alexametrics

Profil Nawal El Saadawi, Aktivis Feminis Mesir yang Tutup Usia

Farah Nabilla
Profil Nawal El Saadawi, Aktivis Feminis Mesir yang Tutup Usia
Nawal El Saadawi1. [Twitter/@NawalElSaadawi1]

Simak profil Nawal El Saadawi, aktivis dan feminis Mesir yang baru saja meninggal dunia.

Ia melanjutkan karir profesinalnya dengan menjadi direktur kesehatan masyarakat Pemerintah di Mesir, kala itu El memang sudah kerap kali menuangkan ide-ide pikiranya dalam sebuah tulisan

Timeline Sepak Terjang El Saadawi

  • Mendirikan Solidaritas Perempuan Arab (1982)
  • Ditutupnya Asosiasi Solidaritas Perempuan Arab oleh pemerintah Mesir (1991)
  • Bekerja sebagai professor tamu di Duke University, AS (1993)
  • Menginisiasi Program Wanita di UN-ECWA di Beirut (1994)
  • Kembali ke Mesir (1996)
  • Didakwa oleh pengadilan Mesir dengan tuduhan menyebarkan ajaran sesat (2001)
  • Mencalonkan diri untuk menjadi presiden (2004)
  • Melakukan perlawanan terhadap presiden Hosni Mubarak (2011)

Profesi El Saadawi

  1. Penulis
  2. Aktivis
  3. Dokter
  4. Psikeater
  5. Jurnalis
  6. Etnografer

Buku Karya El Saadawi

Baca Juga: Pencabutan FABA dari Daftar Limbah B3, Massa Demo di Kantor Gubernur Kaltim

Secara keseluruhan ada total kurang lebih 27 buku yang sudah ia lahirkan, benang merah yang ia angkat dalam setiap tulisanya adalah cerminan kehidupan sosial masyarakat perempuan di Arab, terlebih di Mesir.

  1. Women at Point Zero (1975)
  2. Three taboos: sex, religion and power (1984)
  3. Memoirs from the Women’s Prison (1958)
  4. The Hidden Face of Eve (1977)

Menurut beberapa sumber buku-buku yang pernah diterbitkan oleh El Saadawi pada kala itu sempat disensor dan dilarang untuk diperjual belikan, terutama di negara Mesir.

Fakta Unik tentang El Saadawi

Berikut adalah contoh pemikiran-pemikiran El Saadawi:

  1. Menentang semua doktrin agama yang menyangkal hak perempuan, kolonialisme, kemunafikan blok barat
  2. Kritik terhadap kelompok feminis yang memisahkan antara kesetaraan perempuan dengan kapitalisme
  3. Menentang penindasan yang memiliki korelasi dengan pemikiran Marxis mengenai perbedaan kelas, dominasi kerajaanm patriarki, fundamentalisme agama dan kapitalisme.

Itulah profil Nawal El Saadawi, aktivis feminis Mesir yang baru saja tutup usia.

Baca Juga: Demi Uang Asuransi, Pria Ini Tega Bunuh 2 Anaknya, Diganjar Bui 200 Tahun

Kontributor : Dhea Alif Fatikha

Komentar