Negara Terbelah dan Keluarga Terpecah di Tengah Persaingan Trump-Biden

Siswanto | BBC | Suara.com

Senin, 09 November 2020 | 11:01 WIB
Negara Terbelah dan Keluarga Terpecah di Tengah Persaingan Trump-Biden
BBC

Suara.com - Persaingan sengit antara Donald Trump dan Joe Biden dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2020 berdampak pada terpecahnya masyarakat di negara tersebut.

Dalam pidatonya di Delaware, Jumat (06/11), calon presiden Joe Biden menegaskan tujuan pemilu ini "bukanlah menciptakan permusuhan tanpa berhenti, tapi menyelesaikan masalah".

Ia kemudian mengajak seluruh masyarakat AS bersatu.

"Kita mungkin lawan, tapi kita bukan musuh, kita adalah warga Amerika. Mari buang kemarahan. Saatnya bersatu sebagai bangsa dan pulih," katanya.

Di luar Gedung Putih, para pendukung Biden pada Sabtu (07/11) berkumpul sembari berharap bahwa kandidat dari Partai Demokrat itu akan menang.

Suasananya begitu meriah dan riang, mengingat Biden saat itu telah unggul di beberapa negara bagian kunci pertarungan.

Di tengah keriangan tersebut, seorang demonstran duduk di sebelah sebuah papan besar bertuliskan: "Stop Membenci Satu Sama Lain Karena Anda tidak Sependapat".

Demonstran itu bernama Don Folden. Menurutnya, AS kini terbelah dan mengalami disfungsi.

"Ada sejumlah keluarga yang tidak mau bicara satu sama lain. Saya ingin Biden menyatukan kami. Dan dia tidak lagi perlu pelatihan kerja. Kini Amerika menjadi bahan tertawaan dunia dan kami ingin seseorang membersihkannya," papar Folden kepada wartawan BBC di AS, Laura Trevelyan.

Lebih dari 1.000 kilometer dari tempat Folden duduk, terdapat Maya yang tinggal di Negara Bagian Georgia.

Maya, warga Indonesia yang telah bermukim di Amerika Serikat sejak 2003, menceritakan polarisasi masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya amat nyata.

"Saya lihat satu rumah itu bisa membuat demarkasi seperti di daerah saya. Saya lihat yang terakhir itu, di halaman rumah mereka juga tampak perpecahan. Misalnya, bapaknya memilih Trump/Pence, anaknya memilih Biden/Kamala. Mereka bikin demarkasi dan pasang gambar masing-masing [capres]. Yang bingung ibunya, mau ikut suami atau anaknya?

"Itu salah satu kecil saja. Dalam satu rumah pun perbedaan politiknya terlihat sangat jelas," kata Maya kepada wartawan BBC News Indonesia, Rohmatin Bonasir.


Ketegangan antarlapisan masyarakat di AS

Lindy Backues, profesor madya di Eastern University, Philadelphia, pernah tinggal di Indonesia selama 18 tahun.

Seperti dituturkan kepada wartawan BBC News Indonesia, Rohmatin Bonasir, Lindy Backues menjabarkan bahwa pendukung setia Trump umumnya adalah warga kulit putih dari kawasan pedesaan, sedangkan pendukung Biden umumnya warga perkotaan.

"Ketegangan masyarakat tidak seburuk ini sebelumnya. Tidak berarti tidak ada, karena memang 20, 30,40 tahun yang lalu kita harus sadari bahwa orang kulit hitam, orang kulit cokelat, para imigran, biasanya suara mereka waktu itu tidak didengarkan.

"Saat itu, orang kulit putih - dan memang saya sebagai bagian dari mereka - lebih cenderung untuk paling berkuasa. Jadi tidak ada ketegangan waktu itu karena hanya cuma ada satu kelompok yang menguasai segalanya.

"Sekarang ini, walaupun tegang dan sangat memprihatinkan keadaan yang kita hadapi sekarang ini, itu juga menandai bahwa kita ada suksesnya juga karena lebih banyak orang dari kelompok-kelompok yang lainnya, yang tidak semuanya kelihatan seperti saya orang kulit, mulai didengarkan.

"Tetapi prosesnya untuk membiarkan mereka bersuara, justru itu yang mendatangkan oposisi dari orang desa."


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas! Biden Ogah Mundur dari Pencalonan Pilpres 2024 Walau Dipaksa Gegara Tampil Buruk

Tegas! Biden Ogah Mundur dari Pencalonan Pilpres 2024 Walau Dipaksa Gegara Tampil Buruk

News | Kamis, 04 Juli 2024 | 13:00 WIB

Terkini

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:44 WIB

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 18:19 WIB

Fakta-fakta  Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:57 WIB

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:33 WIB

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:13 WIB

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 17:11 WIB

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:50 WIB

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

Cerita Warga di Mereudu Gotong Royong Bareng Pemerintah dalam Pemulihan Pasca Bencana

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:35 WIB

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak  Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

Jejak Berdarah Pulan Wonda: Anggota OPM Penembak Jenderal Tito Karnavian Ditangkap di Puncak Jaya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan

Innova Venturer Ringsek Tak Berbentuk Dihantam KRL di Bogor, Sopir Raib Misterius Usai Tabrakan

News | Jum'at, 03 April 2026 | 16:05 WIB