Lawan Wabah, Menkes Budi Sebut Indonesia Tak Perlu Dirikan CDC Seperti AS

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Kamis, 25 Maret 2021 | 15:09 WIB
Lawan Wabah, Menkes Budi Sebut Indonesia Tak Perlu Dirikan CDC Seperti AS
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (instagram @sekretariatkabinet)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan Indonesia tidak perlu membuat Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit seperti di Amerika Serikat yang dikenal sebagai CDC.

Budi mengatakan Amerika yang sudah punya CDC pun masih gagap dalam mengatasi pandemi Covid-19 hingga menjadi negara dengan kasus positif 30.704.292 dan kematian 558.422 tertinggi di dunia.

"Kalau saya melihat, Amerika ada CDC juga enggak bagus-bagus amat juga, jadi apakah solusi dari menghadapi masalah adalah membikin organisasi, ah itu kayaknya di partai politik tuh," kata Budi dalam Webinar MWA UI, Kamis (25/3/2021).

Budi menegaskan pencegahan penyakit akan jauh lebih baik daripada mengatasinya, sehingga ia lebih memilih membangun sistem ketahanan kesehatan Indonesia ketimbang membuat organisasi seperti CDC.

"Bagaimana kita mempersiapkan menghadapi pandemi lebih baik kita buat program seperti apa, itu jelas tanggung jawabnya ada di tempat kami (Kemenkes) saya harus persiapkan itu dengan lebih baik, supaya infrastrukturnya kuat," tegasnya.

Mantan Wakil Menteri BUMN itu menyebut pandemi Covid-19 ini merupakan momentum untuk penguatan infrastruktur sistem kesehatan Indonesia mulai dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit agar siap menghadapi berbagai wabah lain yang mungkin terjadi suatu saat nanti.

"Yuk biarin kita bisa meninggalkan sesuatu agar anak cucu kita jadi lebih siap kalau ada yang datang lagi seperti ini," tutup Budi.

Diketahui pandemi Covid-19 sudah menginfeksi 1.476.452 orang Indonesia, 123.926 masih dalam perawatan (kasus aktif), 1.312.543 orang sembuh, dan 39.983 jiwa meninggal dunia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

27 Pabrik di Kabupaten Tangerang Tutup, 134 Lainnya PHK 31.728 Karyawan

27 Pabrik di Kabupaten Tangerang Tutup, 134 Lainnya PHK 31.728 Karyawan

Banten | Kamis, 25 Maret 2021 | 11:16 WIB

Adakah Dampak Positif Bermain Video Game?

Adakah Dampak Positif Bermain Video Game?

Video | Kamis, 25 Maret 2021 | 11:35 WIB

Selama Pandemi, Pelaku UMKM Wanita di e-commerce Bertambah

Selama Pandemi, Pelaku UMKM Wanita di e-commerce Bertambah

News | Rabu, 24 Maret 2021 | 21:59 WIB

MUI: Sholat Tarawih 3 Shift di Masjid Diperbolehkan

MUI: Sholat Tarawih 3 Shift di Masjid Diperbolehkan

Banten | Kamis, 25 Maret 2021 | 06:25 WIB

Terkini

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

DTKJ Usul Tarif Langganan Transjakarta Rp 200 Ribu per Bulan, Ada Diskon 20 Persen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:07 WIB

×