Polisi Disebut Datangi DPC, Demokrat: Praktik Begini Ciri Rezim Otoriter

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah | Suara.com

Rabu, 10 Maret 2021 | 08:39 WIB
Polisi Disebut Datangi DPC, Demokrat: Praktik Begini Ciri Rezim Otoriter
Kolase foto Agus Harimurti Yudhoyono dan Moeldoko (Suara.com/Angga/ANTARA/Endi)

Suara.com - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, menanggapi adanya informasi terkait keterlibatan kepolisian dalam mendukung kongres luar biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatra Utara. Kepolisian disebut mencampuri urusan partai dengan mendatangi dan mengintimidasi pengurus DPC.

Menurut Kamhar, praktik demikian seharusnya tidak sampai digunakan. Ia berpandangan melibatkan aparat dalam permasalahan partai politik, justru menandakan ciri rezim otoriter.

"Saat ini santer beredar informasi penggunaan represive state aparatus dalam hal ini kepolisian yang mendatangi kantor-kantor DPC Partai Demokrat yang cenderung terbaca membawa pesan dukungan pada hasil KLB abal-abal di Sumut. Ini tak boleh dibiarkan. Praktik-praktik seperti ini menjadi ciri rezim otoriter," kata Kamhar kepada wartawan, Rabu (10/3/2021).

Kamhar sekaligus menyoroti keterlibatan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko dalam KLB Deli Serdang. Menurutnya sebagai pihak ekternal dan pejabat negara, tindakan Moeldoko mengesankan adanya sikap sewenang-wenang dari penguasa.

"Karena apa pun pembenarannya, dengan jabatan yang disandangnya itu akan terbaca sebagai bentuk kesewenang-wenangan penguasa. Apalagi Moeldoko adalah outsider dari Partai Demokrat. Ini menjadi wajar jika publik mempersepsikan sebagai perampasan atau pembegalan," kata Kamhar.

Intimidasi Kader Demokrat

Sejumlah anggota Polri dituding mengintimidasi pengurus Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di daerah, untuk mendukung kongres luar biasa kubu Moeldoko.

Tudingan itu diutarakan oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat kubu AHY, Benny K Harman.

Lewat akun Twitter @BennyHarmanID, Benny mengatakan intimidasi itu dilakukan oknum anggota intel Polres di sejumlah daerah.

Mereka dituding mengancam pengurus Partai Demokrat tingkat kabupaten maupun kota untuk menyerahkan nama-nama pengurus inti partai, hingga membujuk agar mendukung KLB Partai Demokrat kubu Moeldoko.

"Para pengurus Demokrat tingkat kabupaten dan kota kini resah. Mereka diancam intel-intel Polres untuk menyerahkan nama-nama pengurus inti partai. Katanya atas perintah kapolres. Ada pula yang dibujuk untuk pro pengurus Demokrat hasil KLB jika mau aman. Ini benarkah? Rakyat Monitor!" kicau Benny seperti dikutip Suara.com, Selasa (9/3/2021).

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono mengklaim, segera mengecek benar tidaknya tudingan itu. Kalau benar, Argo berjanji menindak tegas oknum anggota Polri.

“Kami cek dulu kebenarannya,” kata Argo.

Argo juga menegaskan, tugas pokok Polri sebagaimana diatur Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia salah satunya, yakni memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Dia meminta sejumlah pihak untuk tidak menyeret institusi Polri ke ranah politik.

“Polri tidak berpolitik sehingga jangan diseret ke ranah politik. Tugas pokok Polri memelihara Kamtibmas,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iti Jayabaya Mau Santet Moeldoko, Warga Lebak: Gue Malu Punya Bupati Begini

Iti Jayabaya Mau Santet Moeldoko, Warga Lebak: Gue Malu Punya Bupati Begini

Banten | Rabu, 10 Maret 2021 | 07:48 WIB

Menghormati SBY, Jokowi Disebut Tidak Akan Campuri Dualisme Partai Demokrat

Menghormati SBY, Jokowi Disebut Tidak Akan Campuri Dualisme Partai Demokrat

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 07:09 WIB

Pengamat Sebut Ancaman Santet ke Moeldoko Tidak Bisa Diberikan Sanksi

Pengamat Sebut Ancaman Santet ke Moeldoko Tidak Bisa Diberikan Sanksi

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 05:26 WIB

Ancam Santet Moeldoko, Ternyata Ini Isi Garasi Iti Octavia, Toyota Mania!

Ancam Santet Moeldoko, Ternyata Ini Isi Garasi Iti Octavia, Toyota Mania!

Otomotif | Rabu, 10 Maret 2021 | 05:45 WIB

Terkini

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:19 WIB

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:33 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

Dokumen UFO Cuma Pengalihan Isu, Publik Diminta Jangan Percaya Omong Kosong Trump

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:24 WIB

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

Jakarta Percantik Rasuna Said Jelang HUT ke-499, Target Jadi Wajah Kota Global

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:18 WIB

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

Isu Menko Mengeluh Ada 'Dinding Pemisah' dengan Presiden, Amien Rais Beri Kode

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:13 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

Dokumen UFO AS Bongkar Objek Misterius Berputar Spiral Pada Ketinggian 41 Ribu Kaki di Asia

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:12 WIB

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

Dokumen UFO AS Bongkar Dugaan Kebohongan Rusia 25 Tahun Lalu, Apa Itu?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 06:57 WIB