Heboh Ritual Arisan Sosialita Pondok Indah Tumbalkan Brondong, Polisi Turun Tangan

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Rabu, 30 Juni 2021 | 14:31 WIB
Heboh Ritual Arisan Sosialita Pondok Indah Tumbalkan Brondong, Polisi Turun Tangan
Video berisi pernyataan klaim ada arisan para sosialita yang menyelipkan ritual tumbal manusia, viral di media-media sosial. [twitter]

Suara.com - Polisi sedang menyelidiki soal beredarnya video viral seorang wanita yang mengungkap adanya acara arisan sosialita yang menyajikan ritual tumbal di kawasan elite, Pondok Indah, Jakarta Selatan. 

Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Donni Bagus Wibisono mengaku sedang melacak kebenaran dari video yang sempat menggemparkan netizen di dunia maya. 

"Saya lacak dulu sejauh mana kebenarannya ya," kata Kapolsek saat dikonfirmasi  wartawan, Rabu (30/6/2021).

Sebelumnya, jagad dunia maya dihebohkan dengan adanya video pernyataan yang viral tentang adanya arisan para sosialita yang menyelipkan ritual tumbal manusia. Video tersebut berbentuk pengakuan seorang perempuan yang diunggah media sosial Twitter.

Dalam video tersebut, si perempuan mengaku mendapat tawaran sebagai master of ceremony (MC) alias pembawa acara sebuah arisan. Disebutkan jika arisan itu berlangsung di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Dalam penjelasannya, sang perempuan mendapat tawaran upah sebesar Rp 10 juta per jam jika bersedia memandu acara tersebut. Namun, dia merasa ada sesuatu yang janggal -- meski sebelumnya sempat tergiur atas tawaran tersebut. 

Dijelaskan dia, nantinya akan ada seorang pria yang disebut brondong yang akan digantung dalam acara tersebut. Dia pun kebingungan lantaran si brondong rencanya akan disuruh merangkak sebelum digantung.

"Nah si klien aku mulai jelasin rangkaian acaranya. Nanti si berondongnya mulai merangkak dan digantung. Hah ini acara apa sih?," kata perempuan dalam video yang diunggah akun @babymatchaaaa.

Pada video berikutnya yang diunggah oleh akun yang sama, sang perempuan menyatakan jika sang brondong telah bersedia menjadi tumbal. Disebutkan jika tumbal tersebut diperuntukkan untuk pesugihan awet muda.

baca juga

"Jadi itu tumbal untuk pesugihan. Pesugihan untuk awet muda, kecantikan, kekayaan, karir dan lain-lain," sambung dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Arisan Sosialita di Pondok Indah, Tumbalkan Cowok Brondong untuk Awet Muda

Geger Arisan Sosialita di Pondok Indah, Tumbalkan Cowok Brondong untuk Awet Muda

News | Rabu, 30 Juni 2021 | 13:56 WIB

Haru! Seorang Anak Buat Baju Unik dari Koleksi Mendiang Ayah, Hasilnya Keren

Haru! Seorang Anak Buat Baju Unik dari Koleksi Mendiang Ayah, Hasilnya Keren

Lifestyle | Rabu, 30 Juni 2021 | 14:10 WIB

Berita Viral Tetangga Menjerit Setiap Malam, Warga Kesal sampai Genting Rumah Dibuka-buka

Berita Viral Tetangga Menjerit Setiap Malam, Warga Kesal sampai Genting Rumah Dibuka-buka

Hits | Rabu, 30 Juni 2021 | 13:39 WIB

Drama Pemilik Kos Ngeluh Penghuni Kamar Pergi Tanpa Pamit, Curiga Tak Mampu Bayar Sewa

Drama Pemilik Kos Ngeluh Penghuni Kamar Pergi Tanpa Pamit, Curiga Tak Mampu Bayar Sewa

News | Rabu, 30 Juni 2021 | 13:24 WIB

Terkini

Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara

Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:24 WIB

Pakar UMY Soroti Pengisian Jabatan BUMN: Loyalitas Politik Dinilai Kalahkan Meritokrasi

Pakar UMY Soroti Pengisian Jabatan BUMN: Loyalitas Politik Dinilai Kalahkan Meritokrasi

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:21 WIB

Papua Tengah Cetak Sejarah, Ekspor Perdana Hasil Perikanan Langsung dari Mimika Perkuat Ekonomi Biru

Papua Tengah Cetak Sejarah, Ekspor Perdana Hasil Perikanan Langsung dari Mimika Perkuat Ekonomi Biru

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:13 WIB

Terungkap! Sikka Punya 30 Pub tapi Mayoritas Bodong, Jadi Sarang Eksploitasi Perempuan?

Terungkap! Sikka Punya 30 Pub tapi Mayoritas Bodong, Jadi Sarang Eksploitasi Perempuan?

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:08 WIB

Meki Nawipa Lepas Ekspor Perdana Hasil Perikanan Papua Tengah ke Pasar Internasional

Meki Nawipa Lepas Ekspor Perdana Hasil Perikanan Papua Tengah ke Pasar Internasional

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:06 WIB

Buntut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Veronika Lake

Buntut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Veronika Lake

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:53 WIB

Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Akan Ajukan Banding

Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Akan Ajukan Banding

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:51 WIB

Vonis Nadiem Diwarnai Dissenting Opinion, Hakim Nilai Tak Ada Bukti Niat Jahat

Vonis Nadiem Diwarnai Dissenting Opinion, Hakim Nilai Tak Ada Bukti Niat Jahat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:32 WIB

Siapa Hakim Andi Saputra? Dissenting Opinion dan Minta Nadiem Makarim Dibebaskan

Siapa Hakim Andi Saputra? Dissenting Opinion dan Minta Nadiem Makarim Dibebaskan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:22 WIB

Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan

Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:19 WIB

×