Gunung Ili Lewotolok Siaga, Kepala BNPB sudah Tiba di Nusa Tenggara Timur

Fabiola Febrinastri

Rabu, 02 Desember 2020 | 10:23 WIB
Gunung Ili Lewotolok Siaga, Kepala BNPB sudah Tiba di Nusa Tenggara Timur
Kepala BNPB, Doni Monardo, tiba di NTT. (Dok : BNPB)

Suara.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo sudah tiba di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan kenaikan status Gunung Ili Lewotolok menjadi Level III atau Siaga setelah terjadi erupsi dan adanya peningkatan aktivitas gunung api pada Minggu (29/11/2020), Doni memberi perhatian secara khusus.

“Pak Doni sejak Senin berkegiatan di Istana Merdeka dan sejumlah aktivitas terkait kebencanaan lain, termasuk penanganan Covid-19. Tadi tengah malam, kami mendarat di Kupang dan hari ini, beliau tiba di Larantuka lanjut ke Lembata dengan helikopter. Ini komitmen hadirnya pemerintah pusat bersama pemerintah daerah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Staf Khusus Kepala BNPB, Egy Massadiah, yang turut serta bersama rombongan.

Didampingi Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef Nae Soi, anggota DPR RI, Dr M Ali Taher SH M Hum (asal Lamakera NTT), Doni Monardo menyampaikan salam dari Presiden Joko Widodo untuk masyarakat Lembata, NTT, khususnya para korban letusan Gunung Ilo Lewotolok. Pesan presiden, tetap tabah dan sabar menghadapi musibah, tidak melupakan protokol kesehatan, dan mengikuti arahan petugas kebencanaan demi keselamatan bersama.

Kepala BNPB, Doni Monardo, tiba di NTT. (Dok : BNPB)
Kepala BNPB, Doni Monardo, tiba di NTT. (Dok : BNPB)

Kunjungan Doni sesuai arahan presiden, agar BNPB terus mencermati perkembangan erupsi Gunung Ili Lewotolok. Berdasarkan laporan Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB, Senin (30/11/2020) pukul 22.00 WIB, ada 4.628 jiwa yang telah dievakuasi di 7 titik pengungsian.

“Serta merta beliau berangkat ke lokasi musibah,” ujar Egy.

Ia menambahkan, usai dari NTT, sDoni akan menuju Lumajang Jawa Timur, meninjau area terdampak lava Gunung Semeru.

Seperti halnya ketika mengunjungi lokasi pengungsian di sejumlah titik di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah, akibat erupsi Gunung Merapi, maka di Lembata pun, Doni menekankan pentingnya prosedur penyelamatan rakyat.

“Prinsipnya, keselamatan rakyat nomor satu. Selamat dari bencana gunung berapi, dan selamat dari paparan Covid-19,” kata Doni kepada wartawan di Lembata NTT.

Di daerah-daerah yang tertimpa musibah bencana alam, sejatinya memiliki ancaman ganda, yakni bencana alam dan non alam (pandemi). Dalam setiap usaha tanggap darurat atau tanggap bencana, protokol kesehatan harus masuk dalam protap kegiatan.

baca juga

“Concern Pak Doni, selain tersedianya fasilitas pengungsian yang memadai, juga dibarengi ketersediaan sarana mencuci tangan pakai sabun, ketersediaan masker, dan tempat pengungsian yang berjarak antara satu dan lainnya,” ujar Egy.

Berdasar pantauan Pos Pengamatan Gunung Api Ili Lewotolok, erupsi masih terus terjadi, dan dimungkinkan akan terjadi erupsi susulan. Senin (30/11/2020), erupsi kolom abu setinggi 700 meter dari puncak (2.123 mdpl).

Erupsi tersebut terekam oleh seismogram dengan amplitudo maksimum 24 milimeter dengan durasi kurang lebih 2 menit, 25 detik.

“Kita berharap, intensitas erupsi susulan berangsur-angsur menurun, tanpa mengurangi kewaspadaan,” tandasnya.

