KSAD Minta Media Ekspos Kerja Pemerintah Tangani Bencana Sumatra

Jum'at, 19 Desember 2025 | 16:52 WIB
KSAD Minta Media Ekspos Kerja Pemerintah Tangani Bencana Sumatra
Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak. (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • KSAD minta media ekspos kerja keras prajurit di lokasi bencana Sumatra.
  • Tiga prajurit meninggal dunia saat bertugas menangani dampak bencana.
  • TNI AD fokus bangun jembatan darurat, target 100 unit selesai Januari.

Suara.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, meminta media untuk lebih banyak mengekspos kerja keras para prajurit TNI AD di lokasi bencana Sumatra. Ia berharap pemberitaan dapat membangkitkan moral petugas di lapangan, bukan hanya menyoroti kekurangan.

Permintaan ini disampaikannya dalam konferensi pers di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma.

"Saya mengimbau rekan-rekan media supaya mengekspos bagaimana kami bekerja. Kalau ada kekurangan, tolong informasikan langsung ke kami, jangan diekspos lewat media," kata Maruli.

Ia menyoroti pengorbanan para prajurit, termasuk tiga anggotanya yang meninggal dunia saat bertugas, dan prajurit lain yang kehilangan keluarganya akibat bencana.

"Kasihan anggota kami. Kami butuh dukungan, bukan hanya kritik. Persoalan seperti ini tidak akan selesai dengan menangis, kita harus bekerja sama," ujar Maruli.

Tepis Tudingan Lambat

Maruli juga menepis tudingan yang menyebut pemerintah lambat dalam penanganan. Ia menggambarkan bagaimana para prajurit harus bekerja siang malam menembus akses yang terisolasi.

"Anggota saya kehujanan tengah malam, terus dibilangnya lambat. Tolong, yang seperti ini, kita harus kompak sebagai bangsa," ujarnya.

Ia meminta media untuk membantu membangkitkan semangat para korban dan petugas di lapangan.

Baca Juga: Penanganan Bencana Sumatra Masuki Fase Transisi, Pembangunan Hunian Dikebut

"Rasakan bagaimana mereka harus ke tempat tanpa akses, tanpa air minum, dan dengan tempat istirahat yang lebih jelek dari pengungsi. Tolong bangkitkan semangatnya," pinta Maruli.

Progres Pembangunan Jembatan

Dalam kesempatan yang sama, KSAD melaporkan progres penanganan yang telah dilakukan TNI AD. Di antaranya adalah pendirian lebih dari 40 pos kesehatan dan 50 dapur umum.

Fokus utama saat ini adalah pembangunan kembali jembatan yang putus. Maruli merinci, dari total jembatan darurat yang disiapkan:

  • Jembatan Bailey: Dari 18 unit yang disiapkan TNI AD dan 14 unit dari Kementerian PUPR, 7 jembatan telah selesai, 6 dalam tahap pemasangan, dan sisanya masih dalam proses pengiriman.
  • Jembatan Aramco: Ada 37 unit yang direncanakan, namun terkendala proses survei dan pengiriman.

"Presiden sudah memerintahkan pengadaan 50 jembatan Bailey lagi. Mudah-mudahan hingga Januari, kita bisa membangun sekitar 100 jembatan," pungkas Maruli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI