Terjadi Kerusuhan di Penjara Ekuador, 79 Narapidana Tewas

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Kamis, 25 Februari 2021 | 15:18 WIB
Terjadi Kerusuhan di Penjara Ekuador, 79 Narapidana Tewas
Ilustrasi penjara.[Unsplash/Emiliano Bar]

Suara.com - Sedikitnya 79 narapidana telah tewas dalam insiden kerusuhan di di empat penjara di Ekuador setelah seorang pemimpin geng dibunuh.

Menyadur The Sun, Kamis (25/2/2021) insiden kerusuhan di sejumlah penjara dimulai pada hari Selasa (23/2). Bentrokan pertama terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Insiden kerusuhan tersebut memuncak sejak pembunuhan Jorge Luis Zambrano, pemimpin geng Choneros, pada bulan Desember.

Untuk mengendalikan situasi dan membubarkan kerusuhan, polisi anti huru hara dan militer Ekuador telah dikerahkan.

Salah satu kerusuhan ada di Penjara Turi, tempat tersebut menjadi salah satu kerusuhan yang paling mematikan, di mana 34 orang tewas.

Ada juga korban jiwa di dua penjara di kota Guayaquil dan di sebuah penjara di Latacunga. Dan kerusuhan dilaporkan terjadi juga di sebuah penjara yang menjadi tempat ke empat.

Gambar salah satu penjara menunjukkan narapidana di atap, dikelilingi oleh polisi.

Semua yang korban tewas akibat insiden kerusuhan tersebut adalah narapidana, menurut keterangan dari pihak berwenang.

Pihak berwenang mengatakan bahwa hingga Rabu (24/2), situasi kerusuhan sudah "terkendali".

Total korban tewas dalam insiden tersebut lebih tinggi dari jumlah kematian di penjara tahun 2019 dan 2020 jika digabungkan.

Jorge Luis Zambrano ditembak mati di kafetaria, hanya beberapa bulan setelah dia menghirup udara bebas dari penjara.

Ketika dia berada di balik jeruji besi, dia dan gengnya terlibat dalam penyelundupan narkoba, perdagangan narkoba dan jaringan pemerasan, yang sebagian besar beroperasi di dalam penjara Ekuador.

Kerusuhan pada Selasa itu dikatakan direncanakan dan diatur dengan ketat menurut Menteri Dalam Negeri Patricio Pazmiño.

Ini bukan kali pertama kejadian seperti ini terjadi, selama dua tahun terakhir, pemerintah sudah dua kali mengumumkan tindakan darurat.

Yang pertama terjadi pada Mei 2019, di mana 10 narapidana tewas selama insiden kerusuhan beberapa minggu, dan pada Agustus 2020, ketika seorang saksi kunci dalam kasus korupsi dibunuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022: Ekuador Hancurkan Uruguay 4-2

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2022: Ekuador Hancurkan Uruguay 4-2

Bola | Rabu, 14 Oktober 2020 | 08:07 WIB

Argentina vs Ekuador, Begini Komentar Messi Usai Pastikan Timnya Menang

Argentina vs Ekuador, Begini Komentar Messi Usai Pastikan Timnya Menang

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 12:19 WIB

Argentina Taklukkan Ekuador Berkat Gol Penalti Lionel Messi

Argentina Taklukkan Ekuador Berkat Gol Penalti Lionel Messi

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 10:54 WIB

Terkini

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB