Terdampak Banjir, Kementan Dorong Petani Keerom Asuransikan Lahan

Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 19 Maret 2021 | 07:27 WIB
Terdampak Banjir, Kementan Dorong Petani Keerom Asuransikan Lahan
Ilustrasi lahan pertanian. (Dok : Kementan)

Suara.com - Sejumlah petani di Kabupaten Keerom, Papua, merugi usai lahannya gagal panen dan kehabisan modal akibat banjir pada Februari lalu. Kementerian Pertanian menyebut kondisi tersebut bisa diatasi jika petani mengasuransikan lahan.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan petani dituntut untuk bisa menjaga lahan. Salah satunya, adalah dengan menggunakan asuransi. 

"Ada sejumlah kondisi yang bisa menyebabkan pertanian gagal panen. Seperti perubahan iklim, cuaca ekstrim, bencana alam juga serangan hama. Petani akan merugi jika sampai gagal panen, oleh sebab itu kita menyarankan petani untuk mengasuransikan lahan," katanya, Kamis (18/3/2021).

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian, Sarwo Edhy, mengakui manfaat asuransi sangat besar.

"Dengan asuransi, petani bisa beraktivitas dengan tenang. Petani tidak perlu khawatir terjadi gagal panen. Karena, asuransi akan menjaga lahan," katanya.

Diterangkannya, asuransi akan mengeluarkan klaim sebesar Rp 6 juta perhektare jika terjadi gagal panen.

"Dengan klaim, petani tetap memiliki modal untuk menanam kembali. Dan dengan cara ini produksi pertanian bisa terus berlangsung," katanya. 

Akibat lahan yang tergenang selama 2 pekan, sebagian petani di Arso 7, Kabupaten Keerom, Papua, hingga kini belum menanam ulang lahan mereka, karena khawatir banjir susulan. Selain itu, mereka juga tidak lagi memiliki persediaan bibit dan pupuk.

Muharom, petani di Arso 7, Keerom, Papua yang lahannya terdampak banjir mengaku belum melakukan penanaman karena tidak sanggup membeli pupuk dan bibit.

baca juga

“Saya kehabisan modal, yang dapat dilakukan hanya meminjam bibit ke petani lain, seperti bibit jagung manis, rica atau terong,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas, Kementan Tak Setuju Ide Airlangga Soal Impor Beras

Tegas, Kementan Tak Setuju Ide Airlangga Soal Impor Beras

Jabar | Kamis, 18 Maret 2021 | 16:47 WIB

DPR Apresiasi Kementan Dampingi Petani Milenial

DPR Apresiasi Kementan Dampingi Petani Milenial

DPR | Senin, 15 Maret 2021 | 17:19 WIB

Demi Tingkatkan Indeks Pertanaman, Kementan Merehabilitasi Jaringan Irigasi

Demi Tingkatkan Indeks Pertanaman, Kementan Merehabilitasi Jaringan Irigasi

Bisnis | Senin, 15 Maret 2021 | 07:54 WIB

Banjir Maros, Kementan Imbau Petani Ikut Asuransi Pertanian Agar Tak Merugi

Banjir Maros, Kementan Imbau Petani Ikut Asuransi Pertanian Agar Tak Merugi

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 18:08 WIB

Kementan Dorong Jasindo Percepat Pencairan Klaim AUTP untuk Petani Kudus

Kementan Dorong Jasindo Percepat Pencairan Klaim AUTP untuk Petani Kudus

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 17:52 WIB

Kementan: Tidak Ada Kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Gorontalo

Kementan: Tidak Ada Kelangkaan Pupuk Bersubsidi di Gorontalo

News | Rabu, 10 Maret 2021 | 19:09 WIB

Terkini

PSPS Pekanbaru Bungkam Semen Padang, Menang Tipis Berlangsung Sengit

PSPS Pekanbaru Bungkam Semen Padang, Menang Tipis Berlangsung Sengit

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:57 WIB

FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah hingga September 2026, 60 Persen Kekerasan Seksual

FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah hingga September 2026, 60 Persen Kekerasan Seksual

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Chanathip Songkrasin Waspadai Pengalaman Pemain Keturunan Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Chanathip Songkrasin Waspadai Pengalaman Pemain Keturunan Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Bucin! Takut Diputus Cinta oleh Kekasih, Wanita Asal Malang Nekat Bikin Laporan Palsu ke Polisi

Bucin! Takut Diputus Cinta oleh Kekasih, Wanita Asal Malang Nekat Bikin Laporan Palsu ke Polisi

Jatim | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:49 WIB

Kenapa Pelari Mulai Pilih Earbuds Open-Ear? Ini Alasannya

Kenapa Pelari Mulai Pilih Earbuds Open-Ear? Ini Alasannya

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:41 WIB

Kenapa Kontak di WA Tiba-Tiba Hilang? Ini Penyebab dan Solusi untuk HP Android dan iOS

Kenapa Kontak di WA Tiba-Tiba Hilang? Ini Penyebab dan Solusi untuk HP Android dan iOS

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Chanathip Songkrasin Terpukau dengan Timnas Indonesia Era Sekarang, Kenapa?

Chanathip Songkrasin Terpukau dengan Timnas Indonesia Era Sekarang, Kenapa?

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Apakah AC Inverter Boleh Menyala 24 Jam? Ini Penjelasannya

Apakah AC Inverter Boleh Menyala 24 Jam? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:40 WIB

5 Coffee Shop Tenang di Jogja untuk WFA dan Nugas

5 Coffee Shop Tenang di Jogja untuk WFA dan Nugas

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:40 WIB

6 Facial Wash untuk Pemulihan Kulit Terbakar Matahari, Sensasi Sejuk dan Redakan Belang

6 Facial Wash untuk Pemulihan Kulit Terbakar Matahari, Sensasi Sejuk dan Redakan Belang

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 11:36 WIB

×