Kemensos Luncurkan Proyek I am Safe untuk Penyandang Disabilitas

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 22 Oktober 2020 | 09:24 WIB
Kemensos Luncurkan Proyek I am Safe untuk Penyandang Disabilitas
Peluncuran Proyek I am Safe: Inclusive Access to Multi-sectoral Services and Assistance for Everyone. (Dok : Kemensos).

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) baru saja meluncurkan Proyek I am Safe: Inclusive Access to Multi-sectoral Services and Assistance for Everyone.

Proyek ini adalah hasil kerja sama dengan Human & Inclusion (HI) untuk meningkatkan perluasan sistem perlindungan sosial dan rehabilitas sosial bagi penyandang disabilitas dan kelompok rentan.

Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyambut baik kerja sama ini. Ia mengatakan, ada kompleksitas pada penyelenggaraan pelayanan publik dan pemerintah memiliki keterbatasan. Pada konteks ini, peran aktor-aktor non pemerintah seperti HI akan sangat signifikan dan diperlukan.

“Oleh karena itu, kami menyambut baik peluncuran program I am Safe sebagai bagian dari program prioritas dari nota kesepahaman Kemensos RI-HI untuk periode 2018-2021,” kata Mensos Juliari di Jakarta (21/10/2020).

Kepala Biro Perencanaan Kemensos RI Adhy Karyono menyatakan, dukungan ini sejalan dengan arah Mensos Juliari sejak Maret 2020 di fase awal pendemi tentang perlunya mendorong mitra pembangunan asing baik bilateral, multilateral dan non pemerintah mendukung Indonesia untuk penanganan Covid-19.  

Menurut dia, situasi pandemik menuntut modifikasi sistem kebijakan perencanaan dan penganggaran program secara cepat dan inovatif. Pemerintah cepat merespon dengan membentuk Satgas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

“Respon cepat pemerintah membentuk Satgas Covid-19 dan PEN menunjukkan pemerintah serius. Namun tetap hati-hati memobilisasi semua sumber daya untuk perlindungan dan mempercepat pemulihan ekonomi,” kata Adhy, dalam peluncuran Proyek I am Safe: Inclusive Access to Multi-sectoral Services and Assistance for Everyone, di Jakarta hari ini.

Pemerintah menganggarkan Rp695,2 triliun (47,9 miliar dolar AS) dari APBN, Rp78,2 triliun (5,3 miliar dolar AS) dari APBD, serta Rp31,8 triliun (2,19 miliar dolar AS) Dana Desa sebagai Covid-19 Response Fund pada tahun ini dari pusat dan daerah.

“Disadari pemerintah ini tidak bisa bekerja berdiri, melainkan perlu menggandeng berbagai pihak terkait lainnya,” kata Adhy. 

baca juga

Pada titik ini semua sepakat ada kompleksitas atas penyelenggaraan pelayanan publik dan pemerintah memiliki keterbatasan, sehingga peran aktor-aktor non pemerintah seperti HI sangat signifikan dan diperlukan. 

“Ke depan, Indonesia bakal melewati tahun-tahun panjang untuk pemulihan ekonomi dan rehabilitasi sosial pasca pandemik berakhir,” kata Adhy. 

Kebijakan perluasan sistem perlindungan sosial dan rehabilitas sosial bagi kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan.

“Menjadikan sistem lebih responsif terhadap krisis di masa depan akan menjadi komponen penting dari fase pemulihan dan membangun ketahanan masyarakat,” kata Adhy.   

Tepat satu dekade kerja sama dengan HI dan selama menjadi mitra pembangunan strategis di bidang rehabilitasi sosial penyandang disabilitas serta kelompok rentan lainnya di Indonesia.

“Melalui berbagai program perluasan akses dan advokasi pemenuhan hak untuk meningkatkan martabat dan kesejahteraan penyandang disabilitas dan kelompok rentan lainnya,” katanya. 

Dengan peluncuran program I am Safe agar membawa nilai tambah bagi program yang telah berjalan dan berkontribusi positif untuk perlindungan dan rehabilitasi sosial penyandang disabilitas dan kelompok rentan, terutama di situasi Covid-19.

Terkait mitigasi risiko dan dampak Covid-19 melalui dukungan terhadap layanan psikososial, rujukan kesehatan, pemulihan sosial-ekonomi dan ketahanan kelompok rentan, serta organisasi mitra. 

“Kami sampaikan terima kasih dan penghargaan bagi EU selaku funding agency untuk program I am Safe dan mitra teknis di K/L baik di pusat, direktorat teknis Kemensos RI, serta pemda dan mitra lokal yang menjadi mitra pelaksana program di lapangan,” Adhy Karyono menambahkan.

Turut hadir di acara tersebut, Mr Vincent Piket, Ambassador European Union for Indonesia; Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef Nae Soi. 

Juga, perwakilan K/L Pusat: Bappenas, Kementerian Kesehatan dan BNPB; Perwakilan Pemerintah dan Instansi Daerah Kabupaten /Kota D.I. Yogyakarta dan Provinsi Nusa Tenggara Timur; Perwakilan organisasi masyarakat sipil dan organisasi penyandang disabilitas nasional maupun internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Raturan Warga Pontianak Antre Ambil Bantuan Tunai Rp 600 Ribu di Kantor Pos

Raturan Warga Pontianak Antre Ambil Bantuan Tunai Rp 600 Ribu di Kantor Pos

Kalbar | Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:50 WIB

Di Masa Covid-19, Pemerintah Berupaya Tekan Peningkatan Angka Kemiskinan

Di Masa Covid-19, Pemerintah Berupaya Tekan Peningkatan Angka Kemiskinan

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:14 WIB

Optimisme Jadi Syarat agar Indonesia Keluar dari Krisis Pandemi Covid-19

Optimisme Jadi Syarat agar Indonesia Keluar dari Krisis Pandemi Covid-19

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2020 | 08:34 WIB

Selama Pandemi, Kemensos akan Perluas Target Penerima Manfaat

Selama Pandemi, Kemensos akan Perluas Target Penerima Manfaat

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2020 | 08:02 WIB

Mensos Bagikan Bantuan Sosial Tunai ke Buruh Pasir di Bali

Mensos Bagikan Bantuan Sosial Tunai ke Buruh Pasir di Bali

News | Minggu, 18 Oktober 2020 | 17:16 WIB

Parah! Dana Bantuan Covid-19 Hingga Gaji Pegawai Desa Ditilep Bendahara

Parah! Dana Bantuan Covid-19 Hingga Gaji Pegawai Desa Ditilep Bendahara

Banten | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 19:42 WIB

Terkini

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:03 WIB

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:55 WIB

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:42 WIB

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:10 WIB

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:00 WIB

×