Nyatakan Pasien Covid-19 Meninggal, Dokter di India Ini Dikeroyok Keluarga

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Sabtu, 05 Juni 2021 | 15:36 WIB
Nyatakan Pasien Covid-19 Meninggal, Dokter di India Ini Dikeroyok Keluarga
Seorang dokter di India dikeroyok keluarga pasien.[Twitter]

Suara.com - Seorang dokter muda di India menjadi korban penyerangan pada hari Selasa oleh keluarga pasien Covid-19 yang meninggal di rumah sakit.

Peristiwa itu, menyadur India Today Sabtu (5/6/2021), terjadi di Rumah Sakit Model Odali sekitar pukul 13.30 waktu setempat.

Dalam video, yang viral di media sosial, beberapa orang terlihat menyerang dan menendang dokter yang diidentifikasi bernama Seuj Kumar Senapati.

Menurut laporan, anggota keluarga pasien Covid-19 secara brutal memukuli dokter setelah menyatakan kematian pasien.

"Keluarga pasien mengeluh kepada saya bahwa kondisi pasien serius. Ketika saya melihat pasien, saya menemukan bahwa dia sudah tiada. Kerabat pasien merusak perabotan rumah sakit dan menyerang saya," kata Dr Seuj Kumar Senapati.

Wakil Ketua Majelis Legislatif Assam Dr Numal Momin mengatakan kepada India Today TV bahwa itu adalah hari pertama dokter bertugas di daerah pedesaan.

Ketua Menteri Himanta Biswa Sarma mengatakan serangan barbar terhadap pekerja medis seperti itu tidak akan ditoleransi.

"Serangan barbar seperti itu terhadap pekerja garis depan kami tidak akan ditoleransi oleh pemerintahan kami. @gpsinghassam @assampolice Pastikan pelakunya diadili," kata CM Sarma dalam cuitannya menandai Kepolisian Assam.

Wakil Ketua Majelis Legislatif Assam Dr Numal Momin mengatakan polisi telah menangkap empat orang atas dugaan keterlibatan mereka.

baca juga

"Kebrutalan terhadap dokter MBBS sangat terkutuk. Saya menuntut penyelidikan yang tidak memihak dan tindakan tegas terhadap para pelakunya," kata Momin.

Asosiasi Medis India (IMA) cabang Negara Bagian Assam telah menyatakan kesedihan mendalam atas insiden penyerangan terhadap dokter yang sedang bertugas.

"Insiden semacam ini menurunkan moral sikap melayani kami. Mereka tidak hanya musuh bagi dokter tetapi juga seluruh masyarakat. Kami meminta untuk menangkap para penjahat dalam 12 jam dan hukuman yang berat akan diberikan. diberikan agar insiden seperti itu tidak terjadi di masa depan."

AMSA juga mengancam akan memboikot semua OPD dan layanan lainnya jika 'pelakunya tidak ditangkap pada pukul 07.00 pagi pada tanggal 2 Juni'.

"Semua rumah sakit harus dilengkapi dengan keamanan dan kamera 24x7 untuk menghindari insiden seperti itu di masa depan," katanya.

Asosiasi Medis India (IMA), juga mengutuk serangan terhadap dokter junior tersebut.

"Menyerang para dokter bahkan pada saat pandemi yang genting ini adalah tindakan biadab. Kami meminta pemerintah Assam untuk segera menghukum para pelaku tanpa ampun ini," kata IMA dalam sebuah pernyataan.

Menuntut agar semua rumah sakit dinyatakan sebagai zona pelindung, IMA meminta penegakan hukum perlindungan rumah sakit pusat yang ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: Malaysia Peringatkan Kasus Serius Mulai Menyerang Anak

Update Covid-19 Global: Malaysia Peringatkan Kasus Serius Mulai Menyerang Anak

Health | Sabtu, 05 Juni 2021 | 12:10 WIB

Temuan Baru, Gabungan 2 Jenis Vaksin Covid-19 Bentuk Kekebalan Tubuh yang Lebih Lama

Temuan Baru, Gabungan 2 Jenis Vaksin Covid-19 Bentuk Kekebalan Tubuh yang Lebih Lama

Health | Sabtu, 05 Juni 2021 | 12:07 WIB

Cara Hadapi Rasa Kecewa karena Batal Berangkat Haji

Cara Hadapi Rasa Kecewa karena Batal Berangkat Haji

Banten | Sabtu, 05 Juni 2021 | 12:05 WIB

Terkini

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:10 WIB

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:25 WIB

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:40 WIB

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:30 WIB

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

Ditanya Bro Ron Masih Kuat atau Tidak di Lampung, Jawaban Singkat Jokowi Bikin Heran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:21 WIB

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

Prabowo Tambah Anggaran Riset Jadi Rp4 Triliun

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:18 WIB

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

Penampakan Bangunan Hancur di Bahrain dan Kuwait Usai Dihajar Rudal Iran

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:08 WIB

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

Fakta Terkuak! Cawe-cawe George Soros di Pemilu: Keluarkan Rp1,6 T Untuk Partai Ini

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:00 WIB

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

Mengapa Anak-Anak di Pesisir Menjadi Kelompok yang Paling Menanggung Dampak Krisis Iklim?

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:47 WIB

×