Mutilasi Kalibata saat di Tinder
Pembunuh Rinaldi Harley Wismanu, mayat tewas dimutilasi. (Suara.com/Yasir)

Suara.com - Publik tengah dihebohkan dengan kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh dua sejoli Laeli Atik Supriyatin dan Djumadil Al Fajri. Adapun korban mutilasi tersebut diketahui bernama Rinaldi Harley Wismanu.

Kasus ini menyita perhatian lantaran korban mengenal salah satu pelaku yakni Laeli lewat aplikasi Tinder. Baru-baru ini, beredar sebuah foto yang diklaim adalah foto Tinder Laeli Atik Supriyatin.

Dilansir dari Hops.id -- jaringan suara.com, foto tersebut diunggah oleh akun Facebook Hakan. Ia mengunggah dua foto Laeli Atik Supriyaton yang disejajarkan.

Menurutnya, paras Laeli di Tinder merupakan hasil editan atau olahan teknik kamera belaka.

"Hasil olah kamera wajah si Laeli ini luar biasa. Seorang pria bernama Rinaldy tertarik jadinya. Ketemulah mereka. Dan ceritanya si Ranaldy dimutilasi, dipotong 11 tubuhnya. Maka waspada sama wajah yang direnovasi kamera," ungkap Hakan.

Foto Diduga Laeli di Tinder (Hops.id).
Foto Diduga Laeli di Tinder (Hops.id).

Dari foto yang diunggah akun Facebook Hakan tersebut, terlihat foto yang cukup kontras. Satu foto Laeli yang tampak cerah dan dengan ekspresi sumringah. Sementara satu lagi adalah foto Laeli dengan ekspresi datar.

Tidak sedikit yang beranggapan bahwa paras Laeli sebenarnya biasa saja. Namun, tak sedikit pula yang berspekulasi bahwa Laeli memajang foto editan di aplikasi kencan tersebut.

Kendati demikian, sejauh ini belum diketahui apakah foto yang tengah beredar tersebut adalah foto asli yang dipasang oleh Laeli di akun Tindernya atau bukan.

Kasus Mutilasi Rinaldi Berawal dari Aplikasi Kencan Tinder

Kasus mutilasi Rinaldi Harley Wismanu (32) berawal dari aplikasi kencan, Tinder. Rinaldi Harley Wismanu berkenalan dengan sang pembunuh di Tinder.

Hal itu diungkap Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana. Dua pelaku mutilasi itu adalah Laeli Atik Supriyatin alias LAS (27) dan Djumadil Al Fajar alias DAF (26). Mereka pacaran.

Sementara Rinaldi dan Laeli berkenalan di Tinder. Pertemuan dan kencan mereka, itu awal mula dari kasus mutilasi ini.

Rinaldi dijebak diajak menginap di apartemen bersama Laeli. Sementara Djumadil menyiapkan eksekusi pembunuhan Rinaldi.

Djumadil merupakan eksekutor pemutilasi Rinaldi.

Sedangkan Laeli sebagai sosok yang berperan mengajak korban untuk bertemu di sebuah apartemen di bilangan Pasar Baru, Jakarta Pusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

8 Tragedi Kalibata City Paling Tragis, Kasus Mutilasi hingga Bunuh Diri

8 Tragedi Kalibata City Paling Tragis, Kasus Mutilasi hingga Bunuh Diri

News | Senin, 21 September 2020 | 15:23 WIB

Sebelum Hilang Kabar, Rinaldi Sampaikan Pesan Ini ke Ibu Lewat Telepon

Sebelum Hilang Kabar, Rinaldi Sampaikan Pesan Ini ke Ibu Lewat Telepon

Jogja | Senin, 21 September 2020 | 14:47 WIB

Fakta Lagi! Ada Cinta Segitiga di Balik Mutilasi Rinaldi di Kalibata City

Fakta Lagi! Ada Cinta Segitiga di Balik Mutilasi Rinaldi di Kalibata City

Jakarta | Senin, 21 September 2020 | 14:07 WIB

Terkini

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi

News | Kamis, 02 April 2026 | 23:02 WIB

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB