Selebgram Ini Diduga Terlibat Peretas Korea Utara yang Curi Uang Rp 18 T

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Senin, 22 Februari 2021 | 10:15 WIB
Selebgram Ini Diduga Terlibat Peretas Korea Utara yang Curi Uang Rp 18 T
Ramon Olorunwa Abbas, selebgram yang diduga terlibat pencurian uang.[Instagram]

Suara.com - Seorang selebgram asal Nigeria disebut Amerika Serikat membantu peretas dari Korea Utara untuk mencuri uang dari Bank Malta.

Menyadur The Straits Times, Minggu (21/2/2021) Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyebut Ramon Olorunwa Abbas memainkan peran pendukung dalam penipuan dunia maya yang dilakukan oleh tiga pria dari Korea Utara yang dituduh memeras lebih dari 1,3 miliar dolar (Rp 18,3 triliun) uang tunai dan mata uang kripto.

Abbas saat ini memiliki 2,5 juta pengikut di Instagram, di mana ia secara teratur memposting foto-foto berpose dengan mobil mewah atau menaiki jet pribadi.

Pria yang secara luas dikenal sebagai "Hushpuppi" tersebut saat ini sedang ditahan di Amerika Serikat sambil menunggu persidangan.

Operator negara Korea Utara "adalah perampok bank terkemuka di dunia," kata John Demers, kepala Divisi Keamanan Nasional Departemen Kehakiman, setelah membuka segel dakwaan terhadap Jon Chang Hyok, Kim Il dan Park Jin Hyok.

Trio dan warga Korea Utara tak dikenal lainnya terlibat dalam peretasan Sony Pictures Entertainment pada tahun 2014 dan percobaan pencurian hampir 1 miliar (Rp 14 triliun) dolar dari bank sentral Bangladesh pada tahun 2016, menurut pemerintah AS.

Baru-baru ini, kelompok tersebut berfokus pada pencurian cryptocurrency, menurut jaksa.

Para peretas diduga meminta Abbas "untuk mencuci dana dari perampokan dunia maya yang dilakukan Korea Utara" dari bank Malta pada Februari 2019.

Pria asal Nigeria tersebut bekerja dengan seorang Kanada bernama Ghaleb Alaumary, yang oleh pejabat AS dituduh mengatur kelompok untuk mencuci jutaan dolar yang dicuri dengan meretas mesin teller otomatis, termasuk dari BankIslami di Pakistan dan bank di India, menurut Departemen Kehakiman.

baca juga

Alaumary (37) mulai bekerja sama dengan otoritas AS pada Oktober 2019 dan diam-diam menandatangani perjanjian pembelaan November lalu, menurut dokumen pengadilan yang dibuka di Los Angeles pada 17 Februari.

Abbas diekstradisi pada Juli dari Dubai ke AS di mana dia menghadapi tuduhan kriminal karena diduga bersekongkol untuk mencuci ratusan juta dolar dari penipuan "kompromi email bisnis" dan penipuan lainnya.

Gal Pissetzky, mantan pengacara Abbas, mengatakan kepada majalah Forbes pada Juli 2020 bahwa dia "sama sekali tidak bersalah" atas tuduhan itu dan tidak terlibat dalam penipuan apa pun.

Pissetzky dan pengacara Abbas lainnya mundur sebagai pembela pada Januari.

Nigeria adalah bagian dari kelompok yang diduga menipu paralegal di sebuah firma hukum AS agar mengirim mereka hampir 923.000 dolar (Rp 13 miliar) pada Oktober 2019, menurut otoritas AS.

Dia dan rekannya juga dituduh merencanakan untuk mencuri 100 juta pound (Rp 1,9 triliun) dari klub sepak bola yang tidak disebutkan namanya di Liga Primer Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Dapat Vaksin Covid-19, Dua Wanita Ini Menyawar Jadi Nenek-nenek

Demi Dapat Vaksin Covid-19, Dua Wanita Ini Menyawar Jadi Nenek-nenek

News | Minggu, 21 Februari 2021 | 20:01 WIB

Terlalu! Perempuan Muda Ini Menyamar Jadi Nenek Demi Dapat Vaksin Covid-19

Terlalu! Perempuan Muda Ini Menyamar Jadi Nenek Demi Dapat Vaksin Covid-19

Jogja | Minggu, 21 Februari 2021 | 12:35 WIB

Pelajar Palembang Jadi Pelaku Peretasan Situs Kejaksaan Agung

Pelajar Palembang Jadi Pelaku Peretasan Situs Kejaksaan Agung

Sumsel | Sabtu, 20 Februari 2021 | 12:15 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:55 WIB

×