Serba-serbi Hari Kesehatan Mental Sedunia yang Jatuh 10 Oktober

Rifan Aditya

Sabtu, 10 Oktober 2020 | 13:05 WIB
Serba-serbi Hari Kesehatan Mental Sedunia yang Jatuh 10 Oktober
Ilustrasi kesehatan mental. (Unsplash/Priscilla Du Preez)

Suara.com - Tahukah kamu bahwa setiap tanggal 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Mental Sedunia? Hari kesehatan mental dunia pada tahun 2020 ini, jatuh pada Sabtu, 10 Oktober 2020.

Hari Kesehatan Mental Sedunia adalah hari untuk mengangkat tema investasi kesehatan mental. Sebagaimana namanya pada hari kesehatan mental dunia kita diharapkan dapat bertenggang rasa pada sesama. Memupuk kekuatan jiwa satu sama lain.

Pasalnya, ada banyak orang enggan mengakui dirinya mengalami gangguan jiwa. Sampai-sampai mereka sembunyi-sembunyi dari lingkungannya. Ada yang mengalami depresi dan tidak mengungkapkannya kepada teman terdekat, hal itu kemudian membuat sebagian besar orang tidak terselamatkan.

Kita tahu ada kalanya kasus bunuh diri diberitakan oleh media. Semua karena kita dan sebagian orang lainnya enggan mengakui ada masalah kejiwaan di sekitar kita.

Berikut kami sajikan beberapa hal yang perlu direnungkan dalam memperingati hari kesehatan mental dunia.

Dampak Besar Bagi Kepribadian

Kesehatan mental dipengaruhi oleh berbagai peristiwa dalam kehidupan. Setiap kejadian yang dialami individu bisa menciptakan dampak pada kepribadian yang bersangkutan.

Peristiwa yang bisa mempengaruhi keadaan psikis seseorang antara lain misalnya mengalami kekerasan dalam rumah tangga, mengalami pelecehan seksual, dan stres yang berkepanjangan karena suatu sebab. Hal-hal tersebut kemudian mengendap di dalam diri seseorang hingga menciptakan trauma.

Memicu Hasrat Menyakiti Diri Sendiri

baca juga

Ketika seseorang mengalami masalah dalam kesehatan mental, maka akan timbul penyakit mental. Penyakit mental ini kadang tidak terlihat dengan jelas.

Bisa jadi penyakit mental itu terekspresikan dalam kegiatan sehari-hari atau perilakunya yang suka mengarang cerita yang dapat merugikan orang lain.

Bisa juga terekspresikan dengan suka memanipulasi orang lain, mengganggu hubungan baik orang lain dan lain sebagainya. Ketika seseorang kewalahan dalam menangani stress pikirannya, hingga menimbulkan penyakit mental, dia bisa mengalami gangguan dalam membuat pilihan. Hal ini bisa berujung pada keinginan atau hasrat untuk menyakiti diri sendiri.

Jenis-jenis Gangguan Mental

Ada begitu banyak jenis gangguan mental yang telah teridentifikasi secara medis. Gangguan mental yang telah ditemukan antara lain depresi, gangguan bipolar, kecemasan, mudah panik, gangguan stress pasca trauma (PTSD), gangguan obsesif kompulsif (OCD), dan psikosis.

Selain itu, ada juga gangguan mental yang lambat laun mengubah seseorang jadi memiliki kepribadian ekstrim yang mengerikan seperti seseorang berubah menjadi psikopat.

Kesehatan Mental Bidang yang Paling Terabaikan

Anehnya, ketika kesehatan mental disebut-sebut sebagai pondasi kehidupan seseorang, perhatian dunia kesehatan terhadap lini kesehatan mental atau jiwa ini terabaikan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kesehatan mental adalah salah satu bidang yang paling terabaikan dalam lingkup medis. Padahal, ketika seseorang mengalami tekanan mental dia akan kesulitan produktif, yang mana itu jelas akan mengganggu lini lainnya, dari politik sampai dengan ke industri pangan dan lain sebagainya.

Bayangkan saja, hampir 1 miliar orang di dunia mengalami gangguan mental. Di dunia tercatat 3 juta orang meninggalkan akibat kecanduan alkohol. Mereka memanfaatkan alkohol sebagai pelarian dari masalah.

Tak hanya menyerukan untuk memberi perhatian pada kesehatan mental orang lain tapi jangan lupa untuk memperhatikan kesehatan mental diri sendiri. Mental, meskipun tak kelihatan secara materil namun hal ini berpengaruh besar terhadap bentuk materil yang ada di sekitar kita.

Tanpa jiwa yang sehat, kita akan sulit menemukan solusi yang positif untuk menghadapi masalah hidup kita. Oleh karenanya, mari perhatikan sekali lagi aspek-aspek mental yang penting untuk kehidupan sosial kita semua.

Demikian paparan mengenai hal-hal yang penting untuk diperhatikan dalam memperingati Hari Kesehatan Mental Sedunia.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jaga Kesehatan Mental Karyawan, Perusahaan China Rekrut Hewan Ini

Jaga Kesehatan Mental Karyawan, Perusahaan China Rekrut Hewan Ini

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2020 | 12:48 WIB

Ikut Kampanye Kesehatan Mental di TikTok Yuk

Ikut Kampanye Kesehatan Mental di TikTok Yuk

Jabar | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 14:05 WIB

Jelang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, TikTok Ajak Peduli Kesehatan Mental

Jelang Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, TikTok Ajak Peduli Kesehatan Mental

Banten | Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:14 WIB

Terkini

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

×