Studi MCRI: Tanpa Infeksi, Anak Terpapar Covid-19 Tetap Kembangkan Antibodi

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Rabu, 18 November 2020 | 10:39 WIB
Studi MCRI: Tanpa Infeksi, Anak Terpapar Covid-19 Tetap Kembangkan Antibodi
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak di suatu keluarga Austraslia mengembangkan antibodi Covid-19 bahkan sebelum tertular Sars-Cov-2. Hal ini ditunjukkan dalam penelitian yang dipimpin oleh Murdoch Children's Research Institute (MCRI).

Melansir dari Medicaxpress, penelitian ini diterbitakan di Nature Communications. Studi menunjukkan bahwa anak-anak ini mengembangkan respons kekebalan Covid-19 setelah terpapar virus SARS-CoV-2 dari orangtua mereka namun tidak mengembangkan infeksi.

Meskipun kontak dekat dengan orangtua yang terinfeksi, anak-anak tersebut berulang kali dites dan menunjukkan hasil negatif untuk Covid-19. Padahal salah satu anak dari keluarga tersebut tidur bersama kedua orangtuanya yang terinfeksi.

Dokter Shidan Tosif dari MCRI mengatakan dibandingkan dengan orang dewasa, anak-anak dengan Covid-19 biasanya memiliki infeksi yang sangat ringan atau tanpa gejala. Tetapi perbedaan mendasar antara tanggapan kekebalan anak-anak dan orang dewasa terhadap virus tetap tidak jelas.

Studi tersebut mengamati profil kekebalan dalam keluarga Melbourne, Australia  yang terdiri dari dua orangtua dengan gejala Covid-19 dan tiga anak usia sekolah dasar mereka. Sebelum Covid-19 terjadi di Australia, para orangtua menghadiri pernikahan antarnegara tanpa anak.

Setelah kembali, mereka mengalami batuk, hidung mampet, demam dan sakit kepala. Semua anggota keluarga dengan gejala akhirnya direkrut untuk studi penelitian.

Sampel termasuk darah, air liur, usap hidung dan tenggorokan, feses dan urin dikumpulkan dari keluarga setiap 2 hingga 3 hari.

Para peneliti menemukan adanya antibodi spesifik SARS-CoV-2 dalam air liur semua anggota keluarga, namun tidak semuanya positif Covid-19.

“Anak bungsu yang tidak menunjukkan gejala sama sekali, memiliki respons antibodi terkuat,” kata Dokter Melanie Neeland dari MCRI.

baca juga
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)

"Meskipun respons sel kekebalan aktif pada semua anak, tingkat sitokin, pembawa pesan molekuler dalam darah yang dapat memicu reaksi peradangan tetap rendah. Ini sesuai dengan gejala ringan atau tanpa gejala," imbuhnya.

Dokter Tosif mengatakan bahwa sementara semua anggota keluarga pulih sepenuhnya tanpa memerlukan perawatan medis, sayangnya tim masih belum bisa memastikan berapa lama mereka akan terlindungi dari infeksi ulang.

"Menyelidiki tanggapan kekebalan terhadap SARS-CoV-2 di semua kelompok umur adalah kunci untuk memahami kerentanan penyakit, perbedaan keparahan, dan kandidat vaksin," kata Associate Professor MCRI Nigel Crawford.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Covid-19 Gelar Mabar ML, DPR: Masih Darurat Jangan Leha-leha

Satgas Covid-19 Gelar Mabar ML, DPR: Masih Darurat Jangan Leha-leha

News | Rabu, 18 November 2020 | 09:47 WIB

Wow! Obat Kumur Diklaim Membunuh Covid-19 dalam 30 Detik

Wow! Obat Kumur Diklaim Membunuh Covid-19 dalam 30 Detik

Tekno | Rabu, 18 November 2020 | 09:43 WIB

Bukan Batuk, Ini Tiga Gejala Covid-19 Paling Umum pada Anak-Anak

Bukan Batuk, Ini Tiga Gejala Covid-19 Paling Umum pada Anak-Anak

Health | Rabu, 18 November 2020 | 09:58 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×