5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas

M Nurhadi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 07:57 WIB
5 Gold ETF Syariah Resmi Diluncurkan, Analis Soroti Dampaknya Pada Pasar Emas
Arsip foto - Petugas menata emas batangan di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Antam Setiabudi, Jakarta (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc/pri)
baca 10 detik
  • Indonesia resmi meluncurkan lima produk Gold ETF syariah pada 10 Agustus 2026 berdasarkan regulasi POJK Nomor 2 Tahun 2026.
  • Produk investasi ini mencatat dana kelolaan awal sebesar Rp21,6 miliar dengan PT Pegadaian bertindak sebagai kustodian fisik emas.
  • Instrumen keuangan baru tersebut diproyeksikan menjadi sarana diversifikasi portofolio yang efisien bagi investor menghadapi dinamika ekonomi global.

Suara.com - Pasar modal Indonesia mengukir sejarah baru dalam pengembangan instrumen investasi syariah dan komoditas. Berdasarkan laporan riset terbaru dari BNI Sekuritas, Indonesia secara resmi telah meluncurkan lima produk Gold Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis syariah pertamanya pada tanggal 10 Agustus 2026.

Inisiatif strategis ini meluncur di bawah payung hukum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Peraturan OJK (POJK) Nomor 2 Tahun 2026.

Pada awal peluncurannya, total dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) awal dari kelima produk tersebut tercatat mencapai sekitar Rp21,6 miliar.

Produk ETF berkode XTRA yang dikelola oleh Trimegah Asset Management menjadi pemimpin pasar di fase awal ini dengan mengandalkan AUM sebesar Rp11,9 miliar.

Meskipun secara akumulasi nilai AUM awal tersebut masih terbilang relatif kecil—hanya mengimplikasikan kepemilikan sekitar 9 kilogram emas fisik—kehadiran instrumen baru ini dinilai memiliki arti yang sangat krusial bagi peta jalan industri keuangan nasional.

Analis dari BNI Sekuritas menilai Gold ETF Syariah ini akan menciptakan sumber struktural baru bagi permintaan emas fisik di dalam negeri seiring dengan pertumbuhan minat investor institusi maupun ritel.

Setiap produk dalam struktur ini dibentuk sebagai Kontrak Investasi Kolektif (KIK) yang diwajibkan untuk mengalokasikan sekurang-kurangnya 95% dari Nilai Aktiva Bersih (NAB/NAV) dalam bentuk emas fisik murni.

Instrumen ini didukung secara penuh dengan rasio 1:1 (backed 1:1) oleh batangan emas (bullion) yang memenuhi standar kemurnian tinggi, yakni minimal 99,9% sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) atau 99,5% mengacu pada standar London Bullion Market Association (LBMA).

Dalam ekosistem operasionalnya, PT Pegadaian—yang merupakan anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)—dipercaya memegang peranan vital sebagai penyedia sekaligus kustodian fisik emas.

baca juga

Adapun bukti kepemilikan emas oleh investor diadministrasikan dan dicatat secara elektronik melalui mekanisme Electronic Gold Receipt (EGR) di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI). Unit penyertaan ETF ini selanjutnya dapat diperdagangkan secara terbuka dan real-time di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dari sisi perpajakan, struktur investasi ini memberikan kejelasan bagi para pemodal. Distribusi hasil investasi kepada para pemegang unit ditetapkan bebas dari pengenaan Pajak Penghasilan (PPh).

Sementara itu pada tingkatan produk (fund level), transaksi penjualan emas EGR dikenakan pemotongan PPh Pasal 22 bersifat non-final sebesar 0,25%, dan keuntungan yang berhasil terealisasi (realized gain) dikenakan tarif PPh badan korporasi sebesar 22%.

Peluang Akselerasi dari Investor Institusi

Tim Riset BNI Sekuritas menggarisbawahi bahwa prospek pembesaran skala (scaling) produk Gold ETF Syariah di Indonesia masih sangat terbuka lebar, terutama jika digerakkan oleh porsi kepemilikan institusi.

Hingga saat ini, lembaga keuangan besar seperti dana pensiun, perusahaan asuransi, hingga Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tercatat praktis belum memiliki alokasi portofolio investasi pada instrumen berbasis emas fisik.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan tren kawasan regional. Sepanjang semester pertama tahun 2026 (1H26), total kepemilikan emas di kawasan Asia melonjak lebih dari dua kali lipat hingga menyentuh angka sekitar 512 ton.

Dengan dibukanya kerangka regulasi resmi melalui POJK No. 2/2026 serta dukungan infrastruktur pasar modal yang terintegrasi, instrumen Gold ETF Syariah diproyeksikan menjadi sarana diversifikasi portofolio yang sangat efisien, transparan, dan likuid bagi investor Indonesia dalam menghadapi dinamika inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cepat Antre, Harga Emas Antam Lagi Turun Jadi Rp2,68 Juta/Gram

Cepat Antre, Harga Emas Antam Lagi Turun Jadi Rp2,68 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:53 WIB

Indonesia Emas 2045: Mungkinkah Berinovasi jika Sewa Rumah Saja Cemas?

Indonesia Emas 2045: Mungkinkah Berinovasi jika Sewa Rumah Saja Cemas?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:10 WIB

ETF Emas Resmi Hadir di BEI, Pegadaian Jadi Satu-satunya Underlying Provider

ETF Emas Resmi Hadir di BEI, Pegadaian Jadi Satu-satunya Underlying Provider

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:29 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,71 Juta/Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,71 Juta/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:17 WIB

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Portofolio Makin Aman, BRI MI Hadirkan Reksa Dana ETF Emas dengan Jaminan LBMA

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 17:01 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×