5 Penyebab Banjir Bandang

Rifan Aditya

Rabu, 20 Januari 2021 | 12:29 WIB
5 Penyebab Banjir Bandang
Penyebab Banjir Bandang - Warga melihat permukiman yang terdampak banjir bandang di Kampung Gunung Mas, Tugu Selatan, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/1/2021). [ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya]

Suara.com - Banjir bandang melanda wilayah Gunung Mas, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor pada Selasa (19/1/2021) pagi. Bagaimana bisa banjir bandang melanda kawasan Gunung Mas Puncak Bogor? Untuk menjawabnya anda perlu tahu apa penyebab banjir bandang.

Banjir termasuk bencana alam yang terjadi secara tiba-tiba di daerah permukaan rendah akibat turun hujan deras berturut-turut. Banjir bandang terjadi saat penjenuhan air terhadap tanah di wilayah kejadian berlangsung dengan cepat hingga tidak dapat diserap lagi. Berikut beberapa penyebab banjir bandang.

1. Durasi Hujan Cukup Lama

Penyebab banjir bandang salah satunya ialah durasi hujan yang cukup lama dan volumenya cukup besar. Volume air yang terjadi secara konstan ini dapat menyebabkan saluran air buatan dan sungai meluap, hingga akhirnya air menggenani area tertentu.

2. Terbentuk Bendungan di Area Hulu

Ketika hujan lebat terjadi, bendungan yang tidak dibuka dapat menjadi penyebab banjir bandang. Air yang seharusnya dapat mengalir lancar, terbendung di hulu sehingga ketika bagian hulu penuh terisi air, maka air akan membludak ke segala arah. Akhirnya terjadilah banjir bandang di suatu wilayah.

3. Sampah Menumpuk di Sungai

Di Jakarta, Sampah merupakan salah satu penyebab banjir bandang. Pasalnya sungai yang seharusnya bebas dari sampah malah menjadi tempat sampah, sehingga air tidak dapat mengalir lancar. Akhirnya air di sungai meluap dan terus menggenani ke seluruh bagian kota.

4. Bangunan Liar di Sekitar Sungai

baca juga

Penyebab banjir bandang tidak hanya karena faktor alam, tapi juga faktor manusia yang tidak menjaga lingkungan dengan baik. Contoh kecilnya ialah adanya bangunan liar di sekitar sungai yang menghalangi aliran sungai untuk mengalir lancar.

Di tambah lagi, penghuni bantaran sungai membuang sampah di sungai. Hal ini menambah beban sungai, menyebabkan aliran air tidak dapat mengalir lancar, jadi ketika hujan lebat terjadi, air sungai pun akan membludak ke pemukiman warga.

5. Tidak Adanya Pohon Sebagai Resapan Alami

Banjir bandang di Kalimantan diduga penyebabnya adalah karena pepohonan di sana ditebangi untuk dijadikan lahan pertanian. Benar bahwa tidak adanya resapan alami seperti pohon-pohon di area dataran tinggi akan menyebabkan air terus mengalir ke dataran rendah dan menimbulkan banjir serta tanah longsor.

Peran pohon di sekitar kita sangat penting. Tak hanya untuk menciptakan oksigen, tapi juga untuk memperkuat tanah dan menyerap air yang dikandung oleh tanah.

Menurut BMKG

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap penyebab banjir bandang Gunung Mas karena curah hujan ekstrem di Kabupaten Bogor.

"Curah hujan dengan intensitas ekstrem tercatat pada Pos Hujan Gunung Mas Puncak sebesar 107,5 mm, yaitu hujan sangat lebat," kata Kepala Stasiun Klimatologi Bogor Abdul Mutholib, Selasa (19/1).

Sedangkan dari pos pengamatan Naringgul Puncak, tercatat curah hujan sebesar 112 mm (hujan sangat lebat).

Berdasarkan pantauan citra radar, tampak terjadi pergerakan awan hujan dari arah barat hingga barat laut ke wilayah Cisarua, Bogor dalam durasi yang lama dan bersifat terus menerus dari siang hingga dini hari, yakni pukul 10.46-05.00 WIB.

Kondisi curah hujan yang cukup tinggi tersebut berpotensi memicu luapan air sungai dan mengakibatkan banjir di sekitar daerah aliran sungai.

BMKG memprakirakan potensi hujan sedang hingga lebat masih terdeteksi hingga tiga hari ke depan di wilayah Gunung Mas Puncak Bogor.

Demikian paparan singkat tentang penyebab banjir bandang. Semoga dapat menjadi pelajaran dan mari kita perbaiki kualitas hidup kita.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Mas Diminta Kasih Rumah Sementara ke Korban Banjir Bandang Cisarua

Gunung Mas Diminta Kasih Rumah Sementara ke Korban Banjir Bandang Cisarua

Bogor | Rabu, 20 Januari 2021 | 12:00 WIB

Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan dan Kilat Sore Hari

Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan dan Kilat Sore Hari

News | Rabu, 20 Januari 2021 | 08:34 WIB

Hujan Disertai Petir Diprediksi Mengguyur Wilayah DKI Jakarta Sore Nanti

Hujan Disertai Petir Diprediksi Mengguyur Wilayah DKI Jakarta Sore Nanti

Jakarta | Rabu, 20 Januari 2021 | 07:35 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×