Update 18 November, RSD Wisma Atlet Rawat 2.650 Pasien Positif Covid-19

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 18 November 2020 | 11:45 WIB
Update 18 November, RSD Wisma Atlet Rawat 2.650 Pasien Positif Covid-19
Penampakan Gedung RSD Wisma Atlet, Kemayoran, Jakpus. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat bertambah sebanyak 129 orang, kini total ada 2.650 orang pada Rabu (18/11/2020).

Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan atau Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian memaparkan jumlah pasien positif covid-19 tanpa gejala yang berada di tower 4 dan 5 bertambah 69 orang.

"Pasien di Tower 4 dan 5 berjumlah 932 orang terdiri dari 486 pria, 446 wanita. Semula 863 orang, bertambah 69 orang," kata Aris dalam keterangannya, Rabu (18/11/2020).

Sementara pasien dengan gejala ringan dan sedang yang dirawat di tower 6 dan 7 bertambah sebanyak 60 orang.

"Pasien terkonfirmasi positif di tower 6 dan 7 sebanyak 1.718 orang (828 pria, 890 wanita), semula 1.658 orang, bertambah 60 orang," ujarnya.

Sejak beroperasi 23 Maret, RSD Wisma Atlet telah didatangi berbagai kategori pasien Covid-19 hingga jumlahnya mencapai 39.707 orang.

Aris menyebut sebanyak 37.924 orang telah keluar dari RSD Wisma Atlet, yaitu karena sembuh sebanyak 37.364 orang, dirujuk ke RS lain sebanyak 452 orang, dan meninggal delapan orang.

RSKI Pulau Galang

Aris juga melaporkan perkembangan jumlah pasien di Rumah Sakit Khusus Infeksi atau RSKI Pulau Galang, Kepulauan Riau, yang kini merawat inap sebanyak 330 orang.

baca juga

"Pasien yang terkonfirmasi positif di RSKI Pulau Galang bertambah 15 orang dari hari sebelumnya 315 menjadi total 330 orang," ucap Aris.

Sejak beroperasi 12 April, RSKI Galang telah mendapat kunjungan pasien sebanyak 4.958 orang, 4.628 orang di antaranya telah pulang karena sembuh (2.384 orang), dirujuk ke RS lain (19 orang), pasien suspek yang selesai perawatan (2.225 orang), dan yang meninggal dunia nihil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPOM Ungkap Alasan Izin Vaksin Covid-19 Gagal Terbit Desember, Kenapa?

BPOM Ungkap Alasan Izin Vaksin Covid-19 Gagal Terbit Desember, Kenapa?

Health | Rabu, 18 November 2020 | 11:43 WIB

Gelar Mabar ML, DPR Khawatir Satgas Covid Disebut Tak Punya Kerjaan

Gelar Mabar ML, DPR Khawatir Satgas Covid Disebut Tak Punya Kerjaan

Jakarta | Rabu, 18 November 2020 | 11:34 WIB

Bupati Bogor, Ade Yasin Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bupati Bogor, Ade Yasin Terkonfirmasi Positif Covid-19

Jabar | Rabu, 18 November 2020 | 11:28 WIB

Dinilai Buang-buang Waktu, DPR Minta Satgas Covid-19 Hentikan Turnamen ML

Dinilai Buang-buang Waktu, DPR Minta Satgas Covid-19 Hentikan Turnamen ML

News | Rabu, 18 November 2020 | 11:17 WIB

Pemilik Anjing Berisiko Tertular Virus Corona 72 Persen, ini Sebabnya!

Pemilik Anjing Berisiko Tertular Virus Corona 72 Persen, ini Sebabnya!

Health | Rabu, 18 November 2020 | 11:05 WIB

Desak Aktivis Dibebaskan, HNW: Jangan Ada Klaster Covid-19 di Bareskrim

Desak Aktivis Dibebaskan, HNW: Jangan Ada Klaster Covid-19 di Bareskrim

News | Rabu, 18 November 2020 | 10:30 WIB

Studi MCRI: Tanpa Infeksi, Anak Terpapar Covid-19 Tetap Kembangkan Antibodi

Studi MCRI: Tanpa Infeksi, Anak Terpapar Covid-19 Tetap Kembangkan Antibodi

Health | Rabu, 18 November 2020 | 10:39 WIB

Terkini

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:47 WIB

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:33 WIB

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Riau | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:29 WIB

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Keluarga Eks-Napiter Terjebak Stigma, Deradikalisasi Dinilai Tak Cukup Sasar Pelaku

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:14 WIB

×