Relawan Pengurus Pasien Covid-19 Miliki Banyak Tantangan, Ini Suka Dukanya

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 07 November 2020 | 16:19 WIB
Relawan Pengurus Pasien Covid-19 Miliki Banyak Tantangan, Ini Suka Dukanya
Milly dan Wina, relawan di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta. (Dok : Kemensos)

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Juliari Batubara pernah menyampaikan, pekerja sosial diharapkan dapat bekerja sama dengan semua unsur dalam komunitas untuk mengadvokasi pentingnya penanaman nilai sosial di masyarakat. Mereka seyogyanya dapat membantu meringankan dampak pandemi Covid-19 dari sisi psikososial, dengan mengembangkan pemberdayaan dan relasi berkelanjutan antara orang dengan lingkungan sosialnya.

Di masa pandemi, para pekerja sosial tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan satu tujuan yang sama, yakni memberikan dukungan psikososial bagi masyarakat terdampak Covid-19. Dua diantaranya adalah Milly dan Wina, pekerja sosial senior asal Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung, yang mengabdi sebagai relawan di Rumah Sakit Darurat COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

Keduanya mengaku bangga sekaligus tertantang saat ditugaskan di rumah sakit khusus penanganan Covid-19 bersama 414 pekerja sosial lainnya.

“Ada motivasi tersendiri saat mendaftarkan diri sebagai relawan di Wisma Atlet. Mulanya di luar ekspektasi, namun ketika sudah bergabung, saya bersyukur bisa mendapatkan pengalaman luar biasa yang mungkin tidak bisa didapatkan oleh orang lain,” tutur Wina.

Di awal penugasan, Milly dan Wina hanya melakukan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) terhadap tenaga medis dan non medis. Namun seiring berjalannya waktu, LDP juga dirasa perlu diberikan kepada pasien kelompok rentan (anak-anak, remaja dan lansia), keluarga pasien dan masyarakat di lingkungan tempat tinggal pasien.

Berkolaborasi dengan Tim Psikolog dan Keperawatan, Pekerja Sosial RSDC Wisma Atlet melakukan berbagai kegiatan terprogram dan terstrukur guna meringankan beban psikososial akibat pandemi Covid-19, antara lain visitasi (sharing session), rekreasional (fun games), dan relaksasi (self-healing).

“Kegiatan-kegiatan tersebut berfungsi sebagai ruang komunikasi untuk menyampaikan segala keluh kesah sekaligus sarana hiburan karena tenaga medis dan non medis serta pasien mungkin merasa jenuh dan stress selama bekerja maupun menjalani karantina,” terang Milly.

Setelah dinyatakan negatif Covid-19, penyintas di RSDC Wisma Atlet kerap mengalami kecemasan untuk kembali ke tempat tinggal mereka. Mereka merasa dirinya dan keluarganya tidak akan diterima oleh lingkungan di sekitar tempat tinggal akibat stigma sosial yang melekat sebagai penyintas Covid-19.

Untuk mengatasi hal tersebut, pekerja sosial RSDC Wisma Atlet akan merujuk penyintas Covid-19 ke shelter sementara di Balai Rehabilitasi Sosial “Mulya Jaya”, sembari melakukan pendampingan psikososial dan asesmen bagi penyintas dan keluarganya.

Selain itu, pekerja sosial RSDC Wisma Atlet bekerja sama dengan pekerja sosial di luar area RSDC Wisma Atlet memberikan edukasi kepada masyarakat di lingkungan tempat tinggal pasien yang mengalami penolakan serta menyalurkan bantuan kepada keluarga pasien yang mengalami hambatan dalam memenuhi kebutuhan dasar.

“Setelah asesmen melalui telepon, rata-rata penyintas batal menempati shelter sementara, karena mereka tidak lagi merasa ragu untuk kembali ke rumah,” kata Milly.

Salah satu tantangan terbesar pekerja sosial dalam memberikan LDP di masa pandemi Covid-19 adalah stigma sosial yang tidak hanya dikaitkan dengan pasien maupun penyintas, tetapi juga relawan medis dan non medis yang terjun langsung menangani dampak Covid-19.

“Stigma sosial disebabkan oleh ketidaktahuan dan ketidakpahaman seseorang, terlepas dari level pendidikan maupun profesinya, sehingga diperlukan adanya edukasi dan pemahaman tentang pandemi Covid-19,” ujar Milly.

Padahal, kata Milly, proses untuk menjadi relawan di RSDC Wisma Atlet cukup ketat.

“Relawan medis dan non medis wajib negatif Covid-19, maka kami diharuskan mengikuti medical check-up sebelum dan sesudah bertugas di Wisma Atlet. Saat bertugas, kami juga harus selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan mematuhi protokol kesehatan,” jelas Milly.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Jenazah Pasien Covid-19 Bola Matanya Bercucuran Darah

Heboh Jenazah Pasien Covid-19 Bola Matanya Bercucuran Darah

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2020 | 16:56 WIB

Ini Dia 6 Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan 2020

Ini Dia 6 Tokoh Bakal Dianugerahi Gelar Pahlawan 2020

News | Jum'at, 06 November 2020 | 16:26 WIB

Viral Keluarga Sobek Kafan Jenazah Diduga Covid-19, Mata Berlumur Darah

Viral Keluarga Sobek Kafan Jenazah Diduga Covid-19, Mata Berlumur Darah

Batam | Jum'at, 06 November 2020 | 15:51 WIB

Bikin Ucapan Hari Pahlawan? Jangan Lupa Download Logo Hari Pahlawan 2020

Bikin Ucapan Hari Pahlawan? Jangan Lupa Download Logo Hari Pahlawan 2020

Jatim | Jum'at, 06 November 2020 | 13:07 WIB

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Isolasi Covid-19 di Pontianak Ditambah

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Isolasi Covid-19 di Pontianak Ditambah

Kalbar | Jum'at, 06 November 2020 | 10:29 WIB

Download Logo Hari Pahlawan 2020 di Sini, Cocok untuk Gambar Ucapan Selamat

Download Logo Hari Pahlawan 2020 di Sini, Cocok untuk Gambar Ucapan Selamat

News | Kamis, 05 November 2020 | 19:25 WIB

Terkini

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

Curhat Warga Pinggir Rel ke Prabowo soal Relokasi: Asal Jangan Neko-neko dan Bukan Cuma Katanya

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:05 WIB

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

DPR Desak Transparansi Serangan di Lebanon: Jangan Sampai Kematian Prajurit TNI Tanpa Kejelasan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:01 WIB

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

Saluran Limbah Teras Malioboro Meledak, Tiga Wisatawan Asal Bengkalan Terluka

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:52 WIB

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

Donald Trump Secara Terbuka Isyaratkan Ingin Ambil Minyak Iran dan Rebut Pulau Kharg

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:45 WIB

Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan

Kejagung Hormati Sikap DPR, Tegaskan Proses Hukum Amsal Sitepu Tetap Berjalan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:42 WIB

Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal

Komnas HAM Nilai Kasus Andri Yunus Penuhi Unsur Pelanggaran HAM, Tapi Tunggu Keputusan Internal

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:35 WIB

'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis

'Brownis Jaksa' Jadi Sorotan, Kejagung Bantah Intimidasi Amsal Sitepu: Itu Program Humanis

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:29 WIB

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:11 WIB

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:09 WIB

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:07 WIB