KSAD Minta Media Ekspos Kerja Pemerintah Tangani Bencana Sumatra

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 19 Desember 2025 | 16:52 WIB
KSAD Minta Media Ekspos Kerja Pemerintah Tangani Bencana Sumatra
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak. (Suara.com/Bagaskara)
  • KSAD minta media ekspos kerja keras prajurit di lokasi bencana Sumatra.
  • Tiga prajurit meninggal dunia saat bertugas menangani dampak bencana.
  • TNI AD fokus bangun jembatan darurat, target 100 unit selesai Januari.

Suara.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, meminta media untuk lebih banyak mengekspos kerja keras para prajurit TNI AD di lokasi bencana Sumatra. Ia berharap pemberitaan dapat membangkitkan moral petugas di lapangan, bukan hanya menyoroti kekurangan.

Permintaan ini disampaikannya dalam konferensi pers di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma.

"Saya mengimbau rekan-rekan media supaya mengekspos bagaimana kami bekerja. Kalau ada kekurangan, tolong informasikan langsung ke kami, jangan diekspos lewat media," kata Maruli.

Ia menyoroti pengorbanan para prajurit, termasuk tiga anggotanya yang meninggal dunia saat bertugas, dan prajurit lain yang kehilangan keluarganya akibat bencana.

"Kasihan anggota kami. Kami butuh dukungan, bukan hanya kritik. Persoalan seperti ini tidak akan selesai dengan menangis, kita harus bekerja sama," ujar Maruli.

Tepis Tudingan Lambat

Maruli juga menepis tudingan yang menyebut pemerintah lambat dalam penanganan. Ia menggambarkan bagaimana para prajurit harus bekerja siang malam menembus akses yang terisolasi.

"Anggota saya kehujanan tengah malam, terus dibilangnya lambat. Tolong, yang seperti ini, kita harus kompak sebagai bangsa," ujarnya.

Ia meminta media untuk membantu membangkitkan semangat para korban dan petugas di lapangan.

"Rasakan bagaimana mereka harus ke tempat tanpa akses, tanpa air minum, dan dengan tempat istirahat yang lebih jelek dari pengungsi. Tolong bangkitkan semangatnya," pinta Maruli.

Progres Pembangunan Jembatan

Dalam kesempatan yang sama, KSAD melaporkan progres penanganan yang telah dilakukan TNI AD. Di antaranya adalah pendirian lebih dari 40 pos kesehatan dan 50 dapur umum.

Fokus utama saat ini adalah pembangunan kembali jembatan yang putus. Maruli merinci, dari total jembatan darurat yang disiapkan:

  • Jembatan Bailey: Dari 18 unit yang disiapkan TNI AD dan 14 unit dari Kementerian PUPR, 7 jembatan telah selesai, 6 dalam tahap pemasangan, dan sisanya masih dalam proses pengiriman.
  • Jembatan Aramco: Ada 37 unit yang direncanakan, namun terkendala proses survei dan pengiriman.

"Presiden sudah memerintahkan pengadaan 50 jembatan Bailey lagi. Mudah-mudahan hingga Januari, kita bisa membangun sekitar 100 jembatan," pungkas Maruli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penanganan Bencana Sumatra Masuki Fase Transisi, Pembangunan Hunian Dikebut

Penanganan Bencana Sumatra Masuki Fase Transisi, Pembangunan Hunian Dikebut

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 15:01 WIB

Mendagri Tito Jelaskan Duduk Perkara Pemkot Medan Kembalikan Bantuan Beras 30 Ton ke UAE

Mendagri Tito Jelaskan Duduk Perkara Pemkot Medan Kembalikan Bantuan Beras 30 Ton ke UAE

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:38 WIB

Ditantang Megawati Sumbang Rp2 Miliar untuk Korban Banjir Sumatra, Pramono Anung: Samina wa Athona

Ditantang Megawati Sumbang Rp2 Miliar untuk Korban Banjir Sumatra, Pramono Anung: Samina wa Athona

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 21:57 WIB

Terkini

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6 Persen dan Terapkan PT Berjenjang hingga Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:10 WIB

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

Kebijakan Iklim Inklusif Jadi Kunci, Anak dan Disabilitas Perlu Dilibatkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:03 WIB

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:55 WIB

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:50 WIB

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

Ketua Yayasan Daycare Little Aresha Ternyata Residivis Korupsi, Polisi Bongkar Peran Gandanya!

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:49 WIB

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

DPR Ingatkan Risiko Hibah Kapal Induk Italia, Biaya Perawatan Tembus Rp 101 Miliar per Tahun

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:47 WIB

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:29 WIB

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:26 WIB

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:25 WIB

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 15:24 WIB