Terkait UU Cipta Kerja, Anies Tak Dikasih Bicara Saat Rapat Bareng Jokowi

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:50 WIB
Terkait UU Cipta Kerja, Anies Tak Dikasih Bicara Saat Rapat Bareng Jokowi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui massa demonstrasi yang menolak Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2020) malam. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih]

Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut Gubernur Anies Baswedan sempat menunggu kesempatan untuk menyampaikan aspirasi massa aksi kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Namun, giliran berbicara itu tak kunjung diberikan.

Hal ini terjadi saat rapat soal Undang-undang Cipta Kerja bersama beberapa Kepala Daerah dan Jokowi. Sementara Gubernur lainnya diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi.

"Memang dalam rapat dengan pemerintah pusat memang ada dialog dan beberapa mendapat kesempatan, kami juga menunggu untuk mendapat kesempatan," ujar Riza di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Riza menduga Anies tak diberikan kesempatan karena masalah waktu atau faktor lainnya. Meski demikian, politisi Gerindra ini tak mempermasalahkannya.

"Karena waktu dan lain hal mungkin sehingga belum dapat kesempatan menyampaikan pendapat dan masukan," jelasnya.

Biasanya, kata Riza, DKI selalu mendapatkan kesempatan berbicara saat rapat dengan Jokowi saat awal atau akhir diskusi. Ia pun meyakini nantinya akan ada pertemuan serupa dan Anies dipersilahkan menyampaikan aspirasi.

"Jadi pada rapat berikutnya kita akan sampaikan apa yang mungkin belum sempat disampaikan," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menemui massa demonstrasi menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Massa yang didominasi oleh mahasiswa meminta agar Anies memiliki sikap atas aturan yang menuai kontroversi itu.

Salah seorang perwakilan mahasiswa dari Universitas Bung Karno mengatakan berbagai Kepala Daerah sudah memiliki sikap menolak atas UU itu. Ia lantas mempertanyakan bagaimana sikap Anies.

baca juga

"Kita sudah mendengar dari berita-berita, para Kepala Daerah sudah punya sikap atas omnibus law. Kita minta pak Anies selaku Gubernur Jakarta juga punya sikap," ujar mahasiswa itu saat ditemui Anies, Kamis (8/10/2020).

Setelah itu, Anies mempersilakan sejumlah perwakilan massa untuk berbicara. Orang kedua yang bersuara mengeluhkan soal kondisi hidupnya yang tengah sulit karena mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan bercerai dengan istrinya.

Lalu yang ketiga adalah seorang mahasiswa juga. Ia mengeluhkan soal sekolah online yang menyulitkan warga terlebih lagi biaya internet membebankan mereka.

Mendengar pernyataan dari perwakilan massa aksi, Anies hanya menyatakan akan menyampaikan aspirasi mereka. Menurutnya kegiatan unjuk rasa merupakan har warga untuk berpendapat.

"Saya ingin kepada semua memastikan hak itu terjaga. Hak itu tidak hilang karena itu bukti negeri kita yang merdeka. Sekarang, saya ingin sampaikan bahwa apa yang tadi jadi aspriasi besok kita akan teruskan aspirasi itu," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahas Demo UU Cipta Kerja, Prabowo Sebut Semua yang Sulit Tidak Hanya Buruh

Bahas Demo UU Cipta Kerja, Prabowo Sebut Semua yang Sulit Tidak Hanya Buruh

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:43 WIB

Ungkap Pembakar Resto Legian, Polda DIY Periksa 35 Rekaman CCTV

Ungkap Pembakar Resto Legian, Polda DIY Periksa 35 Rekaman CCTV

Jogja | Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:35 WIB

Pascaaksi Anarkistis Saat Demo Sehari, Jumlah Wisatawan Jogja Turun Drastis

Pascaaksi Anarkistis Saat Demo Sehari, Jumlah Wisatawan Jogja Turun Drastis

Jogja | Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:30 WIB

UU Cipta Kerja, Kemnaker Pastikan telah Libatkan Unsur Buruh dan Pengusaha

UU Cipta Kerja, Kemnaker Pastikan telah Libatkan Unsur Buruh dan Pengusaha

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:30 WIB

Demo Tolak Omnibus Law di Jakarta Ricuh, Polisi Tembakan Gas Air Mata

Demo Tolak Omnibus Law di Jakarta Ricuh, Polisi Tembakan Gas Air Mata

Foto | Selasa, 13 Oktober 2020 | 19:47 WIB

Terkini

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

×