Mengukur Kekuatan Al-Qaeda, Satu Dekade Setelah Tewasnya Osama bin Laden

Siswanto, Deutsche Welle

Selasa, 04 Mei 2021 | 10:38 WIB
Mengukur Kekuatan Al-Qaeda, Satu Dekade Setelah Tewasnya Osama bin Laden
DW

Suara.com - Al-Qaeda sekarang telah bermutasi menjadi sesuatu yang sangat berbeda dibanding masa kepemimpinan Osama bin Laden. Namun pakar mengatakan, belum saatnya menulis obituari tentangnya.

Sepuluh tahun setelah Osama bin Laden tewas, organisasi Al-Qaeda yang ia dirikan kini dinilai tidak lagi segarang jaringan teror yang telah menyerang Amerika Serikat pada 11 September 2001 silam.

Namun Al-Qaeda tetap menjadi ancaman meski kini memiliki struktur kepemimpinan yang sangat berbeda.

Setelah terbunuh di Pakistan oleh pasukan khusus AS, posisi bin Laden sebagai pemimpin Al-Qaeda digantikan oleh seorang asal Mesir bernama Ayman al-Zawahiri yang dinilai kurang kharismatik.

Selama itu pula Zawahiri harus tiarap. Kemungkinan besar ia berada di sekitar perbatasan Afghanistan-Pakistan, di tengah spekulasi apakah dia masih hidup atau tidak.

Sementara Al-Qaeda sekarang telah bermutasi menjadi sesuatu yang sangat berbeda. "AQ (Al-Qaeda) pusat adalah bayangan dari dirinya yang dulu," kata Barak Mendelsohn, pakar terorisme di Haverford College di Pennsylvania.

"Keberhasilan terbesar Zawahiri adalah mempertahankan Al-Qaeda tetap hidup."

Saat AS memburu bin Laden

Pada hari-hari setelah serangan teror 11 September 2001 di Amerika Serikat (AS), misi negara tersebut tampak jelas: Memburu dan menghukum para pelakunya.

baca juga

AS pun memutuskan bahwa Al-Qaeda dan pemimpinnya, Osama bin Laden, telah merencanakan serangan ini dari Afghanistan, dilindungi oleh para penguasa Taliban yang radikal.

Saat itu, Taliban adalah pemerintahan yang telah dijatuhi sanksi oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dan dikucilkan oleh Barat karena menginterpretasi hukum Islam secara keras.

Sebelum peristiwa 9/11, AS sebenarnya telah mengawasi Afghanistan dari kejauhan, kadang-kadang meminta Taliban untuk menyerahkan bin Laden.

Pernah juga pada tahun 1998 AS menembakkan beberapa rudal jelajah ke pangkalan Al-Qaeda di Afghanistan timur.

Namun setelah 9/11, koalisi yang dipimpin AS pun menginvasi dan menggempur Taliban hingga menyerah dan mengusir mereka dari kekuasaan.

Kepemimpinannya melarikan diri, pejuangnya kehilangan kendali atas seluruh bangsa. Setelahnya, perburuan bin Laden pun memakan waktu 10 tahun.

Namun akhirnya bin Laden berhasil dilacak ke tempat persembunyiannya di Pakistan, jaraknya hampir 100 kilometer dari Islamabad.

Tim Navy Seal AS pun menyergap dalam kegelapan dan membunuhnya. Desentralisasi Al-Qaeda Kini, setelah 10 tahun Osama bin Laden tewas, Barak Mendelsohn, pakar terorisme di Haverford College di Pennsylvania mengatakan bahwa alih-alih menjadi pusat pengambilan keputusan yang koheren, kepemimpinan Al-Qaeda sekarang lebih mirip "dewan penasihat" yang mengarahkan dan membantu para jihadis di seluruh dunia.

Zawahiri telah menyaksikan Al-Qaeda membentangkan jejaring operasionalnya dari Afrika Utara ke Somalia, ke Afghanistan, serta di Suriah dan Irak.

"Di bawah pengawasan Zawahiri, Al-Qaeda telah menjadi semakin terdesentralisasi, dengan otoritas terutama berada di tangan para pemimpin afiliasi Al-Qaeda," demikian terungkap dalam laporan terbaru dari wadah pemikir Counter Extremism Project (CEP).

Kepastian akan hidup matinya Zawahiri pun tidak jelas. Di akhir tahun 2020, muncul kembali laporan yang belum dapat dikonfirmasi bahwa Zawahiri meninggal akibat penyakit jantung. Ini adalah laporan terbaru setelah beberapa tahun sebelumnya beredar rumor bahwa ia sebenarnya telah meninggal.

Dia kemudian muncul dalam video yang mengecam penderitaan minoritas muslim Rohingya di Myanmar.

Tetapi tidak adanya tanggal pasti di video itu mempersulit konfirmasi apakah ia masih hidup atau sudah meninggal.

