CEK FAKTA: Benarkah Felix Siauw Sebut Muslim Ucapkan Natal Wajib Dipenjara?

Dany Garjito, Hernawan

Selasa, 22 Desember 2020 | 12:34 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Felix Siauw Sebut Muslim Ucapkan Natal Wajib Dipenjara?
Felix Siauw Bicara Soal Sikap Muslim saat Hari Natal (YouTube Felix Siauw).

Suara.com - Menjelang hari Natal, kerap kali muncul perdebatan tentang boleh atau tidaknya seorang muslim mengucapkan selamat Natal kepada mereka yang merayakan.

Pada 2017 lalu, beredar klaim yang menyebut Ustaz Felix Siaw mengatakan, seorang Muslim yang mengucapkan selamat Natal wajib hukumnya dipenjara. Sebab, mengucapkan selamat Natal diklaim merupakan bagian dari penistaan agama Islam.

Klaim itu beredar di berbagai platform media sosial. Di Facebook, klaim tersebut dibagikan oleh akun NKRI Harga Mati pada 20 Desember 2017. Dia mengambil sumber dari situs republiknkri.org yang kini tidak lagi bisa ditemukan.

Selain itu, situs lensa.nws.blogspot.com juga membagikan klaim serupa. Dalam situs tersebut, terdapat artikel yang terbit pada Rabu, 22 Desember 2017, berjudul "Umat Islam Yang mengucapkan 'selamat natal' Wajib Dipenjara Karena Menista Agama Islam".

Artikel itu menuliskan, muncul video Felix Siauw yang membahas soal natal dan di dalamnya terdapat tudingan-tudingan sangat berbaya.

Cek Fakta Ustaz Felix Siauw (lensa.nws.blogspot.com).
Cek Fakta Ustaz Felix Siauw (lensa.nws.blogspot.com).

Dalam artikel itu juga disertakan link video yang langsung terhubung ke video berjudul "Sikap Muslim Terhadap Natal", unggahan kanal YouTube Felix Siaw pada 16 Desember 2017.

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- Jaringan Suara.com, klaim yang menyebut Ustaz Felix Siauw mengatakan umat muslim yang mengucapkan kata 'selamat Natal' wajib dipenjarakan karena menistakan agama Islam itu keliru.

baca juga

Pasalnya, dalam videonya Felix Siauw tidak mengeluarkan pernyataan sebagaimana diklaim oleh situs tersebut.

Disimak Suara.com dari tayangan berjudul "Sikap Muslim Terhadap Natal", Felix Siauw memaparkan soal hukum mengucapkan selamat Natal.

Felix Siauw mengatakan, menjelang Desember atau hari raya umat Kristiani, orang-orang Islam sering dituding tidak toleransi.

"Setiap kali menjelang Desember, umat Islam dituding umat yang tidak bertoleransi beragama, apalagi ketika masuk penghujung desember seolah-olah kaum Muslim yang dinggap bertoleransi harus mengucapan selamat kepada hari raya agama lain," kata Felix Siauw seperti dikutip Suara.com.

Felix Siauw menjelaskan asal muasal perayaan Natal yang menurut dia dimaksudkan untuk memperingati kelahiran Yesus.

Hal ini yang kemudian kata Felix Siauw menjadi bermasalah. Sebab, umat Islam tidak meyakini Yesus sebagai Tuhan.

Felix Siauw Bicara Soal Sikap Muslim saat Hari Natal (YouTube Felix Siauw).
Felix Siauw Bicara Soal Sikap Muslim saat Hari Natal (YouTube Felix Siauw).

"Pertama saat kita membahas natal, natal hari raya umat kristiani, merayakan kelahiran Yesus, tuhan mereka. Ini kemudian menjadi suatu bermasalah karena mereka merayakan Tuhan Yesus. Sedangkan dalam Islam posisi Yesus bukan sebagai Tuhan tapi nabi dan rasul. Karena itu bertentangan dengan keyakinan Muslim," terang Felix Siauw.

"Oleh sebab itu ketika seseornag mengucapkan selamat Natal, intinya dia mengucapkan sesuatu yang berbeda dari keyakinan. Ini salah," tegasnya menambahkan.

Menurut Felix Siauw, apapun alasannya, mengucapkan atau bahkan ikut merayakan Natal tidak dibenarkan dalam Islam.

"Kalau ada yang beralasan cuma selamat, ini juga sesuatu yang sama, meski esensinya berbeda. Tapi pada intinya kita bisa mengetahui setiap tahun baru itu syiar agama. Dan kita membantu syiar agama keyakinan yang kita tidak meyakini bahwa Allah itu esa, ini tidak dibenarkan," ujarnya.

Lebih lanjut Felix Siauw memberi saran agar umat Islam tetap diam saja. Membiarkan umat Kristini beribadah sebagaimana mereka yakini.

Pasalnya, toleransi dalam kacamata Felix Siauw bukan ikut larut dalam keyakinan orang lain, tetapi berdiri dengan keyakinan sendiri, dan membiarkan orang lain tetap berpegang pada keyakinannya.

"Setiap muslim apabila menghadapi hari raya umat lain, dia berdiam diri. Dia tidak mengucapkan selamat dan tidak ikut-ikutan dalam perayaan. Ini yang disebut toleransi dalam Islam. Ulama juga bersepakat," ungkap Ustaz Felix Siauw.

"Toleransi bukan ikut larut dalam keyakinan orang lain, bukan ikut-ikutan, tapi adalah meyakini apa yang kita yakini, kita berdiri dengan apa yang kita yakini, lalu kita biarkan orang lain melakukan keyakinannya tanpa menggangu sedikit pun.
Bukan berarti kami tidak merayakan, kami tidak mengucapkan, lantas kami membenci agama anda. Tidak sama sekali, kita mengakui adanya Yesus," tandasnya.

KESIMPULAN

Dari rekaman video di atas dapat disimpulkan bahwa Ustaz Felix sama sekali tidak mengatakan umat Islam yang mengucapkan selamat Natal wajib dipenjara karena menistakan agama.

Oleh sebab itu, klaim tersebut salah dan termasuk dalam disinformasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Pemerintah Jerman Siap Bantu Bebaskan Habib Rizieq, Begini Faktanya

Kabar Pemerintah Jerman Siap Bantu Bebaskan Habib Rizieq, Begini Faktanya

Kaltim | Selasa, 22 Desember 2020 | 10:19 WIB

Dampak Covid-19, Omset Penjualan Pernak-Pernik Natal Turun

Dampak Covid-19, Omset Penjualan Pernak-Pernik Natal Turun

Sumut | Selasa, 22 Desember 2020 | 10:04 WIB

Belanja Kebutuhan Natal, Kylie Jenner Mendadak Disebut Kayak Monster

Belanja Kebutuhan Natal, Kylie Jenner Mendadak Disebut Kayak Monster

Bali | Selasa, 22 Desember 2020 | 09:33 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×