Tolak UU Ciptaker, Alumni UI: Pemerintah Bukannya Maju Malah Mundur ke Orba

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 28 Oktober 2020 | 15:31 WIB
Tolak UU Ciptaker, Alumni UI: Pemerintah Bukannya Maju Malah Mundur ke Orba
Sejumlah massa yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Alumni Universitas Indonesia (IKB UI) ikut demo tolak UU Omnibus Cipta Kerja di area Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2020). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Sejumlah massa yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Besar Alumni Universitas Indonesia (IKB UI) ikut demo tolak UU Omnibus Cipta Kerja di area Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2020). Mereka turut menyampaikan orasinya yang mengkritik pemerintahan Jokowi-Maruf.

Awalnya salah satu perwakilan dari IKB UI menyampaikan orasinya melalui mobil komando yang dibawa rombongan massa mahasiswa. Orator menyampaikan bahwa IKB UI hadir bersama-sama mahasiswa lantaran merasa resah satu tahun pemerintahan Jokowi-Maruf justru alami kemunduran.

"Kita lihat pemerintahan ini bukannya maju malah mundur seperti orde baru," kata salah satu orator dari atas mobil komando di lokasi.

Menurutnya, kemunduran itu ditandai dengan membuat kebijakan seperti UU Omnibus Law Cipta Kerja dengan mengabaikan sila keempat dalam Pancasila.

"Namun faktanya hampir tidak ada permusyaratan perwakilan dalam setiap mengambil kejiakan pemerintah dan DPR," ungkapnya.

Padahal menurutnya, UU Omnibus Law Cipta Kerja telah mendapatkan suara penolakan dari berbagai kalangan. Termasuk, kata dia, ormas-ormas besar seperti NU dan Muhammadiyah.

"Sudah sepatutnya kita menuntut keadilan saat ini. Tapi perbedaan pendapat jangan ditanggapi dengan tindakan penangkapan, itu sangat tidak wajar," tuturnya.

Selain orasi, para massa yang tergabung dalam IKB UI ini juga membawa sejumlah atribut seperti poster-poster bertuliskan kalimat penolakan terhadap UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Sementara itu hingga kekinian massa mahasiswa masih berkumpul di area Patung Kuda Arjuna Wijaya. Massa mahasiswa terus menerus berdatangan ke lokasi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Personel TNI-Polri dan Kawat Berduri Hadang Demo Mahasiswa Kepri

Ratusan Personel TNI-Polri dan Kawat Berduri Hadang Demo Mahasiswa Kepri

Batam | Rabu, 28 Oktober 2020 | 15:06 WIB

Massa Buruh Balik Kanan, Mahasiswa Masih Demo Tolak UU Ciptaker

Massa Buruh Balik Kanan, Mahasiswa Masih Demo Tolak UU Ciptaker

News | Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:58 WIB

Demo Tolak UU Ciptaker di Patung Kuda, Mahasiswa Ultimatum Jokowi - Ma'ruf

Demo Tolak UU Ciptaker di Patung Kuda, Mahasiswa Ultimatum Jokowi - Ma'ruf

News | Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:25 WIB

Paha Mulus Dinar Candy Dibawa-bawa di Demo Mahasiswa Protes UU Cipta Kerja

Paha Mulus Dinar Candy Dibawa-bawa di Demo Mahasiswa Protes UU Cipta Kerja

Jakarta | Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:14 WIB

Balon Udara Bertuliskan 'Jokowi-Amin Gagal' Muncul di Tengah Massa Aksi

Balon Udara Bertuliskan 'Jokowi-Amin Gagal' Muncul di Tengah Massa Aksi

News | Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:48 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×