Peneliti Politik Indonesia Kritik Aubrey Jewett Profesor Politik Amerika

Siswanto

Rabu, 11 November 2020 | 12:32 WIB
Peneliti Politik Indonesia Kritik Aubrey Jewett Profesor Politik Amerika
Debat capres AS, Donald Trump dan Joe Biden. (VOA Indonesia)

Suara.com - Peneliti politik Amerika Jerry Massie mengkritik pernyataan Aubrey Jewett, seorang profesor ilmu politik dari Universitas Florida bagian Tengah, yang menyatakan kasus presidential election 2020 di Amerika berbeda dengan tahun 2000 lalu.

Jerry menilai hal itu bagian intimidasi politik agar Donald Trump tak membawa persoalan pemilu ke ranah hukum.

Jerry menyontohkan di Wisconsin tahun 2016 silam. Awalnya, Trump kalah dan diajukan recount baik dari Jill Stein dari partai hijau dan secara evidensia Trump menang.

"Di negara bagian ini adalah tempat lahirnya partai Republik pada tahun 1858, dipersoalkan terkait 20 ribu suara. Tapi dari tim Trump harus membayar 2 Juta dollar dari $3,5 juta," kata alumni American Global University kepada Suara.com, Rabu (11/11/2020).

"Secara legal standing and morality saya nilai Trump sudah benar. Dirinya mau penghitungan suara legal count bukan ilegal count. Contoh, dugaan pembuangan 200 ribu suara di Michigan dan ribuan pemilih ilegal di Arizona sampai laporan di Rhode Islands," kata Jerry.

"Wilayah ini kan basisnya Partai Republik, nah secara bukum Supreme Court yang akan menjawab."

"Selanjutnya menurut Barry Richard pengacara George Bush yang dipersoalkan suara rusak, tapi ini kan dua sistem pemilihan yakni lewat pos dan langsung," kata Jerry.

Jadi, kata Jerry, dengan menggunakan aturan baru yang secara aspek probabilitas election pasti terjadi error and mistake, misalkan pengelembungan sampai ke suara ganda. Yang menguasai senat Partai Republik, kata Jerry, tak mungkin mereka tinggal diam.

Selanjutnya, kata dia, kalau mau honest and fair presidential election (pemilihan presiden yang jujur dan adil) jika di komplain dan meminta penghitungan ulang contoh di Georgia di bawah satu persen dan Wisconsin di bawah 0,5 persen ditanggung federal setempat dan selisih disana sekitar 0,7 persen.

baca juga

"Beda dengan Nevada yang mana petahana dan penantang membawanya ke Mahkamah Agung di negara bagian itu," kata Jerry.

Menurut Jerry, masalah gugatan hukum tak perlu diributkan, menggunakan rumus sebab-akibat tak mungkin tak ada sebab. Menurut pemimpin mayoritas senat Mitch McConnell saat berpidato di Kentucky, dia melihat Wakil Presiden Gore menguras sistem hukum dan menunggu untuk menyerah sampai Desember.

"Saya setuju de,ngan pernyataan mantan capres Partai Republik 2016 lalu dan senator di Florida Marco Rubio yang mengungkapkan dan terus ada akibat," katanya. "Salah satu cara agar pemilu ini dapat diterima secara luas, yang kami butuhkan adalah melalui proses pasca pemilu baik Demokrat dan Republik telah menggunakan UU."

Jerry melontarkan kritikan terhadap sejumlah profesor politik yang terlalu apatis dan skeptis.

"Mereka hanya melihat proses yang terjadi tanpa membaca terjadi fraud and cheating atau tidak. Politik itu segala cara akan dilakukan untuk mencapai puncak. Saya sudah analisis dan kaji jauh-hauh ini selain pemilihan ulang, maka akan di bawah ke Supreme Court," kata dia.

Jadi, kata Jerry, menang belum tentu menang, begitu pula kalah belum tentu kalah. Misalkan, pemilihan di Nebraska dan Maine dari 4 Electoral College 3 diberikan pada pemenang dan satu jatah kepada yang kalah. Jadi winners takes-all-system in every state tak berlaku di dua negara bagian ini. Kalau New York 29 electoral college dan Texas 38 maka yang kalah tak dapat kursi.

"Saya nilai bisa saja terjadi kejutan di Supreme Court lantaran 6 dari konservatif dan 3 dari liberal.  Publik harus menunggu sampai proses gugatan hukum selesai. Preaiden Rusia Vladimir Putin belum menyampaikan ucapannya kepada Joe Biden dia pun menunggu sampai acara Innaguration," kata Jerry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

KPK Peringatkan Menteri ATR Nusron Wahid Tak Ulur Waktu di Kasus Korupsi Summarecon

KPK Peringatkan Menteri ATR Nusron Wahid Tak Ulur Waktu di Kasus Korupsi Summarecon

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Pebalap Astra Honda Siap Unjuk Gigi di Seri Mandalika

Pebalap Astra Honda Siap Unjuk Gigi di Seri Mandalika

Otomotif | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Ratu Player Tobat! Upaya Asya Mengejar Ketua Kelas di Play with Players

Ratu Player Tobat! Upaya Asya Mengejar Ketua Kelas di Play with Players

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan

Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Mengapa Dasar Laut Penting dalam Menjaga Keseimbangan Sistem Bumi? Peneliti Ungkap Hal Ini

Mengapa Dasar Laut Penting dalam Menjaga Keseimbangan Sistem Bumi? Peneliti Ungkap Hal Ini

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Rakit Sepeda Kalcer Sendiri Butuh Biaya Berapa ? Ini Kisaran dan Rinciannya

Rakit Sepeda Kalcer Sendiri Butuh Biaya Berapa ? Ini Kisaran dan Rinciannya

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:28 WIB

Ada Isu Pemakzulan Wapres, Nasdem Pilih Diam Dulu Sikapi Polemik Ijazah Gibran

Ada Isu Pemakzulan Wapres, Nasdem Pilih Diam Dulu Sikapi Polemik Ijazah Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad

Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad

Sulsel | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Nekat! Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Disulap Jadi Sarang Judi Online

Nekat! Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Disulap Jadi Sarang Judi Online

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Tren Joki Baca Buku: Melorotnya Literasi atau Jadi Ladang Cuan Kutu Buku?

Tren Joki Baca Buku: Melorotnya Literasi atau Jadi Ladang Cuan Kutu Buku?

Your Say | Kamis, 08 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×