Gedung BPOM Kebakaran, Warga: Asapnya Ngebul Banget

Dwi Bowo Raharjo, Yosea Arga Pramudita

Senin, 19 Juli 2021 | 10:32 WIB
Gedung BPOM Kebakaran, Warga: Asapnya Ngebul Banget
Wartawan dilarang masuk ke area kantor BPOM yang terbakar, Senin (19/7/2021). (Suara.com/Arga)

Suara.com - Salah satu bangunan di Gedung Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Jalan Percetakan Negara, Johar, Jakarta Pusat, dilalap si jago merah pada Minggu (18/7/2021) malam. Diduga, penyebab kebakaran karena adanya korsleting listrik.

Uni (46), salah satu warga yang bermukim di belakang Gedung BPOM menyebut, insiden kebakaran terjadi pada pukul 21.00 WIB. Hanya saja, dia yang saat itu sedang berada di pos ronda cuma melihat kepulan asap membumbung tinggi.

"Asepnya itu ngebul banget. Sekitar jam 9 malem," ungkap Uni saat dijumpai di pemukiman warga yang berada di belakang Gedung BPOM, Senin (19/7/2021) pagi.

Uni bercerita, warga di pemukiman tersebut seketika langsung keluar rumah untuk melihat kejadian tersebut. Hanya saja, jika dilihat dari pemukiman tersebut cuma terlihat asap saja.

"Saya ngeliat itu asepnya jam 9. Sekitar setengah 10 lah orang ramai warga pada keluar, ada kebakaran kebakaran," kata dia.

Sementara itu, Awit (50), seorang penjual kopi keliling yang biasa berjualan di depan Gedung BPOM juga mengaku melihat asap saja. Malam itu, dia cuma melihat mobil pemadam kebakaran masuk ke dalam gedung untuk memadamkan si jago merah.

"Kalau dari sini (depan), tidak kelihatan. Dari luar asepnya doang," beber dia.

Pantauan Suara.com pukul 10.00 WIB, terlihat ada satu unit mobil milik UPT Laboratorium Kebakaran dan Keselamatan berwarna merah masuk ke dalam gedung.

Sementara itu, awak media yang hendak melalukan peliputan tidak diberi izin masuk oleh petugas keamanan yang berjaga di gerbang depan.

baca juga

Paada pukul 08.30 WIB, terlihat ada lima petugas keamanan yang melakukan penjagaan. Terpantau pula, hampir seluruh gerbang kantor BPOM ditutup seluruhnya.

Ketika hendak memasuki kantor BPOM, petugas keamanan langsung melakukan pelarangan. Kepada wartawan, para petugas meminta adanya surat tugas peliputan.

"Kalau tidak ada tidak boleh masuk," tanya sang petugas.

Kantor BPOM kebakaran.
Kantor BPOM kebakaran. (tangkap layar/ist)

Alhasil, titik yang menjadi objek kebakaran tidak terlihat sama sekali. Sang petugas tidak menjelaskan secara rinci terkait alasan larangan peliputan tersebut.

Korsleting Listrik

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Saiful Kahfi menyebut penyebab kebakaran di Gedung Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Jalan Percetakan Negara, Johar, Jakarta Pusat diduga karena korsleting listrik. Diketahui, sebelum terjadinya peristiwa kebakaran di lokasi sedang ada perbaikan panel listrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penjelasan BPOM Terkait Insiden Kebakaran Semalam

Penjelasan BPOM Terkait Insiden Kebakaran Semalam

News | Senin, 19 Juli 2021 | 10:12 WIB

Polisi Selidiki Kantor BPOM Kebakaran, Periksa 5 Orang, Siapa Saja?

Polisi Selidiki Kantor BPOM Kebakaran, Periksa 5 Orang, Siapa Saja?

Jakarta | Senin, 19 Juli 2021 | 09:57 WIB

Singgung Investigasi Kebakaran Kantor BPOM, dr Tirta: Mirip Kejadian Vincenzo?

Singgung Investigasi Kebakaran Kantor BPOM, dr Tirta: Mirip Kejadian Vincenzo?

Surakarta | Senin, 19 Juli 2021 | 09:45 WIB

Lima Saksi Diperiksa Terkait Kebakaran Gedung BPOM, Ini Kata Polisi

Lima Saksi Diperiksa Terkait Kebakaran Gedung BPOM, Ini Kata Polisi

News | Senin, 19 Juli 2021 | 09:44 WIB

Terkini

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Review My Chef in Crime: Ketika Dapur Menjadi Ruang Forensik Misteri

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Anggota DPRD Madina Ditikam Usai Reses, Pelaku Ditangkap

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

KKP Sebut Nilai Jual Ikan di Lampung Selatan Naik 20 Kali Lipat, Ini Penyebabnya

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:50 WIB

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

5 Skin Tint Ringan Sesuai Review Pengguna: Nyaman Dipakai Seharian, Mulai Rp49 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Urutan Zodiak dari yang Paling Jutek dan Galak sampai yang Paling Ramah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:35 WIB

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

The Blue Road Tayang 20 November, Son Suk Ku dan Nagayama Eita Jadi Detektif

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Sepatu Kanky Story Honjo untuk Apa? Ini Fitur dan Kelebihannya

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bulan Oktober Bisa Jadi Waktu Paling Hoki Borong Emas, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Ketum GEKRAFT Salatiga, Dyah Ayu Pitaloka Dorong Ekosistem Inklusif dan Akses Global

Jawa Tengah | Minggu, 04 Oktober 2026 | 13:11 WIB

×