alexametrics

Perkembangan Terkini Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung

Bangun Santoso
Perkembangan Terkini Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber di Lampung
Syekh Ali Jaber. [suara.com/Madinah]

Deny menargetkan terus berusaha memberikan pelayanan dan percepatan penanganan perkara Syekh Ali Jaber

Suara.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung mengembalikan berkas AA tersangka penusukan ulama terkenal Syekh Ali Jaber ke penyidik Polresta Bandarlampung karena dinyatakan belum lengkap.

"Setelah melakukan penelitian, kita berpendapat bahwa berkas belum lengkap," kata Kepala Kejari Bandarlampung, Abdullah Noer Deny di Bandarlampung, Selasa (29/9/2020).

Dia melanjutkan ada beberapa poin berkas yang harus dilengkapi penyidik diantaranya syarat formil dan materil. namun dirinya tidak bisa menyebutkan isi dari berkas formil dan materil tersebut.

"Isi dari pada petunjuk kami tidak bisa kami sampaikan karena petunjuk hanya boleh disampaikan penyidik. Nanti akan disampaikan ke persidangan," kata dia seperti dilansir Antara.

Baca Juga: Sebelum Tusuk Syekh Ali Jaber, Alpin Kesurupan saat dengar Ayat Al Quran

Menurut Deny, soal berkas yang belum lengkap dan dikembalikan hal itu sudah wajar mengingat berkas dibuat dalam waktu satu minggu.

Dalam perkara tersebut, pihaknya menargetkan terus berusaha memberikan pelayanan dan percepatan penanganan perkara Syekh Ali Jaber.

"Karena satu minggu wajar ada beberapa syarat yang belum di lengkapi. Saya minta jaksa koordinasi dengan penyidik agar berkas segera lengkap supaya tidak bolak-balik," kata dia lagi.

Diketahui, Syekh Ali Jaber ditusuk saat sedang menghadiri Wasuda Tahfidz Perdana TPQ dan RumahTahfids Falahudiin Tahun ajaran 2019-2020 M serta perayaan tahun baru Islam 1442 dengan tema" Mahkota surga untuk ayah dan ibu serta membangun generasi yang berbudi pekerti dan berbasis Alquran".

Baca Juga: Alpin Sang Penusuk Syekh Ali Jaber Stress Sejak Ditinggal Ibunya Jadi TKI

Komentar