Kamp Pengungsi Rohingya Terbakar, 15 Orang Tewas dan 500 Lebih Terluka

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 24 Maret 2021 | 13:37 WIB
Kamp Pengungsi Rohingya Terbakar, 15 Orang Tewas dan 500 Lebih Terluka
Kondisi kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh pasca insiden kebakaran.[Anadolu Agency]

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa mengkonfirmasi bahwa 15 orang tewas dan lebih dari 550 terluka dalam insiden kebakaran di kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh pada Senin (22/3).

"Telah dipastikan bahwa 15 orang tewas secara tragis, dan sekitar 560 lainnya cedera," kata petugas komunikasi UNHCR di Bangladesh Louise Donovan kepada Anadolu Agency, Selasa (23/3/2021).

Dia menambahkan bahwa 400 orang masih hilang. "Jumlah ini mungkin meningkat," kata Donovan dalam pesannya kepada Anadolu Agency.

Kebakaran tersebut merupakan salah satu yang paling dahsyat dalam sejarah kamp pengungsian Rohingya di Bangladesh.

"Sekitar 45.000 orang mengungsi, dan sekitar 10.000 tempat perlindungan rusak atau hancur," tambah pejabat PBB itu.

Si jago merah mulai berkobar pada hari Senin sekitar pukul 15.30 waktu setempat dan memusnahkan ribuan tenda darurat yang digunakan oleh pengungsi Rohingya hingga tengah malam.

Setelah 9 jam upaya oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penerbangan Sipil dan badan-badan lainnya, kobaran api berhasil dikendalikan.

Mohammad Ahsan, salah satu pengungsi mengatakan jika kebakaran di kamp hampir mendekati seperti hari kiamat.

"Api memusnahkan tenda, mereka jatuh seperti kartu domino. Orang-orang yang dilanda kepanikan bergegas ke sana kemari," jelas Ahsan kepada Anadolu Agency. "Bagi saya, ini seperti hari kiamat," tambahnya.

baca juga

Menurut laporan awal, kebakaran tersebut dipicu oleh ledakan tabung gas yang kemudian menyebabkan kebakaran yang memusnahkan 10.000 tenda darurat.

"Banyak dari korban berlindung di kamp-kamp terdekat, kebanyakan dari mereka melewati malam di jalan atau di tempat terbuka terdekat," kata Mayyu Khan, seorang pemimpin pemuda Rohingya kepada Anadolu Agency.

Lebih dari 1,2 juta pengungsi Rohingya tinggal di kamp-kamp Bangladesh, kebanyakan dari mereka melarikan diri dari penumpasan brutal militer Agustus 2017 di Negara Bagian Rakhine, Myanmar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kamp Pengungsi Rohingya Terbakar, Sejumlah Orang Tewas, Ribuan Rumah Hancur

Kamp Pengungsi Rohingya Terbakar, Sejumlah Orang Tewas, Ribuan Rumah Hancur

News | Selasa, 23 Maret 2021 | 13:16 WIB

Pengungsi Rohingya Dipertemukan dengan Keluarga Setelah 12 Tahun Terpisah

Pengungsi Rohingya Dipertemukan dengan Keluarga Setelah 12 Tahun Terpisah

Sulsel | Sabtu, 20 Maret 2021 | 11:33 WIB

Miliki e-KTP, WNA Bangladesh di Jember Diduga Palsukan Dokumen

Miliki e-KTP, WNA Bangladesh di Jember Diduga Palsukan Dokumen

Malang | Jum'at, 19 Maret 2021 | 12:41 WIB

Terkini

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:35 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×