104 Warga Positif Covid, Melihat dari Dekat Lockdown Mikro di RT 3 Cipayung

Agung Sandy Lesmana, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 23 Mei 2021 | 17:18 WIB
104 Warga Positif Covid, Melihat dari Dekat Lockdown Mikro di RT 3 Cipayung
Warga di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang menerapkan lockdown. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Sebanyak 104 warga dinyatakan positif Covid-19 karena diduga tertular saat interaksi di Hari Raya Idul Fitri 1442 H lalu di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Pemerintah setempat langsung mengambil kebijakan lockdown skala mikro.

Pantauan Suara.com, lockdown dilakukan di hanya RT 3 saja. Sejumlah akses jalan keluar dan masuk warga pun ditutup dengan portal. Tak hanya itu, dipasang juga spanduk yang memberitahukan saat ini wilayah tersebut sedang dilockdown.

Sejumlah warga pun terlihat berjaga di depan portal tersebut. Disediakan pula hand sanitizer bagi warga yang ingin keluar dan masuk lingkungan.

Selain itu, dilakukan juga pengecekan suhu untuk warga yang ingin masuk. Nantinya jika suhu tubuh di atas 37,5 derajat celcius, maka akan dilarang untuk masuk atau diminta untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan setempat.

Warga di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang menerapkan lockdown. (Suara.com/Fakhri)
Warga di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur yang menerapkan lockdown. (Suara.com/Fakhri)

Larang Ojol Masuk

Warga yang boleh masuk juga hanya yang memang tinggal di RT itu saja. Bagi orang luar, akan didata dan diperketat. Bahkan untuk ojek online tidak diperkenankan masuk. Jika ingin mengantar makanan dan barangnya boleh sampai di depan gerbang dan menitipkannya ke petugas yang berjaga.

Saat ini, ada 10 orang anak-anak yang menjalani isolasi mandiri. Sisanya sudah dipindah ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet dan ke Rumah Sakit bagi lansia.

Warga sekitar juga terlihat bergotong-royong selama penerapan lockdown lokal ini. Didirikan posko untuk penerimaan bantuan logistik dan pelaporan kesehatan.

Di pos itu juga nantinya akan dikumpulkan makanan bagi para pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri. Selanjutnya asupan konsumsi dan logistik diantar ke rumah pasien masing-masing.

baca juga

Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio mengatakan ada penambahan sebanyak 23 pasien dari sebelumnya pasien yang terdata adalah 81 orang.

Fajar mengatakan pihaknya mendapatkan jumlah pasien positif ini setelah melakukan swab test kepada 691 warga yang tinggal di wilayah yang sama.

"Per hari ini total yang positif Covid-19 di RT 3 RW 3 ada 104 pasien dari 691 warga. Dari sekitar 200-an KK (Kepala Keluarga)," ujar Fajar, Minggu.

Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio saat di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap yang menerapkan lockdown karena kasus klaster lebaran warga. (Suara.com/Fakhri)
Camat Cipayung, Fajar Eko Satrio saat di RT 3 RW 3 Kelurahan Cilangkap yang menerapkan lockdown karena kasus klaster lebaran warga. (Suara.com/Fakhri)

Lockdown 14 Hari

Setelah membludaknya kasus corona pada 18 Mei lalu, pihaknya bersama aparat setempat sudah melakukan micro lockdown. Pergerakan masyarakat dibatasi dan pintu keluar-masuk warga ditutup.

"Lockdown 14 hari dari tanggal 18 Mei. Jadi sampai 2 Juni," tuturnya.

Menurutnya penyebab awal penularan Covid-19 terjadi karena interaksi saat lebaran. Salah satu keluarga berinteraksi dengan warga sekitar padahal salah seorang di antaranya tidak diketahui sedang terjangkit Covid-19.

"Satu keluarga besar, satu kampung pada saat hari raya mereka interaksi. Kebetulan tidak tahu ada yang sakit, sakit bawaan atau asma. Yang bersangkutan juga tidak tahu sehingga masih berinteraksi dan penyebarannya cepat," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Positif Covid Massal, 51 Warga Cipayung Diangkut Bus Sekolah ke Wisma Atlet

Positif Covid Massal, 51 Warga Cipayung Diangkut Bus Sekolah ke Wisma Atlet

News | Minggu, 23 Mei 2021 | 16:15 WIB

2 Kali Positif Covid-19, Baim Wong Ungkap Kondisi Paula Verhoeven

2 Kali Positif Covid-19, Baim Wong Ungkap Kondisi Paula Verhoeven

Entertainment | Minggu, 23 Mei 2021 | 15:55 WIB

Bertambah Lagi, Pasien Covid Klaster Lebaran di Cipayung Tembus 104 Orang

Bertambah Lagi, Pasien Covid Klaster Lebaran di Cipayung Tembus 104 Orang

News | Minggu, 23 Mei 2021 | 15:48 WIB

Puluhan Warga Positif Covid-19, Satu Kampung di Garut Lockdown

Puluhan Warga Positif Covid-19, Satu Kampung di Garut Lockdown

Jabar | Minggu, 23 Mei 2021 | 15:38 WIB

Terkini

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Asap TPA Jatibarang Membahayakan, Kualitas Udara Radius 2 Km Tak Layak

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:43 WIB

×