Murah dan Praktis, GeNose Bakal Diproduksi Sebanyak 5 Ribu Unit

Erick Tanjung, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 07 Januari 2021 | 17:08 WIB
Murah dan Praktis, GeNose Bakal Diproduksi Sebanyak 5 Ribu Unit
Menristek/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro (dok: Youtube/DexanTV)

Suara.com - Alat pendeteksi Covid-19 karya Universitas Gadjah Mada (UGM) yang dinamakan GeNose dapat menjadi alternatif tes murah untuk masyarakat. Produksi GeNose ditargetkan mencapai 5 ribu unit.

Menteri Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro mengatakan, bahwa GeNose sudah mengantongi izin edar pada 24 Desember 2020. GeNose bakal diproduksi melalui konsorsium dengan lima perusahaan.

"Mereka akan memproduksi massal targetnya 5 ribu pada Februari 2020 dan bisa lebih besar," kata Bambang dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Kemenko PMK pada Kamis (7/1/2021).

Bambang menyebut kalau GeNose sudah dipesan dalam jumlah banyak. Ia berharap pemesanan itu bisa dipenuhi sesuai jadwal.

Di samping itu, Bambang juga memperkenalkan alat rapid test yang dibuat oleh Universitas Padjajaran (Unpad). Alat rapid test tersebut juga sudah memperoleh izin edar pada awal November 2020.

"Saat ini sudah bisa produksi 500 unit per bulan. Jadi untuk memenuhi kebutuhan rapid antigen," ujarnya.

GeNose Jadi Alat Pendeteksi Covid-19 Murah nan Praktis

Bambang menyebut GeNose bisa digunakan masyarakat dengan biaya Rp15 hingga Rp20 ribu saja. Selain itu, cara mendeteksinya pun cukup praktis yakni hanya dengan menghembuskan nafas.

Ia membandingkan GeNose yang diproduksi oleh UGM Yogyakarta tersebut dengan alat pendeteksi Covid-19 lainnya seperti tes rapid dan tes antigen. Kedua alat tersebut digunakan kepada masyarakat dengan cara diambil darahnya dan swab.

baca juga

"Cuma bedanya kalau ada rapid test yang antibodi ambil darah, rapid test antigen mengambil swab kita, kalau yang ini memakai hembusan nafas kita," tutur Bambang.

Meski hanya mengandalkan hembusan nafas, namun Bambang menjamin akan keakuratannya. Melalui uji validasi, tingkat sensitivas GeNose mencapai sekitar 92 persen dan tingkat spesifitas mencapai 95 persen.

Selain itu, Bambang juga mengatakan kalau biaya penggunaan GeNose sangat terjangkau untuk masyarakat yakni hanya sekitar Rp15-20 ribu.

Selama ini, biaya rapid test antigen-swab di Pulau Jawa dipatok Rp250 ribu untuk batas termahal. Sementara untuk wilayah pulau Jawa ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI sebesar Rp275 ribu untuk batas paling mahal.

Bambang menerangkan bahwa satu unit GeNose itu dijual senilai Rp62 juta dan bisa digunakan 100 ribu kali. Biaya operasionalnya pun terbilang murah lantaran hanya membutuhkan Rp600 untuk pemeriksaan dan Rp7.000 untuk plastik penyimpan hembusan nafas serta hepa filter.

"Kalau dihitung, satu orang yang menggunakan alat dengan perhitungan itu, maka kalau ini misalkan dilakukan untuk keperluan rapid test orang per orang perkiraannya kisaran Rp15-20 ribu. Jadi jauh lebih murah dibanding rapid test yang ada," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Murah Banget! Alat Deteksi Covid-19 Ini Rp 15-20 Ribu, Mau?

Murah Banget! Alat Deteksi Covid-19 Ini Rp 15-20 Ribu, Mau?

Sumut | Kamis, 07 Januari 2021 | 16:57 WIB

Menristek: Alat rapid test GeNose Akurat dan Terjangkau Bagi Masyarakat

Menristek: Alat rapid test GeNose Akurat dan Terjangkau Bagi Masyarakat

Sumbar | Kamis, 07 Januari 2021 | 16:40 WIB

GeNose, Alat Deteksi Covid-19 Hanya Rp15-20 Ribu

GeNose, Alat Deteksi Covid-19 Hanya Rp15-20 Ribu

News | Kamis, 07 Januari 2021 | 16:27 WIB

Terkini

Bupati Bengkalis Resmi Perpanjang Masa Jabatan 75 Kepala Desa

Bupati Bengkalis Resmi Perpanjang Masa Jabatan 75 Kepala Desa

Riau | Selasa, 01 September 2026 | 12:08 WIB

Perry Warjiyo Ucapkan Selamat ke Destry Damayanti Usai Dipilih jadi Gubernur BI

Perry Warjiyo Ucapkan Selamat ke Destry Damayanti Usai Dipilih jadi Gubernur BI

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 12:07 WIB

Penjualan Kompor Gas Kaca Tumbuh di Tengah Ekonomi Tak Pasti, Layanan Purna Jual Diperkuat

Penjualan Kompor Gas Kaca Tumbuh di Tengah Ekonomi Tak Pasti, Layanan Purna Jual Diperkuat

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 12:06 WIB

Puan Maharani di HUT DPR ke-81: Kritik Rakyat Itu Pendorong untuk Berbenah Diri

Puan Maharani di HUT DPR ke-81: Kritik Rakyat Itu Pendorong untuk Berbenah Diri

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:06 WIB

Resmi! Extraordinary Woo Diremake Jepang Jadi Extraordinary Attorney Minami

Resmi! Extraordinary Woo Diremake Jepang Jadi Extraordinary Attorney Minami

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 12:05 WIB

Emil Audero Dapat Kabar Buruk Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Menit Bermain Terancam Lenyap

Emil Audero Dapat Kabar Buruk Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Menit Bermain Terancam Lenyap

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 12:04 WIB

Perry Warjiyo Ucapkan Selamat ke Destry Damayanti Usai Dipilih jadi Gubernur BI

Perry Warjiyo Ucapkan Selamat ke Destry Damayanti Usai Dipilih jadi Gubernur BI

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 12:04 WIB

Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini

Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini

Entertainment | Selasa, 01 September 2026 | 12:00 WIB

The Dog Stars: Dunia Pascakiamat yang Indah, Sunyi, Sekaligus Menyedihkan

The Dog Stars: Dunia Pascakiamat yang Indah, Sunyi, Sekaligus Menyedihkan

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 12:00 WIB

Tak Lagi Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Bakal Terbang ke Amerika Urus Misi Global

Tak Lagi Jadi Ketum PBNU, Gus Yahya Bakal Terbang ke Amerika Urus Misi Global

News | Selasa, 01 September 2026 | 11:57 WIB

×