Sejumlah lokasi pengungsian akan ditinjau oleh Doni, deputi, dan staf BNPB.

Seperti diberitakan sebelumnya, semua warga yang berada dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Ili Lewotolok, diungsikan.

“Kehadiran pemerintah pusat dan bantuan yang diberikan, semoga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat pengungsi. BNPB juga menempatkan dua buah helikopter, salah satunya jenis Chinook untuk mendukung penyaluran bantuan ke lokasi pengungsi," pungkas Egy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erupsi Gunung Api Ili Lewotolok, Kepala BNPB ke NTT Tinjau Penanganan

Erupsi Gunung Api Ili Lewotolok, Kepala BNPB ke NTT Tinjau Penanganan

Bali | Rabu, 02 Desember 2020 | 05:41 WIB

Ketua Satgas Covid-19: Corona Tidak Akan Hilang dari Muka Bumi, Apa Sebab?

Ketua Satgas Covid-19: Corona Tidak Akan Hilang dari Muka Bumi, Apa Sebab?

Health | Selasa, 01 Desember 2020 | 17:04 WIB

Presiden Jokowi Marah Kasus Covid-19 Terus Naik, Ini Kata Satgas Covid-19

Presiden Jokowi Marah Kasus Covid-19 Terus Naik, Ini Kata Satgas Covid-19

Health | Selasa, 01 Desember 2020 | 13:09 WIB

Habib Rizieq Tak Kooperatif, Satgas Covid-19 Siap Beri Tindakan Tegas

Habib Rizieq Tak Kooperatif, Satgas Covid-19 Siap Beri Tindakan Tegas

Jabar | Minggu, 29 November 2020 | 21:00 WIB

Langgar Protokol Kesehatan, Pemerintah Siap Tindak Tegas Siapapun Orangnya

Langgar Protokol Kesehatan, Pemerintah Siap Tindak Tegas Siapapun Orangnya

Health | Minggu, 29 November 2020 | 20:08 WIB

Ketua Satgas Covid-19 Sesalkan Sikap Habib Rizieq yang Tak Kooperatif

Ketua Satgas Covid-19 Sesalkan Sikap Habib Rizieq yang Tak Kooperatif

News | Minggu, 29 November 2020 | 19:25 WIB

Terkini

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Dikepung Kabut Asap, Operasional Bandara SSK II Pekanbaru Masih Normal

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:01 WIB

Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel

Kabut Asap Karhutla Picu 52.483 Kasus ISPA di Sumsel

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 08:00 WIB

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

AI Makin Rumit Dikelola, Indosat Satukan 300 Model dalam Satu Platform

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Kabut Asap Pekat, RTH dan Taman Kota di Pekanbaru Kembali Ditutup

Kabut Asap Pekat, RTH dan Taman Kota di Pekanbaru Kembali Ditutup

Riau | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci

Status Gunung Anak Krakatau Melesat ke Level Siaga: Zona Bahaya 5 Km Dikunci

Lampung | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:48 WIB

Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling

Terjebak FYP Sampai Jam 1 Pagi? Ini Alasan Otakmu Gagal Berhenti Scrolling

Your Say | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Penjelasan KPU Soal Keabsahan Syarat Dokumen Gibran di Pemilu 2024

Penjelasan KPU Soal Keabsahan Syarat Dokumen Gibran di Pemilu 2024

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Perang Harga Logistik Bikin Waswas, Menhub Kaji Tarif Minimum Angkutan Darat

Perang Harga Logistik Bikin Waswas, Menhub Kaji Tarif Minimum Angkutan Darat

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Sustainability Tak Harus Rumit, Ini Cara Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dari Keseharian

Sustainability Tak Harus Rumit, Ini Cara Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan dari Keseharian

Lifestyle | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:11 WIB

KBRI Riyadh Minta WNI Waspada Usai Serangan Houthi Guncang Arab Saudi

KBRI Riyadh Minta WNI Waspada Usai Serangan Houthi Guncang Arab Saudi

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:08 WIB

×