Karena Hal Ini, Pengamat Menilai Moeldoko Layak Maju Pilpres

Dany Garjito, Hernawan

Rabu, 09 Juni 2021 | 15:45 WIB
Karena Hal Ini, Pengamat Menilai Moeldoko Layak Maju Pilpres
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko / [SuaraSulsel.id / KSP]

Suara.com - Pengamat politik Saiful Huda Ems menilai Kepala KSP Moeldoko layak maju sebagai kandidat dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Pasalnya, Moeldoko menurut dia tidak cuma berasal dari kalangan militer saja, tetapi juga dekat dengan kalangan sipil dan para santri.

"Meskipun seorang eks Panglima TNI, beliau sekarang Kepala KSP dan ketua-ketua di organisasi kemasyarakatan," kata Saiful Huda dikutip dari Hops.id -- Jaringan Suara.com.

Menurut Saiful Huda, Moeldoko juga merupakan sosok yang memiliki kepedulian tinggi terhadap Islam. Dia menyinggung pembangunan masjid di Jombang, Jawa Timur.

Tidak hanya itu, Saiful Huda juga melihat Moeldoko sebagai sosok yang tak pernah menggunakan Islam sebagai tameng politik.

"Moeldoko juga pernah mendirikan masjid di Jombang dan nyaris tidak pernah memolitisasi agama untuk kepentingan politiknya," ujar dia.

Selain itu, Saiful Huda juga mengatakan bahwa semua orang tahu Moeldoko merupakan sosok pejabat yang terdepan dalam melawan radikalime.

Sebelumnya, Direktur Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas yakin tokoh jebolan TNI masih menjadi primadona pada bursa Capres 2024 mendatang.

Menurutnya, Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto masih menjadi kandidat terkuat menurut sejumlah lembaga survei.

baca juga

Selain Prabowo Subianto, muncul beberapa nama lain seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gatot Nurmantyo.

"Sementara tokoh TNI lain yang juga berpeluang ialah Moeldoko," katanya.

Reaksi Moeldoko Ditanya Persiapan Nyalon Capres

Moeldoko merespons terkait melonjakknya elektabilitas partai Demokrat dari hasil beberapa lembaga survei.

Bahkan, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengaku bersyukur sambil mengucap amin atas meningkatnya elektabilitas partai berlambang mercy itu jelang pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang.

"Amin," kata Moeldoko seperti dikutip dari Antara, Selasa (8/6/2021).

Namun, Moeldoko hanya tertawa ketika ditanya sejumlah wartawan terkait persiapannya untuk maju di Pilpres 2024.

"Sudah-sudah," ujarnya sambil tertawa kepada wartawan.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gerindra Buka Suara Soal Wacana Duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024

Gerindra Buka Suara Soal Wacana Duet Mega-Prabowo di Pilpres 2024

News | Rabu, 09 Juni 2021 | 12:06 WIB

Direktur Indo Barometer Nilai AHY 'Miskin' Pengalaman, Demokrat Meradang

Direktur Indo Barometer Nilai AHY 'Miskin' Pengalaman, Demokrat Meradang

Malang | Rabu, 09 Juni 2021 | 09:49 WIB

Komisi II: Jadwal Pemilu 28 Februari 2024 Sebatas Infomasi Non-Formal, Belum Final

Komisi II: Jadwal Pemilu 28 Februari 2024 Sebatas Infomasi Non-Formal, Belum Final

News | Selasa, 08 Juni 2021 | 20:02 WIB

Terkini

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

Gelombang Panas di Prancis: Bayi Kembar 15 Bulan Tewas, Orang Tua Ditangkap

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 02:18 WIB

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

Gelombang Panas Mematikan di Eropa: 1300 Orang Tewas, Suhu Tembus 41,7 C di Jerman

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 01:55 WIB

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 22:08 WIB

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:40 WIB

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:37 WIB

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:20 WIB

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:09 WIB

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:06 WIB

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:01 WIB

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:35 WIB

×