Viral Pasien Covid Ngamuk, Begini Cerita Tuan X Serang Dokter hingga Baju Hazmat Robek

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 29 Juni 2021 | 11:11 WIB
Viral Pasien Covid Ngamuk, Begini Cerita Tuan X  Serang Dokter hingga Baju Hazmat Robek
Beredar Video Pasien Ngamuk di IGD. (Twitter/Miss Revolusi)

Suara.com - Baru-baru ini beredar video viral seorang Pasien Covid-19 RSUD Pasar Minggu ngamuk. Sang pasien pun ngamuk diduga belum mendapat kamar rawat. Akibat amukan pasien berinisial Tuan X, pakaian hazmat yang dipakai dokter robek. 

Video viral itu salah satunya dibagikan oleh akun Twitter @MissRevolusi, Rabu (23/6/2021). Dalam video itu, tampak petugas keamanan dan tenaga kesehatan yang bertugas harus berjibaku dengan pasien Covid yang berontak.

Sejumlah tenaga kesehatan yang mengenakan APD bersama petugas keamanan mencoba menenangkan si pasien yang marah dan berontak.

Direktur RSUD Pasar Minggu, dr. Yudi Amiarno dalam keterangannnya yang diunggah akun Instagram @rsudpasarminggu menceritakan kronologi kejadian tersebut. Disebutkan jika pasien berinsial Tuan X (38) datang ke RSUD Pasar Minggu pada Minggu (18/6/2021) lalu.

Sekitar pukul 10.00 WIB, dia datang dengan membawa hasil tes swab PCR dengan status positif Covid-19. Pihak RSUD Pasar Minggu selanjutnya melakukan assement dan dipindahkan ke ruang transit.

Yudi menambahkan, pemindaha dilakukan merujuk pada pedoman untuk transit. Sebab ruang perawatan pasien Covid-19 di RSUD Pasar Minggu dalam keadaan penuh.

Esoknya, pada Senin (19/6/2021), yang bersangkutan tiba-tiba menyerang petugas sekira pukul 09.00 WIB. Disebutkan Yudi, serangan itu berupa verbal maupun motorik.

"Tanggal 19 Juni 2021 jam 9 pagi pasien tiba-tiba menyerang petugas secara verbal maupaun motorik," ungkap Yudi dalam video yang diunggah lima hari lalu.

Pada saar bersamaan, petugas datang dan menghampiri sang pasien untuk diberikan edukasi. Hanya saja sang pasien tidak kooperatif dan menyerang petugas.

baca juga

"Petugas berusaha menenagnkan pasien dengan melakukan edukasi namun pasien tetap kooperatif dan menyerang petugas," sambungnya.

Berkenaan dengan itu, sang petugas memanggil pihak keamanan. Namun, sang petugas keamanan saat itu sedang berada di zona merah.

"Sehingga memanggil petugas keamanan menangani pasien posisi tim keamanan saat itu sedang berada zona merah. Karena kondisi pasien tidak tenang sehingga tim security masuk zona merah tanpa kenakan APD level 3 pasien dilakukan dengan bantuan alat listrik," beber Yudi.

Yudi menyebut aksi penyerangan pasien Covid-19 itu menyebabkan hazmat dokter jaga robek. Selanjutnya, dokter mengganti hazmat yang sobek dan kembali menangani pasien tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satpam RSUD Pasar Minggu Positif COVID-19 Setelah Cegah Pasien COVID Kabur

Satpam RSUD Pasar Minggu Positif COVID-19 Setelah Cegah Pasien COVID Kabur

Jakarta | Kamis, 24 Juni 2021 | 08:37 WIB

Pasien COVID-19 RSUD Pasar Minggu Mau Kabur, Satpam Dibatuk-batukin

Pasien COVID-19 RSUD Pasar Minggu Mau Kabur, Satpam Dibatuk-batukin

Jakarta | Rabu, 23 Juni 2021 | 12:07 WIB

Cek Pelayanan Pasien Covid-19, Wagub DKI Sambangi RSUD Pasar Minggu

Cek Pelayanan Pasien Covid-19, Wagub DKI Sambangi RSUD Pasar Minggu

Jakarta | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 17:15 WIB

Intip Aktivitas Laboratorium Kontainer Covid-19 RSKD

Intip Aktivitas Laboratorium Kontainer Covid-19 RSKD

Foto | Sabtu, 27 Juni 2020 | 15:16 WIB

Terkini

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:12 WIB

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:10 WIB

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:56 WIB

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:41 WIB

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:40 WIB

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:32 WIB

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:24 WIB

Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor

Said Didu Blak-blakan: Sebut Safari Politik Jokowi Disokong Oligarki hingga Para Koruptor

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

×