Para analis pun telah mencatat umurnya yang luar biasa panjang sejak dia bergabung dengan lingkaran jihadis empat dekade lalu di Mesir.

Belum waktunya tulis obituari Ketidakpastian atas susunan kepemimpinan Al-Qaeda semakin nyata pada Agustus lalu setelah pembunuhan Abdullah Ahmed Abdullah di Teheran, Iran.

Ia adalah orang nomor dua pada kelompok di bawah Zawahiri dan dikenal dengan nama samaran Abu Mohammed al-Masri.

Jika Zawahiri masih hidup, itu berarti Al-Qaeda dipimpin oleh seorang pria yang kemungkinan besar sedang sakit.

AS menawarkan hadiah 25 juta dolar bagi yang bisa menyerahkan Zawahiri dan menempatkannya dalam daftar teroris yang paling dicari.

Tapi para analis mengatakan para pejabat tampaknya tidak terlalu peduli tentang dia, dan tidak melakukan upaya terbuka untuk memburunya.

ISIS, yang saat itu berada pada puncaknya, lantas mencuri panggung Al-Qaeda di media internasional dengan radikalismenya yang mendominasi jaringan sosial media.

Alih-alih bergabung, kedua kelompok itu malah bertempur di berbagai medan perang di Timur Tengah dan Afrika.

Kini, bagaimanapun nasib Zawahiri, zamannya diperkirakan akan segera berakhir dan para ahli sepakat ada satu kandidat calon penggantinya di masa depan, yakni Saif al-Adel, sesama orang Mesir.

Colin Clarke, direktur penelitian di lembaga pemikir Soufan Center di AS, menambahkan bahwa "penting untuk membedakan antara organisasi Al-Qaeda dan gerakan yang dipacu olehnya."

"Bagi sebagian orang, pusat Al-Qaeda yang dipimpin oleh Osama bin Laden dan wakilnya Zawahiri adalah peninggalan zaman dulu," katanya, namun menambahkan bahwa: "… Masih terlalu dini untuk menulis obituari grup ini." ae/yp (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Navy SEAL Team Six Pasukan Pemburu Osama Bin Laden Evakuasi Pilot Amerika Yang Ditembak Iran

Jejak Navy SEAL Team Six Pasukan Pemburu Osama Bin Laden Evakuasi Pilot Amerika Yang Ditembak Iran

News | Selasa, 07 April 2026 | 13:52 WIB

American Manhunt: Osama bin Laden, Dokumenter Sejarah yang Terlalu Netral?

American Manhunt: Osama bin Laden, Dokumenter Sejarah yang Terlalu Netral?

Your Say | Rabu, 26 Maret 2025 | 20:49 WIB

Sosok Osama bin Laden, Gembong Teroris yang Viral Lagi Karena Tulis Surat untuk AS

Sosok Osama bin Laden, Gembong Teroris yang Viral Lagi Karena Tulis Surat untuk AS

Lifestyle | Sabtu, 18 November 2023 | 13:43 WIB

Profil Osama bin Laden: Suratnya untuk AS Kembali Viral, Bawa-bawa Israel

Profil Osama bin Laden: Suratnya untuk AS Kembali Viral, Bawa-bawa Israel

News | Jum'at, 17 November 2023 | 16:39 WIB

TikTok Hapus Video Promosikan Manifesto Osama bin Laden Surat untuk Amerika

TikTok Hapus Video Promosikan Manifesto Osama bin Laden Surat untuk Amerika

Tekno | Jum'at, 17 November 2023 | 12:21 WIB

'Surat untuk Amerika' dari Osama Bin Laden Buat Warga AS Simpati ke Palestina, Ini Isinya

'Surat untuk Amerika' dari Osama Bin Laden Buat Warga AS Simpati ke Palestina, Ini Isinya

News | Jum'at, 17 November 2023 | 09:33 WIB

Haru Warga Amerika Warnai Peringatan 21 Tahun Tragedi 9/11

Haru Warga Amerika Warnai Peringatan 21 Tahun Tragedi 9/11

Foto | Selasa, 13 September 2022 | 10:00 WIB

Raja Baru Inggris, Charles Dituduh Terima Uang dari Keluarga Osama bin Laden

Raja Baru Inggris, Charles Dituduh Terima Uang dari Keluarga Osama bin Laden

Bisnis | Minggu, 11 September 2022 | 18:49 WIB

Sejarah dan Fakta Kelam Tragedi 9/11: Serangan Menara WTC New York, Ribuan Orang Tewas

Sejarah dan Fakta Kelam Tragedi 9/11: Serangan Menara WTC New York, Ribuan Orang Tewas

News | Minggu, 11 September 2022 | 16:36 WIB

8 Fakta Tragedi 9/11: World Trade Center, Osama Bin Laden hingga Jatuhnya Penerbangan 93

8 Fakta Tragedi 9/11: World Trade Center, Osama Bin Laden hingga Jatuhnya Penerbangan 93

News | Minggu, 11 September 2022 | 13:36 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×