BMKG: Gelombang Tinggi 4-6 Meter Berpotensi Terjang Perairan Selatan Jawa dan NTB

Erick Tanjung

Selasa, 22 Juni 2021 | 14:23 WIB
BMKG: Gelombang Tinggi 4-6 Meter Berpotensi Terjang Perairan Selatan Jawa dan NTB
Ilustrasi--Kapal nelayan melintas saat gelombang tinggi di perairan laut Selat Malaka di kawasan pantai Lhokseumawe, Provinsi Aceh. (Antara/RAHMAD)

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG menyampaikan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi, berkisar 4-6 meter di perairan Samudra Hindia selatan Jawa dan Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Selasa sampai Kamis (24/6/2021).

Selain itu, hari ini gelombang setinggi 2,5 sampai 4 meter berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Sumatera, Samudra Hindia barat Sumatera, Selat Sunda, perairan selatan Jawa-Sumba, Selat Bali-Lombok-Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Sumba, dan Laut Arafuru.

Sedangkan gelombang dengan tinggi 1,25 sampai 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Selat Malaka bagian utara, Teluk Lampung bagian selatan, perairan selatan Pulau Sawu, perairan selatan Kupang-Pulau Rotte, Selat Sape bagian selatan, Laut Sawu, Samudra Hindia selatan Kupang-Pulau Rotte, Laut Natuna bagian utara, dan Laut Jawa.

Tinggi gelombang di perairan Selat Makassar bagian selatan, Laut Flores bagian timur, perairan selatan Baubau-Kepulauan Wakatobi, perairan Manui-Kendari, Laut Banda, perairan selatan Kepulauan Sermata-Kepulauan Tanimbar, perairan selatan Kepulauan Kei-Aru, dan perairan utara Papua juga diprakirakan berkisar 1,25 sampai 2,5 meter.

Pola gerakan dan kecepatan angin memicu munculnya gelombang tinggi di wilayah-wilayah perairan tersebut.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo mengatakan bahwa pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari timur ke selatan dengan kecepatan 5 sampai 20 knot.

"Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari timur ke selatan dengan kecepatan 5 sampai 35 knot," kata Eko.

Menurut dia, kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan utara Sabang, perairan Kepuauan Mentawai, perairan Bengkulu-Enggano, perairan selatan Jawa Barat, dan Laut Arafuru.

Kehadiran gelombang tinggi berisiko mengganggu kegiatan pelayaran. BMKG selalu mengimbau masyarakat mewaspadai potensi munculnya gelombang tinggi, terutama nelayan dan operator kapal.

baca juga

"Kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," ujar Eko. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DIY Masuk Musim Kemarau Tapi Masih Diguyur Hujan, Begini Penjelasan BMKG

DIY Masuk Musim Kemarau Tapi Masih Diguyur Hujan, Begini Penjelasan BMKG

Jogja | Selasa, 22 Juni 2021 | 08:55 WIB

Prakiraan Cuaca BMKG 22 Juni Bogor-Depok

Prakiraan Cuaca BMKG 22 Juni Bogor-Depok

Bogor | Selasa, 22 Juni 2021 | 06:40 WIB

Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 22 Juni: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan

Prakiraan Cuaca Jakarta Selasa 22 Juni: Pagi Cerah Berawan, Malam Hujan

Jakarta | Selasa, 22 Juni 2021 | 06:00 WIB

Terkini

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

ASUS ExpertBook P5 G2: Laptop Tipis yang Mengubah AI Menjadi Teman Bisnis

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:30 WIB

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

3 Shio yang Menarik Kekayaan Mulai 17 Agustus 2026, Banjir Keberuntungan Selama Sepekan

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:20 WIB

Daftar Harga HP Vivo Agustus 2026, Lengkap dengan Seri iQOO

Daftar Harga HP Vivo Agustus 2026, Lengkap dengan Seri iQOO

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI

Warga Makassar Bersihkan Masjid dan Gereja Sambut HUT RI

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Ulasan Perumahan Laddaland: Sajian Horor Spesial Awi Suryadi yang Kelam!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Tengah Malam, Parigi Moutong Diguncang Gempa Magnitudo 6,2

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:36 WIB

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

5 Merek Pengharum Ruangan Terbaik 2026, Cocok Buat Rumah dan Kantor

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:20 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis   Otoritas Jasa Keu

OJK Siapkan Dua Regulasi Baru untuk Dukung Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keu

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:05 WIB

×