Cegah Penularan Covid-19, Ancol Perketat Protokol Kesehatan

Erick Tanjung

Selasa, 23 Maret 2021 | 20:17 WIB
Cegah Penularan Covid-19, Ancol Perketat Protokol Kesehatan
Pengunjung Taman Impian Jaya Ancol di Jakarta Utara, menjaga jarak pada Selasa (23/3/2021). (ANTARA/ Abdu Faisal)

Suara.com - Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol menegaskan tetap menerapkan kewaspadaan secara ketat terhadap penyebaran Covid-19 di seluruh lokasi wisata milik Badan Usaha Milik DKI Jakarta itu.

Direktur Marketing PT Pembangunan Jaya Ancol, Febrina Intan mengatakan, di Ancol ada program 'Bersama Turun Tangan' yang memungkinkan seluruh pegawai Ancol dari level karyawan sampai manajer akan dikerahkan untuk mengingatkan pengunjung pelanggar protokol kesehatan.

"Jadi kalau misalnya mereka enggak memakai masker, ya kami tegur langsung ya. Bahkan ada yang sempat disuruh menyapu oleh Satuan Tugas (Satgas) Ancol, sanksi sosial lah ya," kata Febrina, Selasa (23/3/2021).

Selain itu, di pintu-pintu masuk Ancol juga menerapkan mekanisme pembelian tiket tanpa uang tunai atau cashless payment.

Febrina mengatakan pihak manajemen Taman Impian Jaya Ancol akan mengarahkan pengunjung untuk membeli tiket dan melakukan pembayaran secara daring melalui situs www.ancol.com

Selain itu, di sejumlah restoran dan kafe juga menerapkan pengecekan suhu dan pencatatan jumlah pengunjung secara daring.

Biasanya, di pintu masuk restoran akan disiagakan seorang pegawai yang bertugas meminta pengunjung memindai kode bar memakai kamera ponsel mereka.

Setelah dipindai, ponsel mereka akan diarahkan mesin pencari menuju situs registrasi email dan nama lengkap yang disediakan pihak restoran.

Dari sana, akan ketahuan kapan jam kedatangan pengunjung tersebut dan jumlah tamu yang dibawa.

baca juga

Selanjutnya, manajemen restoran bisa mengatur kepadatan yang ada di restoran masing-masing supaya tidak melanggar protokol kesehatan.

Manajemen Taman Impian Jaya Ancol juga kerap melakukan patroli penegakan disiplin 3M yaitu Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak secara berkeliling di sejumlah titik yang dianggap rawan kerumunan.

"Selama mereka menikmati Ancol, tidak bisa tidak, kami mengakui bahwa secara tak sadar namanya orang berlibur kan pasti berkerumun. Kami selalu mengadakan patroli, patroli setiap saat akan keliling Ancol dan memberikan peringatan-peringatan secara baik-baik," ujarnya.

Febrina menilai seluruh pegawai PT Pembangunan Jaya Ancol menyadari peran sentral mereka sebagai garda terdepan dalam mencegah penularan Covid-19 di kawasan wisata Taman Impian Jaya Ancol.

"Karena kami yang betul-betul menjaga, makanya itu (protokol kesehatan) benar-benar kami jaga. Biasanya yang paling rentan (pelanggaran) itu di pantai. Karena secara tidak sadar orang-orang itu berkerumun. Kami selalu menyiagakan unit penyelamat (Rescue) juga di pantai itu jika sewaktu-waktu ada kejadian yang tidak diinginkan," kata Febrina. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Berharap Sebagian Sekolah Bisa Dibuka Awal Tahun Ajaran Baru

Pemprov DKI Berharap Sebagian Sekolah Bisa Dibuka Awal Tahun Ajaran Baru

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 19:50 WIB

Ini 3 Daerah Teratas yang Warganya Menolak Vaksin Covid-19, Nomor Satu DKI

Ini 3 Daerah Teratas yang Warganya Menolak Vaksin Covid-19, Nomor Satu DKI

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 19:09 WIB

Vaksin AstraZeneca Tuai Polemik, Wagub DKI: Kami Akan Terima

Vaksin AstraZeneca Tuai Polemik, Wagub DKI: Kami Akan Terima

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 16:10 WIB

Terkini

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

Amerika: Perdamaian AS - Iran Tidak Batal, Meski Ada Baku Tembak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:45 WIB

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

Hari Ini! MK Putuskan Nasib UU Polri hingga Gugatan Peradilan Militer

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:39 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

Harga Minyak Dunia Melonjak Usai Perdamaian Iran - AS Terancam Batal Total

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:30 WIB

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

Anak Buah Donald Trump: Iran dan AS Akan Hentikan Serangan Sementara Waktu

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:20 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

Gelombang Panas Ekstrem Eropa Tewaskan 1000 Orang di Prancis Mayoritas Lansia

News | Senin, 29 Juni 2026 | 07:00 WIB

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

Internal Politik Israel Panas! Benjamin Netanyahu Ancam Keluar dari Partai Likud

News | Senin, 29 Juni 2026 | 05:10 WIB

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

Polandia Pecahkan Rekor Suhu Tertinggi 40,5C, Gelombang Panas Eropa Bergerak ke Timur

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

Italia Siaga Gelombang Panas Ekstrem, Suhu Tembus 40 C Korban Jiwa Berjatuhan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:19 WIB

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

Gempa Susulan 4,8 M Guncang Venezuela, Korban Tewas Tembus 1400 Jiwa

News | Senin, 29 Juni 2026 | 02:07 WIB

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:53 WIB

×