Sempat Ditolak 4 RS, Kisah Kakak Imam Darto yang Nyawanya Terenggut Covid-19

Reza Gunadha, Aulia Hafisa

Kamis, 08 Juli 2021 | 11:10 WIB
Sempat Ditolak 4 RS, Kisah Kakak Imam Darto yang Nyawanya Terenggut Covid-19
Imam Darto diwawancara Najwa Shihab (Trans7)

Suara.com - Kabar duka datang dari presenter Imam Darto. Sang kakak meninggal dunia pada Sabtu (3/7/21) lalu akibat terpapar Covid-19.

Ia kemudian menceritakan detail kematian sang kakak yang sempat ditolak 4 Rumah Sakit. Kisahnya itu ia ungkapkan pada saat diwawancarai oleh Najwa Shihab di acara Mata Najwa, Rabu (7/7/21).

4 Rumah Sakit Penuh

Awalnya, Imam Darto dan keluarga tidak menduga sang kakak menderita penyakit Covid-19. Pasalnya, sang kakak memiliki penyakit stroke dan diabetes.

Saat gejala-gejala muncul pada tubuh sang kakak, keluarga pun berpikir bahwa itu masih berkaitan dengan penyakit stroke-nya. Namun, kondisinya semakin parah sehingga nafasnya terengah-engah.

Akhirnya, keluarga pun membawa sang kakak ke Rumah Sakit. Namun, nasib buruk menimpa keluarga tersebut. Rumah sakit yang mereka datangi penuh.

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 4 Rumah Sakit yang mereka datangi tak mampu menampung sang kakak yang tengah sakit.

"Udah ke 4 rumah sakit nggak bisa semuanya penuh, IGD penuh, nggak ada yang bisa menerima," ujar Imam Darto.

Akhirnya, Imam Darto pun memutar otak dan menghubungi semua kenalan tenaga medisnya termasuk sang sepupu.

baca juga

Tak disangka-sangka, sang sepupu pun mengusahakannya dengan menyarankan sang kakak untuk dibawa ke Rumah Sakit tempatnya bekerja di Kedoya, Jakarta Barat. Meski penuh, ia mengaku akan mengusahakannya sebisa mungkin.

Sementara, posisi sang kakak saat itu berada di Cikarang, Jawa Barat. Dengan menempuh perjalanan selama satu jam, akhirnya sang kakak pun sampai di Rumah Sakit tersebut.

Kondisi RS Mengkhawatirkan

Setelah sampai di Rumah Sakit, permasalahan rupanya belum selesai. Karena penuhnya kapasitas, sang kakak baru bisa mendapatkan bantuan oksigen 45 menit setelah ia tiba.

Sang kakak pun tidak ditempatkan di ruang IGD, melainkan di lorong Rumah Sakit karena penuhnya pasien.

Selepas itu, ia diperiksa dan dibawa ke ruang radiologi. Sayangnya, beberapa saat kemudian sang kakak menghembuskan nafas terakhirnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Semua Orang Susah Urus COVID-19, AHY Malah Tanya: Mampukah Indonesia Selamatkan Rakyat?

Semua Orang Susah Urus COVID-19, AHY Malah Tanya: Mampukah Indonesia Selamatkan Rakyat?

Kalbar | Kamis, 08 Juli 2021 | 10:28 WIB

Tolak Keras Usulan RS Khusus Pejabat, Mardani PKS: Covid Tidak Tebang Pilih

Tolak Keras Usulan RS Khusus Pejabat, Mardani PKS: Covid Tidak Tebang Pilih

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 10:20 WIB

Polisi Tangkap Penimbun Obat hingga Oksigen, Avigan dan Invermectin Disita

Polisi Tangkap Penimbun Obat hingga Oksigen, Avigan dan Invermectin Disita

Kaltim | Kamis, 08 Juli 2021 | 10:04 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×