Kamarnya Dikunjungi Anies Baswedan, Siapa Kyai Ageng Muhammad Besari?

Fitri Asta Pramesti

Rabu, 28 April 2021 | 11:55 WIB
Kamarnya Dikunjungi Anies Baswedan, Siapa Kyai Ageng Muhammad Besari?
Siapa Kyai Ageng Muhammad Besari - Anies baswedan di kamar Kyai Ageng Besari (instagram.com/@aniesbaswedan)

Suara.com - Baru-baru ini, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyambangi kamar Kyai Ageng Muhammad Besari selepas kunjungan kerja ke Ngawi, Jawa Timur. Lantas, siapa Kyai Ageng Muhammad Besari?

Anies diketahui menyempatkan diri untuk ziarah dan silaturahmi hingga bermalam di rumah joglo yang terletak di Desa Tegalsari, Ponorogo. Ia mengaku sudah lama ingin berkunjung ke sana. 

Tahun 2009 silam, Anies menerima amanah untuk memanfaatkan dan mengurus sebuah joglo yang usianya lebih dari 300 tahun. Joglo tersebut rupanya merupakan sebuah warisan dari keluarga ulama besar Kyai Ageng Muhammad Besari yang merintis padepokan Gebang Tinatar sekitar tahun 1700-an. Pusat pendidikan agama tersebut lalu membesar dan berperan sentral pada masanya. 

Mengenal Siapa Kyai Ageng Muhammad Besari

Sosok Mahaguru dari para Maharaja di Jawa, yaitu Kyai Ageng Muhammad Hasan Besari, adalah seorang Pendiri Pesantren Tegalsari pada awal abad 18 M, Jetis, Ponorogo yang mengkombinasikan dua kutub antara Islam dan Nasionalisme.

Dari jalur Ayah (Kiai R. Nedo Kusumo), Kyai Ageng merupakan keturunan dari Pendiri Kerajaan Majapahit yaitu Raden Wijaya. Sedangkan dari garis keturunan Ibu (Nyai Anom Besari), nasabnya sampai kepada Rasulullah saw melalui garis Sayyidati Fatimah Az-Zahro.

Selain dari segi nasab, bukti lainnya yang menguak bahwa dari tangan beliau lahirlah sosok Pakubuwono II (Sultan Kartasura), Raden Ngabeh Ronggowarsito (Begawan Kasultanan Kartasura) dan H.O.S Cokroaminoto (Tokoh Pergerakan Nasional Raja Jawa tanpa Mahkota).

Kelak dari ketiga tokoh itulah yang menginspirasi Presiden Pertama Republik Indonesia yaitu Ir. Soekarno dalam memperjuangkan dan membangun NKRI. Namun sebelum itu, keilmuan Kyai Ageng Muhammad Besari juga sampai pada pendiri kekuatan organisasi keagamaan Islam terbesar di dunia, yaitu KH. Hasyim Asy’ari (NU) dan KH. Ahmad Dahlan (Muhammadiyah).

Meskipun konsentrasi keilmuan Kyai Ageng Muhammad Besari lebih menonjol pada keilmuan Tasawwuf yang menyikapi dunia dengan laku zuhud, namun intrepetasi nilai-nilai sufi oleh para santrinya yang membuat perkembangan makna Tasawwuf itu menjadi lain. 

baca juga

Kunjungan Anies Baswedan di Ponorogo

Anies menceritakan bagaimana kisahnya bisa ziarah hingga bermalam di Tegalsari, Ponorogo. Rencana semula, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini silaturahmi di Tegalsari sampai dengan Maghrib lalu kembali ke Madiun dan menginap di sebuah hotel di sana.

Anies baswedan di kamar Kyai Ageng Besari (instagram.com/@aniesbaswedan)
Siapa Kyai Ageng Muhammad Besari - Anies baswedan di kamar Kyai Ageng Besari (instagram.com/@aniesbaswedan)

Tapi Dzuriyah, keluarga keturunan, meminta Anies untuk bermalam di Ndalem Ageng supaya bisa ngobrol lebih panjang. Di mulai dengan ziarah ke makam Kyai Ageng Besari, lalu silaturahmi ba’da Maghrib, Tarawih di Masjid yang didirikan sekitar 1725, dilanjutkan ngobrol santai hingga larut malam di Pendopo Ndalem Ageng.

Diminta untuk mengundang untuk bermalam di Ndalem Njero,  kamar yang dulu digunakan oleh Kyai Ageng Besari, Anies mengaku mendapatkan sebuah kehormatan luar biasa. Terlebih, selama ini tidak pernah digunakan untuk tidur dan tidak ada yang diizinkan untuk tidur di kamar itu.

Akhirnya, Anies tidur sendirian di Ndalem Njero hingga saat sahur. Sebuah kamar besar, yang terasa teduh, tenang, dan tentunya sangat nyaman. Kayunya tampak sangat tua hingga ada lapisan yang membuatnya jadi terkesan keabu-abuan. Hal ini terlihat dari unggahan Anies di akun Instagram pribadinya (27/4/2021). 

Itulah sederet informasi mengenai siapa Kyai Ageng Muhammad Besari yang kamarnya jadi tempat bermalam Anies Baswedan. 

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ziarah ke Ponorogo, Anies Satu-satunya yang Boleh Tidur di Kamar Kyai Ageng

Ziarah ke Ponorogo, Anies Satu-satunya yang Boleh Tidur di Kamar Kyai Ageng

Hits | Selasa, 27 April 2021 | 22:27 WIB

Doa Ziarah Kubur dan Terjemahan, Termasuk Tata Cara Pelaksanaannya

Doa Ziarah Kubur dan Terjemahan, Termasuk Tata Cara Pelaksanaannya

Sumbar | Minggu, 11 April 2021 | 08:20 WIB

Ziarah Kubur: Hukum Menurut Islam, Waktu, Tata Cara dan Doa Ziarah Kubur

Ziarah Kubur: Hukum Menurut Islam, Waktu, Tata Cara dan Doa Ziarah Kubur

News | Minggu, 28 Maret 2021 | 12:32 WIB

Terkini

Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT

Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:48 WIB

Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin

Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi

Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo

Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo

Surakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:42 WIB

Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor

Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor

Jabar | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:41 WIB

Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim

Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar

Potret RDF Rorotan, 'Pabrik' yang Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar

Foto | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:39 WIB

Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi

Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:36 WIB

×