Panen Raya di Karawang, Mentan Soroti Soal Penyerapan Gabah

Fitri Asta Pramesti

Minggu, 04 April 2021 | 11:14 WIB
Panen Raya di Karawang, Mentan Soroti Soal Penyerapan Gabah
Panen raya di Karawang. (Dok. Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyoroti soal penyerapan gabah saat menghadiri panen raya padi di Desa Telarsari, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Ia meminta semua pihak untuk melakukan penyerapan gabah secara baik demi menjaga harga. 

Hadir bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi serta jajaran Bulog dan unsur lainnya, Syahrul memastikan kontribusi pangan dari Karawang berjalan dengan baik.

"Karawang itu adalah Kabupaten terbaik di bidang pertanian. Karena itu saya berharap kepada semua yang terkait untuk melakukan penyerapan gabah secara baik, sehingga kita bisa menjaga harga dengan stabil," ujar Mentan, Jum’at (2/4/2021).

Syahrul bilang, masa panen raya harus bisa dijadikan sebagai momentum yang pas dalam meningkatkan kesejahteraan petani serta membangun sektor pertanian yang berkelanjutan. Terkait hal ini, ia berharap, Kabupaten Karawang menjadi lokomotif atas peningkatan produksi padi di Provinsi Jawa Barat.

"Saya ingin mengatakan bahwa besok Karawang adalah contoh yang baik dari sisi produksi maupun serapan gabah. Saya berharap daerah lain juga menjaga produktivitas seperti ini, sehingga nantinya bermuara pada kesejahteraan rakyat," katanya.

Bicara pertanian, menurut Syahrul, bukan lagi bicara teori yang berujung pada perdebatan panjang. Pertanian adalah praktik nyata yang harus menggunakan pendekatan lapangan.

Panen raya di Karawang. (Dok. Kementan)
Panen raya di Karawang. (Dok. Kementan)

"Biasakan implementasi, jadi kita dapat kepastian berapa jumlah yang diproduksi. Saya memiliki tugas untuk memastikan produktivitas kita tidak terganggu dari berbagai gejolak, termasuk pandemi Covid-19," katanya.

Panen raya yang berlangsung di kurang lebih 548 Kabupaten dan 7.600 Kecamatan saat ini, jelas Syarul, dalam kondisi baik, di mana produksi yang dihasilkan rata-rata mampu menyuplai terhadap kebutuhan pangan nasional.

"Secara umum produktivitas kita sebenarnya dalam keadaan baik, walaupun bulan depan saat terjadi kekeringan kita harus bekerja dengan baik," katanya.

baca juga

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Dedi Mulyadi mengapresiasi kinerja jajaran Kementan yang berhasil menjaga produksi padi selama musim tanam 2020 dan musim panen 2021. Meski demikian, Demul, begitu sapaan akrab Dedi Mulyadi meminta Bulog segera melakukan penyerapan secara maksimal.

"Pak menteri pertanian (Syahrul Yasin Limpo) ini sangat konsen membela petani, sampai-sampai berjibaku dengan terik matahari. Tepuk tangan dong untuk pak menteri," kata Demul yang disambut gemuruh tepuk tangan para petani.

Menurut Demul, sejauh ini permintaan petani hanya ingin kondisi harga gabah di lapangan berjalan stabil. Karena itu, perlu adanya perhatian serius, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dan unsur lainya yang terlibat dalam proses produksi dan penyerapan.

"Makanya Komisi IV meminta kepada Kementan dan jajaran stakeholder lainya untuk menjaga harga gabah ini agar para petani senang. Mereka kan tidak neko-neko mintanya, hanya ingin harga gabah berada di angka 7.500. Tentu ini bisa dilakukan jika semua pihak bergerak bersama," tutupnya.

Sebagai informasi, luas baku sawah di Kabupaten Karawang mencapai 101.962 hektare dengan luasan panen mencapai 181.915 hektare.

Adapun produksi padi pada tahun 2020 mencapai 1.087.874 ton gabah kering giling (GKG) atau setara 624.992 ton beras. Sedangkan provitas padi di tahun yang sama mencapai 5,98 ton perhektare dengan angka surplus mencapai 352.839 ton atau 56,45 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mentan dan Menko PMK Lepas Ekspor Komoditas Tani Senilai Rp220,4 Miliar

Mentan dan Menko PMK Lepas Ekspor Komoditas Tani Senilai Rp220,4 Miliar

Bisnis | Sabtu, 03 April 2021 | 07:43 WIB

Mentan Minta Semua Hasil Petani Diserap dan Jadi Stok Beras Nasional

Mentan Minta Semua Hasil Petani Diserap dan Jadi Stok Beras Nasional

Bisnis | Jum'at, 02 April 2021 | 20:54 WIB

Kementan Raih Silver Winner Sub Kategori Media Sosial

Kementan Raih Silver Winner Sub Kategori Media Sosial

News | Kamis, 01 April 2021 | 08:43 WIB

Ada Pupuk Subsidi, Mentan : Petani Bisa Hadapi Musim Tanam dengan Tenang

Ada Pupuk Subsidi, Mentan : Petani Bisa Hadapi Musim Tanam dengan Tenang

Bisnis | Selasa, 30 Maret 2021 | 18:00 WIB

Pertanian Modern, Mentan Dorong Mahasiswa Polbangtan Medan Lakukan Ini

Pertanian Modern, Mentan Dorong Mahasiswa Polbangtan Medan Lakukan Ini

News | Senin, 22 Maret 2021 | 20:46 WIB

Tegas, Kementan Tak Setuju Ide Airlangga Soal Impor Beras

Tegas, Kementan Tak Setuju Ide Airlangga Soal Impor Beras

Jabar | Kamis, 18 Maret 2021 | 16:47 WIB

Terkini

Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos

Cerita Menegangkan Jurnalis Venezuela Terjebak di Lift saat Gempa Bumi, Tambah Kaget Lihat Medsos

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

Laporan Awal, 32 Orang Tewas karena Gempa Bumi Venezuela

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:15 WIB

Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar

Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah Rp4,9 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:14 WIB

Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu

Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:02 WIB

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:57 WIB

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

Donald Trump Kirim Bantuan ke Venezuela usai Sergap Nicolas Maduro: Amerika Bersama Teman Baru

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

Lawan Dakwaan Jaksa, Richard Lee Siapkan Eksepsi 24 Halaman Bongkar Kasus Kosmetik

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:50 WIB

No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung

No Ribet, SPayLater SatSet Hadir di Jakarta Fair Kemayoran 2026 untuk Layani Kenyamanan Pengunjung

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:48 WIB

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:37 WIB

Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!

Pramono Anung ke Jajaran: Tertibkan Parkir Liar Harus Tegas, Tapi Jangan Berlebihan!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:35 WIB