Profil PT Tambang Mas Sangihe yang Heboh Pasca Wabup Sangihe Meninggal

Rifan Aditya

Kamis, 17 Juni 2021 | 13:59 WIB
Profil PT Tambang Mas Sangihe yang Heboh Pasca Wabup Sangihe Meninggal
Profil PT Tambang Mas Sangihe yang Heboh Pasca Wabup Sangihe Meninggal Pulau Sangihe terletak di Provinsi Sulawesi Utara. (BBC Indonesia)

Suara.com - Berita meninggal Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong memicu perhatian publik kepada nasib rencana tambang emas PT. Tambang Mas Sangihe. Pasalnya Wakil Bupati Helmud Hontong menolak pendirian tambang itu. Lalu seperti apa profil PT Tambang Mas Sangihe ini?

Sebelum meninggal, diketahui bahwa Helmud Hontong menolak izin operasi pertambangan emas dari PT. Tambang Mas Sangihe. Berdasarkan pemberitaan yang beredar, pembangunan tambang emas ini akan merusak lingkungan dan mengambil separuh wilayah yang dilindungi. Berikut profil PT. Tambang Mas Sangihe yang diketahui bukan milik pemerintah pusat. 

Anak Perusahaan dari Kanada

PT. Tambang Mas Sangihe disingkat PT. TMS merupakan anak perusahaan dari Baru Gold Corp. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan asal Kanada yang sebelumnya bernama East Asia Minerals.

Baru Gold Corp sendiri merupakan perusahaan publik eksplorasi sumber daya mineral Kanada yang fokus pada pengembangan proyek produksi logam mulia di Indonesia. Saat ini, Baru Gold juga sedang menggarap proyek Miwah dan proyek Sangihe. 

Kuasa Baru Gold Corp

Perusahaan Baru Gold Corp asal Kanada ini diketahui telah memegang saham mayoritas PT. Tambang Mas Sangihe atau PT. TMS. PT. TMS diketahui merupakan perusahaan pengoperasian tambang emas di Pulau Sangihe yang berlokasi di antara ujung utara Pulau Sulawesi (Indonesia) dan ujung selatang Manado (Filipina).

Baru Gold memegang sebanyak 70 persen saham dengan tiga perusahaan Indonesia memegang saham gabungan 30 persen sisanya. Tiga perusahaan Indonesia yang memegang 30 persen saham sisanya itu adalah PT. Sungai Balayan Sejati (10 persen), PT. Sangihe Prima Mineral (11 persen), dan PT. Sangihe Pratama Mineral (9 persen).

Jajaran Direksi

baca juga

CEO Baru Gold Corp Terry Filbert menduduki posisi puncak dalam manajemen Baru Gold Corp dan PT. Tambang Mas Sangihe. Berikut susunan direksi PT. Tambang Mas Sangihe (TMS) selengkapnya:

  • President and Director PT TMS: Terry Filbert
  • Chief Geologist and Qualified Person: Frank Rocca
  • Government Relations and Director TMS: Todotua Pasaribu
  • General Manager and Director TMS: Garry Kielenstyn

Belum terlalu banyak informasi tentang perusahaan tambang emas ini. Seperti itulah profil PT Tambang Mas Sangihe yang heboh baru-baru ini.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelanggaran di Balik Izin Usaha Tambang Mas Sangihe

Pelanggaran di Balik Izin Usaha Tambang Mas Sangihe

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 20:52 WIB

Tak Didukung Pemda dan DPRD, Warga Sangihe Berjuang Sendirian Lawan Perusahaan Tambang

Tak Didukung Pemda dan DPRD, Warga Sangihe Berjuang Sendirian Lawan Perusahaan Tambang

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 18:56 WIB

Sederhana, Koleksi Kendaraan Wakil Bupati Sangihe

Sederhana, Koleksi Kendaraan Wakil Bupati Sangihe

Video | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:15 WIB

Perusahaan Tambang TMS Ancam Hidup 58 Ribu Warga Sangihe

Perusahaan Tambang TMS Ancam Hidup 58 Ribu Warga Sangihe

News | Selasa, 15 Juni 2021 | 16:07 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×