Cari Jodoh! Calon Suaminya Mesti Tajir dan Enggak Bau Kentut

Rendy Adrikni Sadikin, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 07 Juli 2021 | 12:24 WIB
Cari Jodoh! Calon Suaminya Mesti Tajir dan Enggak Bau Kentut
Viral iklan cari jodoh di India yang mencari calon suami kaya dan tidak bau kentut.[Twitter/@awryaditi]

Suara.com - Seorang wanita di India mengejutkan jagat media sosial setelah membuat iklan di surat kabar dimana ia mencari calon suami yang tajir, gagah, dan tidak bau kentut.

Aditi Mittal, seorang komedian India ikut membagikan iklan tersebut di akun Twitter-nya dan dengan langsung viral.

Dalam iklan tersebut tertulis dengan jelas mencari pengantin pria untuk feminis dengan rambut pendek, berpendidikan, berusia 30 tahun, dan tindikan.

Dalam iklam tersebut tertulis: "Mencari pengantin pria yang tampan, berusia antara 25-28 tahun, anak tunggal, dan memiliki binis pribadi."

Di iklan tersebut juga tertulis bahwa calon suami yang dicari harus tidak bau kentut dan tertera alamat email jika ada yang berkenan.

Tak butuh waktu lama iklan tersebut mendapat beragam tanggapan dari warganet. Banyak yang mengatakan jika mereka geli dengan iklan tersebut.

Seorang aktris India, Richa Chadha juga ikut memposting iklan tersebut di akun Twitternya. "Seseorang di luar sana menunggumu," tulisnya.

Setelah diselidiki, iklan tersebut hanyalah sebuah prank yang dilakukan oleh tiga sekawan. BBC berhasil menghubungi iklan tersebut dan memastikan bahwa itu lelucon.

BBC berhasil melacak Sakshi dan saudara laki-lakinya Srijan dan sahabatnya Damyanti, yang mencetuskan ide tersebut.

baca juga

Semua nama tersebut adalah nama samaran, mereka tidak ingin identitas mereka terungkap karena tidak ingin terjadi sesuatu pada mereka.

Iklan itu, kata Srijan, adalah sebuah lelucon kecil untuk ulang tahun Sakshi yang ke-30.

"Usia 30 adalah tonggak sejarah, terutama karena semua percakapan di masyarakat kita seputar pernikahan. Saat Anda berusia 30 tahun, keluarga dan masyarakat Anda mulai menekan Anda untuk menikah," kata Sakshi kepada BBC.

Iklan itu muncul di belasan kota di India bagian utara dan menelan biaya sekitar 13.000 rupee atau sekitar Rp 2,5 juta.

"Jumlah yang akan kami habiskan untuk membeli hadiah dan mengadakan perayaan jika tidak ada penguncian Covid," kata Srijan.

Malam sebelum ulang tahunnya, kata Sakshi, kakaknya memberikan sebuah gulungan kertas.

"Ketika saya membuka gulungannya, ada alamat email dan kata sandinya. Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan," kata Sakshi.

"Di pagi hari, Srijan membawakan saya koran yang terbuka pada halaman kolom pernikahan dan kami tertawa terbahak-bahak. Itu lelucon yang menyenangkan." jelasnya.

Sakshi mengatakan ia sudah mendapat puluhan email tentang iklan tersebut. Banyak dari mereka, ungkapnya, yang menganggapnya lelucon.

"Saya telah menerima lebih dari 60 email sejauh ini. Banyak yang mengira itu lelucon dan menganggapnya lucu," kata Sakshi.

Namun,Sakshi juga mendapat komentar negatif dari iklan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribuan Warga India Tertipu Suntik Vaksin Covid-19 Palsu Berisi Air Garam

Ribuan Warga India Tertipu Suntik Vaksin Covid-19 Palsu Berisi Air Garam

Riau | Selasa, 06 Juli 2021 | 18:09 WIB

Dokter Diserang Keluarga Pasien Hingga Babak Belur karena Umumkan Kematian

Dokter Diserang Keluarga Pasien Hingga Babak Belur karena Umumkan Kematian

News | Selasa, 06 Juli 2021 | 17:01 WIB

Pria Ini Syok saat Tahu Identitas Ibu Tirinya, Ternyata Mantan Istri Sendiri

Pria Ini Syok saat Tahu Identitas Ibu Tirinya, Ternyata Mantan Istri Sendiri

Lifestyle | Selasa, 06 Juli 2021 | 16:50 WIB

Terkini

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:54 WIB

Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito

Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:50 WIB

Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar

Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:50 WIB

Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara

Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:35 WIB

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan

Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:27 WIB

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:24 WIB

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:21 WIB

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:19 WIB

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

Dilarang Dekat Mabes, BEM UI Beberkan Rapor Merah 602 Kasus Kekerasan Polri di Depan Gedung ASEAN

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:10 WIB

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

Presiden Belarus Tiba di Jakarta, Disambut Menhan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:04 WIB

×