Ibu Kejam Sembunyikan Bayi di Lemari, Berharap Mati Kelaparan

Rifan Aditya

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 20:11 WIB
Ibu Kejam Sembunyikan Bayi di Lemari, Berharap Mati Kelaparan
Ilustrasi bayi yang baru lahir (Foto: shutterstock)

Suara.com - Yulia, seorang ibu yang berasal dari Karpinsk, Rusia tega menelantarkan bayinya sendiri dan berharap mati kelaparan. Sang bayi yang bernama Katya ditemukan dalam kondisi kurus kering.

Katya merupakan anak ketiga dari Yulia. Anak itu lahir dari perselingkuhan sang ibu dengan pria yang sudah menikah, setelah berpisah dengan suami sahnya.

Dialihbahasakan Suara.com dari Daily Star, Sabtu (17/10/2020), Katya ditemukan oleh teman dari sang ibu ketika berkunjung ke flat. Saat itu mereka sedag mengadakan pesta ulang tahun putra Yulia yang berusia 13 tahun.

Awalnya teman Yulia mendengar suara tangisan anak dari dalam ruangan yang selalu terkunci.

"Dia ditemukan secara tidak sengaja. Ibunya sedang minum-minum saat pesta ulang tahun dengan seorang temannya, yang kemudian bertanya mengapa salah satu kamar di flatnya selalu tertutup," cerita seorang sumber yang mengetahui kasus tersebut.

Yulia beralasan bahwa ruangan itu digunakan untuk gudang tetapi temannya tidak yakin.

"Saya rasa itu hanya boneka bayi di sana, ia kadang menangis dengan sendirinya," ujar Yulia.

Salah satu teman Yulia yang pergi merokok di tengah pesta memutuskan untuk memeriksa kamar itu setelah mendengar tangisan bayi tersebut. Dia membuka lemari, melihat ke dalam tas dan menemukan Katya.

Orang-orang yang hadir dalam acara tersebut kaget dan tidak percaya Yulia tega melakukan hal ini kepada bayinya sendiri.

baca juga

Putra Yulia sebenarnya tahu akan hal ini. "Tetapi seperti yang saya pahami, dia mengancamnya untuk tidak mengatakan sepatah kata pun tentang bayi itu. Anak laki-laki itu terus menyusui bayinya," ujar seorang sumber.

Anak laki-laki tersebut sesekali memberi makan Katya dengan air dan makanan seadanya.

"Yulia ingin membunuh bayi itu tetapi pada akhirnya tidak tega. Dia pikir mungkin bayinya akan mati karena kelaparan," imbuh seorang informan.

Petugas berwajib langsung dihubungi dan segera datang ke flat tersebut. Saat diperiksa petugas medis, Katya dalam kondisi kelaparan, tubuhnya sangat kurus.

Juru bicara kepolisian daerah Sverdlovsk Valery Gorelykh mengatakan, "Sulit untuk percaya pada cerita yang menghebohkan ini, tetapi betapa sulitnya mengatakan ini, bahwa itu benar."

Ia menambahkan, "Bayi itu ditemukan dalam kondisi kelaparan dan langsung dibawa ke rumah sakit tempat dokter berjuang untuk menyelamatkan nyawanya."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kumpulan Berita Viral Di Twitter, dari Kasus Rangga hingga Petinggi KAMI

Kumpulan Berita Viral Di Twitter, dari Kasus Rangga hingga Petinggi KAMI

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 19:37 WIB

Sepeda Anak Dicuri, Fotonya Malah Buat Warganet Iba pada si Maling

Sepeda Anak Dicuri, Fotonya Malah Buat Warganet Iba pada si Maling

Jogja | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Pilu Pamitan Pramugari yang Terkena PHK di Pesawat

Pilu Pamitan Pramugari yang Terkena PHK di Pesawat

News | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 18:40 WIB

Terkini

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

×