Hari Kartini, Peneliti Perempuan Ajak Masyarakat Lawan Gerakan Anti Vaksin

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Rabu, 21 April 2021 | 12:33 WIB
Hari Kartini, Peneliti Perempuan Ajak Masyarakat Lawan Gerakan Anti Vaksin
Vaksinasi Covid-19 di Kota Batam. [Antara]

Suara.com - Para Kartini dalam Inovasi Indonesia berharap semua pihak turut terlibat dalam program pencegahan dan vaksinasi Covid-19. Ini sekaligus melawan gerakan anti vaksin yang membahayakan kondisi pandemi.

Peneliti Vaksin Institut Teknologi Bandung Ernawati Arifin Giri Rachman mengatakan perlu ada tim khusus untuk menyampaikan informasi benar untuk mensosialisasikan upaya pencegahan dan vaksinasi Covid-19.

"Perlu ada sesuatu edukasi terkait hal ini, kami ilmuan para saintis disini juga ikut berkontribusi disitu untuk memberikan penjelasan dalam bahasa yang awam, tapi perlu ada badan yang menjembatani komunikasi publik ini, kalau pakai bahasa saintis ini sulit, jadi perlu ada jembatannya," kata Peneliti Vaksin Merah Putih itu dalam diskusi Kemenristek/BRIN, Rabu (21/4/2021).

Peneliti Kartini lain dari PT Bio Farma Neni Nuraeny menambahkan hingga kini vaksin yang sudah digunakan di dunia masih efektif untuk melawan virus Covid-19 meski sudah banyak bermutasi.

"Jadi (vaksin) masih kuat menahan varian virus, kalau yang UK itu banyak dibuktikan bahwa dengan strain Wuhan saat ini itu tidak ada masalah, namun kita juga aware bahwa ada strain lain yang kita khawatirkan vaksinnya harus ditambah dengan cara booster, ini WHO sendiri sudah sering diskusi, hampir tiap minggu bicara tentang varian, malam ini juga nanti ada diskusi," ucap Neni.

Oleh sebab itu, Peneliti Vaksin LBM Eijkman Retno Ayu Setya Utami meminta seluruh masyarakat untuk tetap mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang digelar pemerintah saat ini.

"Kita di Eijkman sudah mulai mengembangkan versi mutannya, tapi masih dalam tahap awal, karena awalnya kita kembangkan strain dari Indonesia, tapi kalau ada kesempatan yang tersedia sekarang diambil dulu, karena kita statusnya emergency," tegasnya.

Diketahui, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 1.614.849 orang Indonesia, kini masih terdapat 102.930 kasus aktif, 1.468.142 orang sudah dinyatakan sembuh, dan 43.777 jiwa meninggal dunia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Identik dengan RA Kartini, Ini 6 Fakta Menarik Asal Usul Busana Kebaya

Identik dengan RA Kartini, Ini 6 Fakta Menarik Asal Usul Busana Kebaya

Lifestyle | Rabu, 21 April 2021 | 12:29 WIB

Hari Kartini, Ibu Rumah Tangga di Purwokerto Malah Jual Tembakau Gorila

Hari Kartini, Ibu Rumah Tangga di Purwokerto Malah Jual Tembakau Gorila

Jawa Tengah | Rabu, 21 April 2021 | 12:10 WIB

Maya Rumantir Serukan Perempuan Indonesia Berkarakter Kartini

Maya Rumantir Serukan Perempuan Indonesia Berkarakter Kartini

Sulsel | Rabu, 21 April 2021 | 11:09 WIB

Hari Kartini, Ketua DPR Sampaikan Peran Penting Perempuan Tingkatkan Budaya

Hari Kartini, Ketua DPR Sampaikan Peran Penting Perempuan Tingkatkan Budaya

DPR | Rabu, 21 April 2021 | 10:54 WIB

Terkini

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB