Tak Pakai Masker di Bus, Gadis Ini Ditendang Kepalanya oleh Penumpang Lain

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 06 Oktober 2020 | 12:32 WIB
Tak Pakai Masker di Bus, Gadis Ini Ditendang Kepalanya oleh Penumpang Lain
Ilustrasi Bus. (Pixabay/Free-photos)

Suara.com - Seorang remaja di Inggris menjadi korban kekerasan lantaran tak memakai masker di dalam bus. Ia ditendang kepalanya oleh penumpang lain.

Menyadur Birmingham Mail, insiden ini terjadi di dalam sebuah bus tingkat pada Kamis (1/10) lalu, dimulai adanya protes dari penumpang yang merupakan pasangan.

Berdasarkan rekaman video yang beredar, pasangan itu mempermasalahkan seorang gadis yang duduk di dekat pintu karena ia tak memakai masker.

"Saya tidak bersikap rasis tapi virus seringnya menginfeksi orang kulit hitam dan Asia. Pakai maskermu," teriak laki-laki itu.

Protes ini langsung ditimpali oleh si perempuan, mengatakan mengapa dirinya harus bersabar ketika ada orang yang duduk di sebelahnya dan tak memakai masker.

Tak Pakai Masker di Bus, Gadis Ini Ditendang Kepalanya oleh Penumpang Lain. (Tangkapan Layar Birmingham Mail)
Tak Pakai Masker di Bus, Gadis Ini Ditendang Kepalanya oleh Penumpang Lain. (Tangkapan Layar Birmingham Mail)

Perempuan ini menyebut si gadis akan menularkan virus corona ke semua orang yang ada di dalam bus.

"Untung anda baru 16 tahun, jika tidak, aku akan menghajarmu" katanya.

Saat keduanya hendak turun, si laki-laki menyambangi tempat duduk gadis itu dan langsung menendang kepalanya. Ketegangan di dalam bus makin meningkat.

Penumpang lain kemudian menghampiri laki-laki itu dan menjatuhkannya ke lantai sembari membentaknya atas apa yang ia lakukan kepada si gadis tanpa masker.

baca juga

Kepolisian West Bromwich mengonfirmasi insiden ini, menyebut pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas kasus kekerasan di bus yang melaju di Hill Top tersebut.

Juru bicara mengatakan pertikaian berujung pada penyerang dilempar dan diinjak kepalanya oleh penumpang lain.

"Kami telah berbicara dengan gadis itu, dan sedang memeriksa rekaman ponsel yang telah disebar di media sosial," kata kepolisian menegaskan pihaknya masih terus menyelidiki kejahatan terkait rasial ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Joget Dangdut Wali Kota Bogor Bima Arya, Tapi Tak Pakai Masker

Aksi Joget Dangdut Wali Kota Bogor Bima Arya, Tapi Tak Pakai Masker

Jakarta | Selasa, 06 Oktober 2020 | 07:25 WIB

INFOGRAFIS: Sampai Kapan Harus Pakai Masker?

INFOGRAFIS: Sampai Kapan Harus Pakai Masker?

Infografis | Minggu, 04 Oktober 2020 | 21:12 WIB

Potret Masker Ojol Ini Bikin Terbengong, Warganet: Jadi Ingat Masa Kecil

Potret Masker Ojol Ini Bikin Terbengong, Warganet: Jadi Ingat Masa Kecil

Otomotif | Minggu, 04 Oktober 2020 | 19:15 WIB

Terkini

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

Sasar Anak Main HP Depan Rumah, Penjambret di Kalideres Jual Curian Buat Beli Sabu!

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:22 WIB

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

Tak Terima Kliennya Divonis 10 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Nadiem Akan Laporkan Majelis Hakim ke KY

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:17 WIB

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

BUMN Jadi Penampungan Tim Sukses? Berisiko Jadikan Perusahaan Pelat Merah Bebani Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:15 WIB

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:08 WIB

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:05 WIB

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:53 WIB

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:50 WIB

Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah

Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:45 WIB

Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara

Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:24 WIB

×